MANDALANURSAMANDALANURSA

Business ManagementBusiness Management

Penelitian ini menyelidiki pengaruh etika administrasi dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja pegawai di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palangka Raya, dengan menekankan peran strategis mereka dalam memperkuat tata kelola pemerintahan publik. Menggunakan desain survei kuantitatif eksplanatori, data dikumpulkan dari 80 pegawai melalui kuesioner skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika administrasi memiliki efek dominan dan signifikan terhadap kinerja pegawai, menunjukkan bahwa integritas, akuntabilitas, dan transparansi adalah penentu kritis kualitas layanan. Gaya kepemimpinan juga menunjukkan pengaruh positif yang signifikan, terutama ketika pemimpin menunjukkan perilaku transformasional dan etis yang mendorong motivasi, komunikasi, dan komitmen organisasi. Selain itu, efek gabungan etika dan kepemimpinan menghasilkan dampak sinergis yang meningkatkan disiplin pegawai, budaya kerja kolaboratif, dan efisiensi operasional. Model regresi menjelaskan 65,9% variasi kinerja pegawai, menunjukkan kapasitas prediktif yang kuat. Temuan ini menekankan kebutuhan untuk memperkuat tata kelola etika dan kapasitas kepemimpinan sebagai fondasi untuk meningkatkan kinerja layanan publik, terutama dalam institusi layanan yang menangani data populasi sensitif.

Secara keseluruhan, temuan penelitian menunjukkan bahwa etika administrasi dan gaya kepemimpinan adalah dua variabel strategis yang secara bersamaan menentukan kinerja pegawai di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya.Analisis mengungkapkan bahwa etika memiliki pengaruh dominan dalam membentuk perilaku kerja berkualitas, sedangkan kepemimpinan berfungsi sebagai katalis yang memperkuat implementasi nilai-nilai ini dalam praktik organisasi.Temuan ini memperkuat teori administrasi publik modern, yang menempatkan etika dan kepemimpinan sebagai inti dalam memberikan layanan publik dengan integritas.Selain itu, penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa peningkatan kinerja pegawai tidak terpisahkan dari investasi dalam memperkuat nilai-nilai moral dan mengembangkan kapasitas kepemimpinan.Di tengah kebutuhan publik akan layanan yang cepat dan akuntabel, keberadaan dua variabel ini adalah prasyarat untuk kesuksesan birokrasi modern.Sehingga, temuan penelitian memiliki implikasi teoritis dan praktis yang luas untuk pengembangan kebijakan manajemen sumber daya manusia di sektor publik.Temuan ini juga menegaskan bahwa reformasi birokrasi memerlukan pendekatan yang tidak hanya teknis, tetapi juga moral dan berorientasi kepemimpinan.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara berbagai institusi layanan publik dengan fokus pada pengaruh etika administrasi dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja pegawai. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana perbedaan konteks sosial, budaya, dan institusional mempengaruhi hubungan antara etika, kepemimpinan, dan kinerja. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki peran teknologi dalam memperkuat etika dan kepemimpinan dalam lingkungan layanan publik digital. Studi ini dapat menganalisis bagaimana teknologi dapat digunakan untuk meningkatkan komunikasi, transparansi, dan akuntabilitas, serta bagaimana teknologi dapat membantu dalam pengawasan dan penguatan etika administrasi. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana pelatihan dan pengembangan kepemimpinan dapat meningkatkan kemampuan pemimpin dalam menerapkan gaya kepemimpinan yang efektif dan etis, serta bagaimana pelatihan ini dapat meningkatkan kinerja pegawai dan kualitas layanan publik secara keseluruhan.

Read online
File size289.59 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test