WIDYADHARMAWIDYADHARMA
BLESSBLESSThis study aims to analyze the forms and values of epistemic modality in Glaspells Trifles. The story narrates a mysterious, dynamic atmosphere in thematic exploration of gender and power between male and female characters. This study employs Hallidays Systemic Functional Linguistics (SFL) framework to examine the expressions of certainty and uncertainty shown in the dialogues of the characters. The findings reveal that the female characters use epistemic modality more dominantly (67.3%) than the male characters (32.7%). In terms of epistemic markers, the most dominant forms are positive modal verbs (32.7%) and positive mental clauses (30.2%). This denotes that the characters utilize more direct attempts to express probability. As for the values of epistemic modality, there is a balanced occurrence of low and median values at 40.1% each. This indicates the consistent use of uncertainty markers to invoke the ambiguity in this mysterious genre.
The analysis of linguistic expressions of certainty and uncertainty in Glaspells Trifles reveals significant insights into the distinctive roles of male and female characters in the story.The female characters utilize epistemic expressions more frequently (67.7%), indicating a deeper observation and greater uncertainty.The study identifies seven types of epistemic markers, with positive modal verbs and positive mental clauses being the most dominant.The balanced occurrence of low and median values of epistemic modality (40.1% each) contributes to the overall tone of ambiguity in the narrative, emphasizing doubt and speculation.
Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana penggunaan epistemic modality oleh karakter perempuan dalam Trifles mencerminkan strategi resistensi terhadap norma-norma sosial patriarki yang berlaku pada awal abad ke-20. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan menganalisis karya-karya drama feminis lainnya untuk mengidentifikasi pola-pola penggunaan epistemic modality yang serupa atau berbeda dalam merepresentasikan pengalaman dan perspektif perempuan. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada bagaimana pembaca merespons dan menginterpretasikan penggunaan epistemic modality dalam Trifles, serta bagaimana hal ini memengaruhi pemahaman mereka terhadap tema-tema gender, kekuasaan, dan kebenaran yang diangkat dalam drama tersebut. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang peran bahasa dalam membentuk dan merefleksikan konstruksi sosial serta identitas gender.
| File size | 445.75 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
SASTRA UNESSASTRA UNES Peneliti mengumpulkan 96 data iklan Skintific dari postingan Instagram. Data kemudian dianalisis dengan mengkategorikan dan menafsirkannya ke dalam kategoriPeneliti mengumpulkan 96 data iklan Skintific dari postingan Instagram. Data kemudian dianalisis dengan mengkategorikan dan menafsirkannya ke dalam kategori
TAUTAU Analisis dilakukan melalui kerangka Critical Discourse Analysis (CDA) dan teori translanguaging. Hasil menunjukkan bahwa translingual practices dalam pidatoAnalisis dilakukan melalui kerangka Critical Discourse Analysis (CDA) dan teori translanguaging. Hasil menunjukkan bahwa translingual practices dalam pidato
TSBTSB Tuturan-tuturan ini tidak hanya berfungsi sebagai media komunikasi ritual, tetapi juga sebagai sarana pewarisan nilai budaya, seperti tanggung jawab, kesopanan,Tuturan-tuturan ini tidak hanya berfungsi sebagai media komunikasi ritual, tetapi juga sebagai sarana pewarisan nilai budaya, seperti tanggung jawab, kesopanan,
AMNUS BJMAMNUS BJM Namun, keterampilan berbicara dan mendengarkan masih menjadi tantangan utama, dimana lebih dari separuh responden mengaku kesulitan memahami istilah teknisNamun, keterampilan berbicara dan mendengarkan masih menjadi tantangan utama, dimana lebih dari separuh responden mengaku kesulitan memahami istilah teknis
UMPUMP Melalui bahasa manusia dapat mengekspresikan diri, mengungkapan keinginan, gagasan, dan mengungkapan segala perasaan hati dengan lingkungan. Bahasa yangMelalui bahasa manusia dapat mengekspresikan diri, mengungkapan keinginan, gagasan, dan mengungkapan segala perasaan hati dengan lingkungan. Bahasa yang
POLIMEDIAPOLIMEDIA Revitalisasi mapalus telah meningkatkan kesadaran dan komitmen untuk mempertahankan budaya tersebut, meskipun pencapaian belum dapat diukur secara kuantitatif.Revitalisasi mapalus telah meningkatkan kesadaran dan komitmen untuk mempertahankan budaya tersebut, meskipun pencapaian belum dapat diukur secara kuantitatif.
OJSOJS Peneliti memilih media google form dikarenakan memiliki tingkat fleksibel yang tinggi, apalagi peneliti memilih sumber informasi dari luar daerah indramayuPeneliti memilih media google form dikarenakan memiliki tingkat fleksibel yang tinggi, apalagi peneliti memilih sumber informasi dari luar daerah indramayu
AKRABJUARAAKRABJUARA Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, fungsi bahasa sebagai alat komunikasi dan ekspresi diri guru di dalam kelas memberikan gambaran penggunaanDengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, fungsi bahasa sebagai alat komunikasi dan ekspresi diri guru di dalam kelas memberikan gambaran penggunaan
Useful /
WIDYADHARMAWIDYADHARMA Namun, masih ada banyak faktor yang perlu dipertimbangkan selama proses terjemahan. Ini karena mereka tidak familiar dengan beberapa kata atau bahasa sumber.Namun, masih ada banyak faktor yang perlu dipertimbangkan selama proses terjemahan. Ini karena mereka tidak familiar dengan beberapa kata atau bahasa sumber.
WIDYADHARMAWIDYADHARMA balances action, reflection, and communication, creating an assertive narrative, while We Cant Be Friends (Wait for Your Love) emphasizes action and emotion.balances action, reflection, and communication, creating an assertive narrative, while We Cant Be Friends (Wait for Your Love) emphasizes action and emotion.
FMIPAUKITFMIPAUKIT Epazote leaves are boiled in an infusion pan for 15 minutes, until the temperature reaches 90 degrees Celsius. Ampicillin positive control 10 μg/disc.Epazote leaves are boiled in an infusion pan for 15 minutes, until the temperature reaches 90 degrees Celsius. Ampicillin positive control 10 μg/disc.
OJSOJS Kesalahan-kesalahan tersebut dikategorikan menjadi tiga jenis, yaitu kesalahan fungsi kata, kesalahan struktur kalimat, dan kesalahan konstruksi kalimat.Kesalahan-kesalahan tersebut dikategorikan menjadi tiga jenis, yaitu kesalahan fungsi kata, kesalahan struktur kalimat, dan kesalahan konstruksi kalimat.