UNIVEDUNIVED

Jurnal Fokus ManajemenJurnal Fokus Manajemen

Penelitian ini dilakukan di kantor Desa Pagar Banyu, Kecamatan Ulu Talo, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan dalam pengumpulan data ilmiah serta informasi menggunakan kuesioner serta observasi. Penelitian ini membahas tentang pengaruh gaya kepemimpinan kepala desa terhadap kinerja aparatur desa di Desa Pagar Banyu. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 20 orang aparatur dan masyarakat Desa Pagar Banyu, dengan teknik pengambilan sampel sebanyak 20 orang yang terdiri dari aparatur dan sebagian masyarakat setempat. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan penyebaran kuesioner kepada aparatur dan sebagian masyarakat. Teknik analisis data menggunakan analisis instrumen uji validitas dan reliabilitas kuesioner, analisis regresi linier sederhana, serta uji t dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh bahwa gaya kepemimpinan berpengaruh terhadap kinerja aparatur desa, dibuktikan dengan hasil regresi linier sederhana y = 9,481 0,438x, dan nilai thitung > ttabel. Nilai konstanta sebesar 9,481 berarti jika gaya kepemimpinan kepala desa sama dengan nol, maka kinerja aparatur desa adalah sebesar 0,438 satuan. Gaya kepemimpinan kepala desa berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja aparatur Desa Pagar Banyu. Hal ini berarti hipotesis dapat diterima.

Gaya kepemimpinan kepala desa berpengaruh terhadap kinerja aparatur desa di Desa Pagar Banyu, Kecamatan Ulu Talo, Kabupaten Seluma.Pengaruh tersebut bersifat positif dan signifikan, sebagaimana ditunjukkan oleh hasil regresi linier sederhana y = 9,481 0,438x dan nilai thitung yang lebih besar dari ttabel.Dengan demikian, hipotesis dalam penelitian ini diterima.

Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan mengenai gaya kepemimpinan kepala desa di desa-desa lain dengan konteks sosial dan budaya berbeda untuk melihat apakah pengaruh terhadap kinerja aparatur desa tetap konsisten atau berubah tergantung pada latar belakang lokal. Kedua, diperlukan penelitian yang mengkaji faktor-faktor tambahan seperti disiplin kerja, motivasi intrinsik, dan penguasaan teknologi oleh aparatur desa untuk mengetahui bagaimana variabel-variabel tersebut memperkuat atau melemahkan pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja. Ketiga, sebaiknya dilakukan studi mendalam tentang efektivitas gaya kepemimpinan partisipatif dibandingkan gaya lainnya dalam konteks pemerintahan desa, termasuk bagaimana gaya tersebut memengaruhi keterlibatan aparatur dalam pengambilan keputusan dan akuntabilitas pelayanan publik, sehingga dapat dirumuskan model kepemimpinan yang paling sesuai untuk meningkatkan kinerja secara berkelanjutan di tingkat desa.

Read online
File size274.65 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test