JURNALUGNJURNALUGN

STATIKASTATIKA

Paving block merupakan komposisi bahan bangunan yang dibuat dari campuran semen, air dan agregat dengan atau tanpa bahan tambahan lainnya. Dalam penelitian ini, penambahan limbah abu sekam padi sebagai pengganti sebagian semen bertujuan agar kuat tekan bertambah dari sebuah paving block dan untuk melihat perbandingan nilai kuat tekan sebelum dan setelah penambahan abu sekam padi. Campuran ini memiliki persentase campuran sebesar 10%, 20% dan 30% pada berat semen. Penelitian dilakukan di laboratorium beton dengan menggunakan metode eksperimen teknik sipil fakultas teknik universitas graha nusantara padangsidimpuan. Pengaruh penambahan abu sekam padi terhadap kuat tekan paving block dianalisis menggunakan regresi linear dengan nilai interval koefisien korelasi R = 0,9947 yang menunjukkan bahwa pengaruh abu sekam padi terhadap kuat tekan paving block tingkat hubungannya sangat kuat. Nilai kuat tekan yang dihasilkan dari paving block normal pada umur 7 hari, 14 hari, dan 28 hari secara berturut-turut adalah 10,89 MPa, 12,74 MPa, dan 14,50 MPa. Untuk kuat tekan penambahan abu sekam padi variasi 10% adalah 9,28 MPa, 10,17 MPa, dan 11,80 MPa; variasi 20% adalah 6,42 MPa, 7,72 MPa, dan 9,30 MPa; dan variasi 30% adalah 4,28 MPa, 5,43 MPa, dan 6,08 MPa. Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan abu sekam padi sebagai pengganti sebagian semen pada campuran paving block memenuhi klasifikasi kelas (mutu D) dan dapat digunakan untuk taman.

Penelitian ini menunjukkan bahwa nilai kuat tekan paving block normal dan paving block dengan variasi penambahan abu sekam padi telah dianalisis.Pengaruh penambahan abu sekam padi terhadap kuat tekan paving block menunjukkan bahwa semakin besar persentase abu sekam padi pada campuran, semakin menurun kuat tekan paving block.Hasil pengujian kuat tekan ini mengindikasikan bahwa pembuatan paving block dengan penambahan limbah abu sekam padi variasi 10%, 20%, dan 30% memenuhi klasifikasi kelas mutu D untuk aplikasi di taman.

Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan limbah abu sekam padi dalam produksi paving block. Salah satu arah penelitian yang menarik adalah menguji pengaruh penggunaan abu sekam padi dengan warna berbeda (putih keabu-abuan) dan jenis sekam padi yang berbeda (misalnya sekam padi pulut) terhadap daya rekat dan daya serap air dalam proses pembuatan paving block. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan campuran paving block yang menggunakan kombinasi abu sekam padi dengan bahan aditif lain untuk meningkatkan kuat tekan dan durabilitas. Terakhir, studi komparatif perlu dilakukan untuk membandingkan kinerja paving block yang dibuat dengan abu sekam padi dari berbagai sumber geografis, guna memastikan konsistensi kualitas dan keberlanjutan pemanfaatan limbah ini sebagai bahan konstruksi yang ramah lingkungan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan teknologi konstruksi berkelanjutan dan mengurangi dampak lingkungan dari limbah pertanian.

  1. ANALISA KUAT TEKAN PAVING BLOCK DENGAN PEMANFA ATAN LIMBAH ABU SEKAM PADI | STATIKA. analisa kuat tekan... doi.org/10.64168/statika.v8i1.1483ANALISA KUAT TEKAN PAVING BLOCK DENGAN PEMANFA ATAN LIMBAH ABU SEKAM PADI STATIKA analisa kuat tekan doi 10 64168 statika v8i1 1483
Read online
File size529.24 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test