APTKLHIAPTKLHI

Indonesian Journal of Forestry ResearchIndonesian Journal of Forestry Research

Perkembangan bidang bioteknologi telah mendukung tingkat kesadaran masyarakat akan dampak negatif penggunaan bahan kimia, yang mendorong pengembangan produk alternatif yang lebih ramah lingkungan seperti biofertilizer. Biofertilizer dapat diartikan sebagai inokulum yang terbuat dari organisme hidup aktif yang berfungsi untuk menambahkan nutrisi tertentu atau memfasilitasi ketersediaan nutrisi tanah untuk tanaman. Penggunaan biofertilizer berperan dalam mempengaruhi ketersediaan makro dan mikro-nutrien, kinerja sistem enzim, dan meningkatkan metabolisme, pertumbuhan, dan hasil tanaman. Biofertilizer mampu meningkatkan efisiensi penyerapan nutrisi, meningkatkan pertumbuhan dan hasil produksi, serta meningkatkan resistensi terhadap serangan hama dan penyakit. Praktik penggunaan pupuk kimia berbahaya dalam jangka panjang, sehingga alternatif penggunaan biofertilizer dalam pertanian dan kehutanan dapat digunakan secara berkelanjutan.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa perlakuan seed coating dengan SP2 (45% Penicillium microbial solution seed coating) memberikan hasil terbaik dalam setiap variabel pertumbuhan dan fisiologi bibit eboni.Perlakuan tanpa seed coating dengan PP5 (30% Sargassum microbial solution) juga menunjukkan kinerja yang baik dalam setiap variabel pertumbuhan dan fisiologi bibit eboni.Perlakuan dengan perendaman benih dalam mikroba mampu menghasilkan persentase tertinggi pada setiap variabelnya.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang pengaruh kombinasi biofertilizer yang berbeda terhadap aktivitas fisiologis dan pertumbuhan bibit eboni. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi mikroba lain yang dapat meningkatkan pertumbuhan eboni. Studi lebih lanjut juga dapat dilakukan untuk memahami mekanisme kerja mikroba dalam mempercepat proses perkecambahan dan pertumbuhan eboni. Penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan teknologi perpanjangan umur benih eboni, yang saat ini masih menjadi tantangan dalam budidaya eboni. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam upaya konservasi dan budidaya eboni yang berkelanjutan.

  1. DOI Name 10.21082 Values. name values index type timestamp data serv crossref desc indonesian center... doi.org///10.21082DOI Name 10 21082 Values name values index type timestamp data serv crossref desc indonesian center doi 10 21082
  2. DOI Name 10.14203 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 37z crossref desc 21z research... doi.org///10.14203DOI Name 10 14203 Values doi name values index type timestamp data hs serv 37z crossref desc 21z research doi 10 14203
  3. DOI Name 10.35799 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 59z crossref email support... doi.org///10.35799DOI Name 10 35799 Values doi name values index type timestamp data hs serv 59z crossref email support doi 10 35799
Read online
File size468.8 KB
Pages21
DMCAReport

Related /

ads-block-test