PNLPNL
Jurnal VokasiJurnal VokasiKompetensi literasi dasar (menyimak-berbicara, membaca-menulis, berhitung-memperhitungkan, dan mengamati-menggambar) sudah selayaknya ditanamkan sejak pendidikan dasar, lalu dilanjutkan pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi agar peserta didik dapat meningkatkan kemampuan untuk mengakses informasi dan pengetahuan. Selain itu, peserta didik mampu membedakan informasi yang bermanfaat dan tidak bermanfaat. Hal itu karena literasi mengarahkan seseorang pada kemampuan memahami pesan yang diwujudkan dalam berbagai bentuk teks (lisan, tulis, visual). Metode kegiatan ini berupa pendampingan pemahaman dan keterampilan peningkatan literasi kepada para guru SD di Kota Langsa. Setelah diberi pendampingan, mereka selanjutnya didampingi dan dibimbing untuk menerapkan program 5T 1A dalam rangka meningkatkan literasi anak sekolah dasar. Dari hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini, terlihat bahwa program 5T 1A bisa dijadikan salah satu program yang membantu guru dalam meningkatkan angka literasi siswa sekolah dasar apabila dilakukan secara berkesinambungan. Peningkatan angka literasi yang diharapkan dalam pengabdian ini terukur dari meningkatnya keterampilan yang mendukung literasi meliputi menyimak, berbicara, membaca, dan menulis secara signifikan.
Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa antusiasme guru dan siswa sekolah dasar di SDN 5 Langsa sangat tinggi, menunjukkan perlunya kegiatan serupa untuk peningkatan literasi.Program pendampingan melalui 5T 1A terbukti efektif dalam membantu guru menerapkan pembelajaran literasi secara terstruktur.Peningkatan signifikan terjadi pada keterampilan literasi siswa, sehingga program ini perlu dilanjutkan dan diperluas ke sekolah lain di Kota Langsa.
Pertama, perlu diteliti efektivitas program 5T 1A dalam jangka panjang terhadap perkembangan literasi siswa dari kelas awal hingga akhir sekolah dasar, untuk mengetahui dampak berkelanjutan dari pendekatan ini. Kedua, penting untuk mengkaji bagaimana variasi tugas berdasarkan gaya belajar dan kemampuan siswa memengaruhi motivasi dan hasil belajar literasi, agar pendekatan lebih personal dan inklusif. Ketiga, perlu dikembangkan model pendampingan guru berbasis komunitas belajar antarsekolah dasar di tingkat kota, untuk memfasilitasi berbagi praktik baik dan penguatan kapasitas guru secara berkelanjutan, sehingga program tidak hanya bergantung pada intervensi eksternal tetapi dapat berkelanjutan secara mandiri.
| File size | 209.75 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Indikator yang diharapkan dalam pendidikan pesantren adalah memiliki standar baku pencapaian mutu berupa akhlak mulia. Penerapan pembelajaran berbasisIndikator yang diharapkan dalam pendidikan pesantren adalah memiliki standar baku pencapaian mutu berupa akhlak mulia. Penerapan pembelajaran berbasis
PELITABANGSAPELITABANGSA Namun, proses peminjaman dan pengembalian buku yang masih dilakukan secara manual sering menimbulkan berbagai permasalahan, seperti kesalahan pencatatanNamun, proses peminjaman dan pengembalian buku yang masih dilakukan secara manual sering menimbulkan berbagai permasalahan, seperti kesalahan pencatatan
UMGUMG ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan kondisi pemeliharaan pada sistem bioflok berpengaruh terhadap pertumbuhan dan kinerja produksi ikan lele). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan kondisi pemeliharaan pada sistem bioflok berpengaruh terhadap pertumbuhan dan kinerja produksi ikan lele
PELITABANGSAPELITABANGSA Pulau Gili Iyang di Kabupaten Sumenep dikenal sebagai salah satu wilayah dengan kadar oksigen tertinggi di dunia dan memiliki potensi besar untuk dikembangkanPulau Gili Iyang di Kabupaten Sumenep dikenal sebagai salah satu wilayah dengan kadar oksigen tertinggi di dunia dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Ada beberapa untuk menciptakan lingkungan agar tetap bersih: (1) Masyarakat (2) Sampah (3) kualitas kesehatan. Pada Undang-undang Nomor 18 Tahun 2008 tentangAda beberapa untuk menciptakan lingkungan agar tetap bersih: (1) Masyarakat (2) Sampah (3) kualitas kesehatan. Pada Undang-undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Namun dalam pelaksanaannya baik pengawasan maupun supervisi masih mengalami kendala, yakni benturan perintah dan keterbatasan pengetahuan yang dimiliki.Namun dalam pelaksanaannya baik pengawasan maupun supervisi masih mengalami kendala, yakni benturan perintah dan keterbatasan pengetahuan yang dimiliki.
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Penulis mengambil sampel menggunakan purposive sampling yang berjumlah 6 KK. Instrumen pengumpulan data penelitian ini berupa observasi, wawancara danPenulis mengambil sampel menggunakan purposive sampling yang berjumlah 6 KK. Instrumen pengumpulan data penelitian ini berupa observasi, wawancara dan
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Konsep diri yang positif mempermudah pengembangan kepemimpinan diri serta ketahanan terhadap pengaruh negatif. Kepemimpinan yang baik mendorong kemampuanKonsep diri yang positif mempermudah pengembangan kepemimpinan diri serta ketahanan terhadap pengaruh negatif. Kepemimpinan yang baik mendorong kemampuan
Useful /
PELITABANGSAPELITABANGSA Integrasi desain soundscape dan elemen bunyi terapeutik perlu menjadi bagian strategis dalam inovasi arsitektur berkelanjutan untuk meningkatkan kenyamananIntegrasi desain soundscape dan elemen bunyi terapeutik perlu menjadi bagian strategis dalam inovasi arsitektur berkelanjutan untuk meningkatkan kenyamanan
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Penilaian difokuskan pada penilaian proses dan penilaian hasil warga belajar maupun tutor. Pengembangan program percontohan Paket B yang sudah berjalanPenilaian difokuskan pada penilaian proses dan penilaian hasil warga belajar maupun tutor. Pengembangan program percontohan Paket B yang sudah berjalan
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Teori Kesejahteraan Sosial, 2. Teori Kesejahteraan Masyarakat, 3. Teori Pendidikan Masyarakat. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatifTeori Kesejahteraan Sosial, 2. Teori Kesejahteraan Masyarakat, 3. Teori Pendidikan Masyarakat. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Data ini kemudian dianalisis dengan model Miles and Huberman. Temuan penelitian meliputi adanya kelumpuhan di berbagai aktivitas harian masyarakat danData ini kemudian dianalisis dengan model Miles and Huberman. Temuan penelitian meliputi adanya kelumpuhan di berbagai aktivitas harian masyarakat dan