LMULMU

SJME KINEMATIKA : Jurnal Teknik MesinSJME KINEMATIKA : Jurnal Teknik Mesin

Kemajuan teknologi otomotif di Indonesia berkembang pesat, dengan produksi sepeda motor mencapai 5.057.516 unit pada tahun 2021. Pabrikan otomotif menghadirkan model dengan sistem pengapian injeksi menggunakan Electronic Control Unit (ECU). ECU berfungsi mengatur aktuator berdasarkan input yang diterima. ECU Programmable berbasis Arduino tersedia di pasaran untuk meningkatkan performa kendaraan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sudut pengapian dan durasi injeksi bahan bakar menggunakan ECU programmable berbasis Arduino terhadap torsi, daya, dan konsumsi bahan bakar sepeda motor 110cc FI, serta menemukan variasi terbaik untuk hasil optimal. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pengujian ECU Programmable berbasis Arduino dibandingkan ECU standar pada Honda Vario 110cc FI 2014. Pengujian dilakukan dengan variasi sudut pengapian 20, 40, 60, 80, 100 sebelum TMA dari standar dan variasi durasi injeksi bahan bakar 5%, 10%, 15%. Hasil pengujian ECU berbasis Arduino mendapatkan torsi tertinggi pada variasi sudut pengapian 40 dan durasi injeksi 5% sebesar 16,98 N.m, daya maksimum pada sudut 20 dan injeksi 10% sebesar 7,03, dan konsumsi bahan bakar optimal pada sudut pengapian 20 dan injeksi 5% sebesar 4,15 ml/menit dari ECU standar.

Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan ECU Programmable berbasis Arduino pada sepeda motor Honda Vario 110cc FI tahun 2014 berpengaruh signifikan terhadap torsi, daya, dan konsumsi bahan bakar.Variasi sudut pengapian 40 dan durasi injeksi 5% menghasilkan torsi tertinggi sebesar 16,98 N.m, sementara sudut pengapian 20 dan injeksi 10% menghasilkan daya maksimum sebesar 7,03 HP.Konsumsi bahan bakar terendah dicapai pada sudut pengapian 20 dan injeksi 5%, yaitu 4,15 ml/menit.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji pengaruh variasi sudut pengapian dan durasi injeksi pada emisi gas buang, guna memastikan bahwa peningkatan performa tidak mengorbankan aspek lingkungan. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan performa ECU berbasis Arduino dengan ECU Programmable dari merek lain, untuk mengidentifikasi keunggulan dan kelemahan masing-masing sistem. Ketiga, penelitian dapat diperluas dengan menguji pengaruh penggunaan bahan bakar alternatif, seperti bioetanol atau biodiesel, terhadap performa mesin dan emisi gas buang, untuk mencari solusi bahan bakar yang lebih berkelanjutan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang optimasi performa mesin sepeda motor injeksi, serta berkontribusi pada pengembangan teknologi otomotif yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

  1. Lampu Otomatis Menggunakan Sensor Cahaya Berbasis Arduino Uno dengan Alat Sensor LDR | Formosa Journal... doi.org/10.55927/fjas.v1i5.1444Lampu Otomatis Menggunakan Sensor Cahaya Berbasis Arduino Uno dengan Alat Sensor LDR Formosa Journal doi 10 55927 fjas v1i5 1444
  2. "Peramalan Penyediaan dan Konsumsi Bahan Bakar Minyak Indonesia dengan " by Ana Fitriyatus... scholarhub.ui.ac.id/jepi/vol17/iss2/2Peramalan Penyediaan dan Konsumsi Bahan Bakar Minyak Indonesia dengan by Ana Fitriyatus scholarhub ui ac jepi vol17 iss2 2
  3. Kinerja Mesin Motor 4 Langkah dengan Bahan Bakar Campuran Bioetanol dan Pertamax | JOURNAL OF MECHANICAL... doi.org/10.31289/jmemme.v5i2.5787Kinerja Mesin Motor 4 Langkah dengan Bahan Bakar Campuran Bioetanol dan Pertamax JOURNAL OF MECHANICAL doi 10 31289 jmemme v5i2 5787
Read online
File size528.68 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test