APTKLHIAPTKLHI
Indonesian Journal of Forestry ResearchIndonesian Journal of Forestry ResearchPenilaian Kesediaan Pembayaran Konservasi dan Pengelolaan Lahan Basah di Waduk Jagdispur, Kapilvastu Nepal. Lahan basah adalah salah satu ekosistem dunia yang paling produktif karena memiliki peran signifikan terhadap ekologi, ekonomi, budaya, dan rekreasi. Lahan basah sering disalahgunakan dan mengalami degradasi, sehingga studi terkait pemanfaatan lahan basah secara bijaksana dan berkelanjutan sangat perlu dilakukan mulai dari tingkat lokal. Konservasi berbasis masyarakat merupakan salah satu strategi pengelolaan lahan basah di dekat pemukiman secara berkelanjutan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan kesediaan masyarakat untuk membayar (Willingness to Pay/WTP) kegiatan konservasi dan pengelolaan berbasis masyarakat, serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian dilakukan di Waduk Jagdispur, Distrik Kapilvastu, Nepal melalui survei. Survei dilakukan terhadap 62 rumah tangga. Pengumpulan informasi dilakukan melalui pemberian kuesioner dan wawancara dengan responden dan informan kunci. Penentuan WTP dilakukan dengan menggunakan Contingent Valuation Method (CVM), dan faktor-faktor yang mempengaruhi WTP diidentifikasi menggunakan analisis regresi. Dalam ukuran nilai rata-rata kesediaan rumah tangga untuk membayar tunai dan barang untuk konservasi dan pengelolaan Waduk Jagdispur adalah sebesar NRs 3351 (US $ 25.38). Umur, pendapatan bulanan, jarak dari lahan basah, dan partisipasi dalam kegiatan konservasi semuanya memiliki pengaruh yang nyata (p<0,05) terhadap kesediaan rumah tangga untuk membayar perlindungan dan pengelolaan waduk. Berdasarkan data yang diperoleh dalam survey, perkiraan kesediaan untuk membayar jasa konservasi waduk dan kegiatan pengelolaan dapat dibenarkan secara ekonomi dan lingkungan. Penelitian lanjutan mengenai tata kelola, pembagian manfaat dan pembiayaan berkelanjutan direkomendasikan untuk menerjemahkan WTP menjadi tindakan yang efektif. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini memberikan data dasar yang penting untuk memandu kebijakan dan tindakan kolektif dalam pengelolaan lahan basah.
Studi ini menemukan bahwa Waduk Jagdispur menyediakan berbagai barang dan jasa ekosistem penting bagi masyarakat setempat, termasuk irigasi, ikan, kayu terapung, tanaman obat, rekreasi, konservasi keanekaragaman hayati, pengendalian banjir, dan keindahan estetika.Total 13 barang dan jasa kunci diidentifikasi melalui survei rumah tangga dan wawancara dengan informan kunci.Dari 62 responden yang disurvei, 67% bersedia membayar untuk konservasi dan pengelolaan lahan basah.Kesediaan membayar rata-rata adalah NRs 3,351 (US $ 29) per rumah tangga per tahun, terdiri dari rata-rata NRs 518 (US $4.48) dalam bentuk uang tunai dan NRs 2,833 (US $ 24.Kesediaan membayar lebih tinggi di antara mereka yang tinggal lebih dekat dengan lahan basah, mencerminkan ketergantungan dan manfaat yang lebih besar yang diperoleh dari lahan basah.Analisis regresi berganda menemukan bahwa usia, pendapatan bulanan, jarak dari lahan basah, dan partisipasi dalam kegiatan konservasi secara signifikan mempengaruhi kesediaan membayar secara positif.Sebaliknya, tingkat pendidikan, jenis kelamin, jumlah anggota rumah tangga, dan etnis tidak menunjukkan efek yang signifikan.Ini menunjukkan bahwa mereka yang lebih tua, lebih kaya, secara aktif berpartisipasi dalam konservasi, dan tinggal dekat dengan lahan basah lebih bersedia membayar.Hal ini tidak hanya didorong oleh kesadaran yang lebih besar tentang pentingnya Waduk Jagdispur, tetapi juga pemahaman tentang manfaat yang lebih besar yang dapat diperoleh dari jasa ekosistem.Secara keseluruhan, nilai kesediaan membayar yang tinggi mengungkapkan ketergantungan lokal yang signifikan pada sumber daya lahan basah dan apresiasi terhadap jasa ekosistem yang disediakan.Temuan ini memberikan bukti bahwa investasi dalam konservasi dan pengelolaan Waduk Jagdispur akan dibenarkan secara ekonomi, mengingat ketergantungan orang pada sumber daya lahan basah.Informasi ini dapat membantu membenarkan dan mengarahkan kebijakan dan program pemerintah yang bertujuan melindungi Waduk Jagdispur dan lahan basah serupa.Lebih banyak penelitian tentang tata kelola, pembagian manfaat, dan pembiayaan berkelanjutan diperlukan untuk mewujudkan kesediaan membayar menjadi tindakan.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki tata kelola, pembagian manfaat, dan pembiayaan berkelanjutan dalam upaya konservasi lahan basah. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana tata kelola yang efektif dapat memfasilitasi pembagian manfaat yang adil dan berkelanjutan dari jasa ekosistem lahan basah. Selain itu, studi tentang pembiayaan berkelanjutan dapat mengeksplorasi mekanisme pembiayaan alternatif, seperti skema pembayaran jasa ekosistem (PES), yang dapat digunakan untuk mendukung konservasi dan pengelolaan lahan basah. Penelitian ini juga dapat menganalisis bagaimana tata kelola dan pembagian manfaat yang adil dapat meningkatkan kesediaan membayar dan partisipasi masyarakat dalam konservasi lahan basah. Dengan menggabungkan aspek tata kelola, pembagian manfaat, dan pembiayaan, penelitian ini dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang bagaimana mencapai konservasi lahan basah yang efektif dan berkelanjutan.
- Ecology and Society: Sustainable livelihoods through conservation of wetland resources: a case of economic... doi.org/10.5751/ES-07172-200110Ecology and Society Sustainable livelihoods through conservation of wetland resources a case of economic doi 10 5751 ES 07172 200110
- ECOSYSTEM SERVICES IN THE MID-HILL FOREST OF WESTERN NEPAL: A CASE OF PANCHASE PROTECTED FOREST | Journal... doi.org///10.3126/jist.v23i1.22146ECOSYSTEM SERVICES IN THE MID HILL FOREST OF WESTERN NEPAL A CASE OF PANCHASE PROTECTED FOREST Journal doi 10 3126 jist v23i1 22146
- Ecology and Society: Sustainable livelihoods through conservation of wetland resources: a case of economic... ecologyandsociety.org/vol20/iss1/art10Ecology and Society Sustainable livelihoods through conservation of wetland resources a case of economic ecologyandsociety vol20 iss1 art10
- ASSESSING THE WILLINGNESS TO PAY FOR CONSERVATION AND MANAGEMENT OF WETLANDS AT JAGDISPUR RESERVOIR IN... doi.org/10.59465/ijfr.2024.11.1.127-138ASSESSING THE WILLINGNESS TO PAY FOR CONSERVATION AND MANAGEMENT OF WETLANDS AT JAGDISPUR RESERVOIR IN doi 10 59465 ijfr 2024 11 1 127 138
| File size | 596.38 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UIN ANTASARIUIN ANTASARI Kriteria ini mencakup struktur organisasi, tingkat independensi, kewenangan hukum, dan efisiensi sumber daya manusia dan pendanaan. Pendekatan ini memungkinkanKriteria ini mencakup struktur organisasi, tingkat independensi, kewenangan hukum, dan efisiensi sumber daya manusia dan pendanaan. Pendekatan ini memungkinkan
UMRAHUMRAH The journal invites paper submissions from lecturers, post-graduate students, scientists, researchers, and industrial practitioners in the field of engineering,The journal invites paper submissions from lecturers, post-graduate students, scientists, researchers, and industrial practitioners in the field of engineering,
UMRAHUMRAH It is important to improve the manuscripts as well as publication management times to times. Our 2nd Volume of the year 2021 will be the most challengingIt is important to improve the manuscripts as well as publication management times to times. Our 2nd Volume of the year 2021 will be the most challenging
IAINFMPAPUAIAINFMPAPUA Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua pendekatan ini berhasil meningkatkan kedisiplinan, tanggung jawab sosial, dan perilaku moral siswa. Meskipun adaHasil penelitian menunjukkan bahwa kedua pendekatan ini berhasil meningkatkan kedisiplinan, tanggung jawab sosial, dan perilaku moral siswa. Meskipun ada
UIN ANTASARIUIN ANTASARI Berdasarkan deskripsi di atas, dapat dirumuskan dua kesimpulan, yaitu pertama, praktik poligami untuk alasan agama sebagai motif tidak sadar memiliki potensiBerdasarkan deskripsi di atas, dapat dirumuskan dua kesimpulan, yaitu pertama, praktik poligami untuk alasan agama sebagai motif tidak sadar memiliki potensi
UNMUHUNMUH Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan fungsi kognitif dengan kesediaan dilakukan vaksinasi Covid-19 pada lansia. Metode: Desain penelitianPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan fungsi kognitif dengan kesediaan dilakukan vaksinasi Covid-19 pada lansia. Metode: Desain penelitian
UNMUHUNMUH Responden yang terlibat dalam penelitian ini adalah seluruh lansia yang dijadikan sebagai lansia binaan oleh mahasiswa FIKES Unmuh Jember sepanjang tahunResponden yang terlibat dalam penelitian ini adalah seluruh lansia yang dijadikan sebagai lansia binaan oleh mahasiswa FIKES Unmuh Jember sepanjang tahun
UNMUHUNMUH Latar belakang dan tujuan: Bullying adalah perilaku kekerasan yang sering dilakukan oleh individu atau kelompok terhadap individu yang lemah. PerilakuLatar belakang dan tujuan: Bullying adalah perilaku kekerasan yang sering dilakukan oleh individu atau kelompok terhadap individu yang lemah. Perilaku
Useful /
UBUB Dengan kata lain, financial distress dan leverage dapat dijadikan bahan pertimbangan oleh auditor dalam memberikan opini audit going concern. Hasil ujiDengan kata lain, financial distress dan leverage dapat dijadikan bahan pertimbangan oleh auditor dalam memberikan opini audit going concern. Hasil uji
UBUB Namun, terkadang bagi sebagian besar mahasiswa dalam studi sarjana mereka, penelitian dianggap sangat sulit tetapi harus dilalui untuk mendapatkan gelarNamun, terkadang bagi sebagian besar mahasiswa dalam studi sarjana mereka, penelitian dianggap sangat sulit tetapi harus dilalui untuk mendapatkan gelar
IAINFMPAPUAIAINFMPAPUA This paper focuses on the problem of Multiculturalism Education which is related to the teachings of the Quran. The Quran as a guideline for life on earthThis paper focuses on the problem of Multiculturalism Education which is related to the teachings of the Quran. The Quran as a guideline for life on earth
UBUB Penelitian ini diuji dengan pengujian asumsi klasik dan regresi berganda dengan sampel dan populasi dari 31 perusahaan energi papan utama yang terdaftarPenelitian ini diuji dengan pengujian asumsi klasik dan regresi berganda dengan sampel dan populasi dari 31 perusahaan energi papan utama yang terdaftar