UADUAD

Journal of Food Science and CulinaryJournal of Food Science and Culinary

Pisang sebagai salah satu komoditas pangan lokal unggul di Lampung yang memiliki produktivitas tinggi namun memiliki umur simpan yang relatif singkat karena termasuk komoditas klimakterik. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan pengolahan pisang sebagai bentuk diversifikasi pangan yaitu dengan pengolahan menjadi tepung pisang jantan termodifikasi fisik yang selanjutnya dapat diolah lebih lanjut menjadi produk olahan menggantikan bahan berupa terigu contohnya pada pembuatan kulit pai. Adapun penelitian ini untuk mengetahui karakteristik kimiawi kulit pai yang dibuat dengan substitusi tepung pisang jantan termodifikasi fisik dari perlakuan terbaik pada penelitian sebelumnya. Kulit pai yang dibuat dengan substitusi tepung pisang jantan termodifikasi fisik telah diteliti dan diperoleh perlakuan terbaik berupa substitusi dengan perbandingan 30:70 (tepung pisang jantan:terigu). Kulit pai yang dihasilkan diuji kadar proksimatnya dan diperoleh nilai kadar air 4,96%, kadar abu 0,54%, serat 3,03%, lemak 9,67%, protein 4,85%, dan kadar karbohidrat by difference sebesar 76,95%. Produk ini telah memenuhi standar kadar air SNI untuk biskuit. Penelitian ini diharapkan memberikan informasi dan peluang untuk pengembangan diversifikasi produk pangan lokal berbasis pisang di Lampung.

Kulit pai yang terbuat dari tepung pisang jantan termodifikasi fisik menghasilkan produk dengan karakteristik kimiawi berupa kadar air 4,96%, kadar abu 0,54%, serat pangan 3,03%, kadar lemak 9,67%, kadar protein 4,85%, dan kadar karbohidrat by difference 76,95% pada sampel kulit pai tepung pisang jantan termodifikasi fisik dari kombinasi terigu.Kulit pai tepung pisang sebagai salah satu bentuk diversifikasi pangan buah pisang yang melimpah di Lampung yang dapat dipertimbangkan untuk pengembangan produk lainnya di masa yang akan datang.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh variasi metode modifikasi fisik terhadap karakteristik tepung pisang, seperti penggunaan enzim atau teknik ekstraksi yang berbeda, untuk menghasilkan tepung dengan sifat fungsional yang lebih optimal. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan formulasi kulit pai dengan proporsi tepung pisang yang lebih tinggi, dengan mempertimbangkan pengaruhnya terhadap tekstur, rasa, dan daya simpan produk. Ketiga, perlu dilakukan studi tentang potensi penambahan bahan-bahan fungsional, seperti serat pangan atau antioksidan, ke dalam formulasi kulit pai untuk meningkatkan nilai gizi dan manfaat kesehatan produk.

  1. Journal of Food Science and Culinary. kimiawi kulit pai substitusi tepung pisang jantan fisik journal... journal2.uad.ac.id/index.php/jfc/article/view/13968Journal of Food Science and Culinary kimiawi kulit pai substitusi tepung pisang jantan fisik journal journal2 uad ac index php jfc article view 13968
Read online
File size373.46 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test