UNJAUNJA

Kajian Linguistik dan SastraKajian Linguistik dan Sastra

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis makna simbolik yang terdapat pada antologi Waktu yang Tepat untuk Melupakan Waktu karya M. Aan Mansyur. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dan sumber data dalam penelitian ini kumpulan kata, frasa, kalimat, atau ungkapan yang mengandung makna simbolik. Sumber data penelitian ini adalah kumpulan puisi Waktu Yang Tepat Untuk Melupakan Waktu yang ditulis oleh M. Aan Mansyur terbitan Shira Media tahun 2021, total 99 halaman. Teknik analisis data dilakukan dengan cara menganalisis dan menginterpretasikan data yang telah diklasifikasikan sesuai dengan masalah penelitian; menarik kesimpulan akhir dari penelitian; presentasi hasil penelitian. Simpulan dari penelitian ini adalah makna simbolik yang terkandung dalam kumpulan antologi puisi Waktu yang Tepat untuk Melupakan Waktu karya M. Aan Mansyur yaitu: (1) simbol perjuangan; (2) simbol kesedihan; (3) simbol kebahagian; (4) simbol kesederhanaan; (5) simbol harapan; (6) simbol kedamaian; (7) simbol kekerasan; (8) simbol keserakahan; (9) simbol kekejaman; (10) simbol Ikhlas; (11) simbol keputusasaan; (12) simbol ketidakadilan; (13) simbol kenangan; (14) simbol ketidakberdayaan.

Penelitian ini mengidentifikasi beragam makna simbolik dalam antologi puisi Waktu yang Tepat untuk Melupakan Waktu karya M.Makna-makna tersebut mencakup simbol perjuangan, kesedihan, kebahagiaan, kesederhanaan, harapan, kedamaian, kekerasan, keserakahan, kekejaman, ikhlas, keputusasaan, ketidakadilan, kenangan, dan ketidakberdayaan.Analisis ini menunjukkan kompleksitas simbolisme yang digunakan penyair dalam mengekspresikan berbagai aspek kehidupan dan pengalaman manusia.

Berdasarkan analisis terhadap antologi puisi ini, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada bagaimana simbol-simbol yang digunakan M. Aan Mansyur mencerminkan konteks sosial dan politik Indonesia kontemporer. Hal ini dapat dilakukan dengan menganalisis puisi-puisi tertentu yang secara eksplisit menyinggung isu-isu sosial, seperti ketidakadilan, kemiskinan, atau kekerasan. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh latar belakang pendidikan dan pengalaman pribadi M. Aan Mansyur terhadap pilihan simbol-simbol yang digunakan dalam karyanya. Pendekatan biografi sastra dapat digunakan untuk memahami bagaimana pengalaman hidup penyair membentuk visi artistiknya. Terakhir, penelitian dapat membandingkan simbolisme dalam karya M. Aan Mansyur dengan karya penyair lain dari generasi yang sama atau dari daerah yang berbeda, untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan dalam penggunaan simbol dan tema-tema yang diangkat. Perbandingan ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas tentang perkembangan puisi Indonesia modern.

Read online
File size197.83 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test