MITRAHUSADAMITRAHUSADA

Excellent Midwifery JournalExcellent Midwifery Journal

Latar Belakang: Sekitar 30 % angka kejadian ibu hamil di dunia mengalami anemi dan 500.000 kematian ibu setiap tahunnya dengan penyebab 20-40% anemi. Anemi pada kehamilan adalah keadaan kadar haemoglobin ibu hamil di bawah 11%. Dampak yang bisa terjadi adalah perdarahan, partus macet, abortus, KJDK dan lainnya. Faktor resiko anemi : pengetahuan, umur, paritas, sosial ekonomi. Tujuan: Untyuk mengetahui faktor resiko terjadinya anemi pada ibu hamil . Metode Penelitian: Cross Sectional dengan populasi ibu hamil trimester III dengan anemi ,sampel seluruh populasi (total populasi) sebanyak 30 orang . Tempat penelitian PMB Mesrida Simarmata, Amkeb. Hasil: kejadian anemi mayoritas anemi ringan sebanyak 27 orang (73%) anemi sedang sebanyak 3 orang (10 %), Pengetahuan mayoritas kurang sebanyak 15 orang (50%) minoritas baik sebanyak 5 orang (17%). Mayoritas multigravida sebanyak 16 orang (53%) sosial ekonomi sebanyak 21 orang (70 %). Ada hubungan antara pengetahuan, paritas dan sosial ekonomi dengan kejadian anemi pada ibu hamil deng nilai p Value 0,001 <0,05. Kesimpulan: Faktor resiko terjadinya anemi pada ibu hamil : Pengetahuan, paritas dan sosial ekonomi dengan kejadian anemi pada ibu hamil.

Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian mengenai Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di BPM Mesrida Simarmata A.KEB Kecamatan Medan Denai Kota Medan Provinsi Sumatera Utara Tahun 2023 maka didapatkan kesimpulan sebagai berikut.Berdasarkan kejadian anemi mayoritas responden anemi ringan sebanyak 27 orang ( 90%) dan minoritas Anemi sedang sebanyak 3 orang (10%), 2.Berdasarkan pengetahuan ibu hamil yang mengalami anemi mayoritas kurang sebanyak 15 orang ( 50%) dan minoritas berpengetahuan yang baik sebanyak 5 orang (17%).Berdasarkan gravida mayoritas multigravida sebanyan 16 orang (53%) dan minoritas primigravida sebanyak 14 orang (47%) 4.Berdasarkan pendapatan mayoritas >UMR sebanyak 21 orang (70%) dan minoritas

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi kejadian anemia pada ibu hamil, seperti status gizi secara lebih rinci, riwayat penyakit kronis, atau akses terhadap layanan kesehatan yang memadai. Kedua, penelitian kuantitatif dengan desain kohort dapat dilakukan untuk menginvestigasi hubungan kausal antara faktor-faktor risiko anemia dengan hasil kehamilan, seperti berat badan lahir bayi dan kejadian komplikasi persalinan. Ketiga, penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dapat digunakan untuk memahami pengalaman ibu hamil dalam menghadapi anemia, termasuk hambatan dalam mengakses layanan kesehatan dan faktor-faktor budaya yang mempengaruhi perilaku gizi.

  1. Pengaruh Pemberian Zat Besi Dan Sayur Bayam Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Ibu Hamil Dengan Anemia... journal.stikessuakainsan.ac.id/index.php/jksi/article/view/265Pengaruh Pemberian Zat Besi Dan Sayur Bayam Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Ibu Hamil Dengan Anemia journal stikessuakainsan ac index php jksi article view 265
  2. Hubungan Usia Gestasi Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil | Fitri | Jurnal Wacana Kesehatan. hubungan... jurnal.akperdharmawacana.ac.id/index.php/wacana/article/view/519Hubungan Usia Gestasi Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Fitri Jurnal Wacana Kesehatan hubungan jurnal akperdharmawacana ac index php wacana article view 519
  3. Vol. 5 No. 2 (2022): Oktober | NERSMID : Jurnal Keperawatan dan Kebidanan. oktober nersmid jurnal keperawatan... nersmid.unmerbaya.ac.id/index.php/nersmid/issue/view/10Vol 5 No 2 2022 Oktober NERSMID Jurnal Keperawatan dan Kebidanan oktober nersmid jurnal keperawatan nersmid unmerbaya ac index php nersmid issue view 10
Read online
File size224.32 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test