UPI YAIUPI YAI
IKRA-ITH ABDIMASIKRA-ITH ABDIMASPenggunaan website merupakan hal yang umum bagi lembaga atau institusi. Hampir setiap lembaga dan organisasi di Indonesia menggunakan website untuk menjangkau audiens dan memberikan pelayanan. Selain sebagai media informasi, website juga dimanfaatkan untuk branding hingga pemasaran barang dan jasa. Oleh karena itu, desa sebagai pemerintahan tingkat paling bawah di Indonesia juga memerlukan website untuk memberikan pelayanan kepada warga desa, diseminasi informasi tentang desa, hingga pemasaran produk-produk utama desa. Artikel ini merupakan laporan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Baros, Kabupaten Serang yang sebelumnya tidak memiliki website desa. Tim pengabdi memfasilitasi focused-group discussion (FGD) dengan menghadirkan pemangku kepentingan desa untuk merumuskan langkah-langkah pembuatan sebuah website.
Pengembangan website Desa Baros telah berjalan dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Serang yang menyediakan domain desa.Hal ini mempermudah desa dalam memiliki identitas digital.Tindak lanjut dari pembuatan website ini adalah perlunya pelatihan manajemen website dan konten bagi perangkat desa dan masyarakat setempat.Dengan demikian, website dapat dikelola secara maksimal dan memberikan manfaat yang optimal bagi pengembangan desa digital.
Berdasarkan pengalaman dalam pendampingan pembuatan website ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai efektivitas website desa dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan desa. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan konten website desa yang relevan dengan kebutuhan informasi warga, seperti kalender kegiatan desa, informasi layanan publik, dan potensi wisata desa. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi model bisnis yang berkelanjutan untuk pengelolaan website desa, misalnya melalui kerjasama dengan pihak swasta atau pengembangan fitur e-commerce untuk pemasaran produk desa, sehingga website tidak hanya menjadi sumber informasi tetapi juga berkontribusi pada peningkatan ekonomi desa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran strategis website dalam mewujudkan desa yang cerdas dan mandiri.
| File size | 855.42 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
LITERASIKITAINDONESIALITERASIKITAINDONESIA Dan faktor dari luar siswa (eksternal) yaitu managemen waktu yang kurang tepat dan kurangnya guru dalam menggunakan metode belajar. Faktor penyebabnyaDan faktor dari luar siswa (eksternal) yaitu managemen waktu yang kurang tepat dan kurangnya guru dalam menggunakan metode belajar. Faktor penyebabnya
LP3KAMANDANULP3KAMANDANU Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta mampu menghasilkan perangkat ajar yang memuat tujuan pembelajaran berbasis capaian, langkah pembelajaran yangHasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta mampu menghasilkan perangkat ajar yang memuat tujuan pembelajaran berbasis capaian, langkah pembelajaran yang
UPI YAIUPI YAI Pada fase implementasi sistem aktivitas yang dilakukan sebagai berikut, yaitu migrasi data, instalasi database dan website ke hosting, ujicoba, penulisanPada fase implementasi sistem aktivitas yang dilakukan sebagai berikut, yaitu migrasi data, instalasi database dan website ke hosting, ujicoba, penulisan
UPI YAIUPI YAI Kemunculan media alternatif, seperti media sosial, mengubah cara masyarakat sub-urban dalam mendapatkan informasi. Artikel ini mencoba melihat perbedaanKemunculan media alternatif, seperti media sosial, mengubah cara masyarakat sub-urban dalam mendapatkan informasi. Artikel ini mencoba melihat perbedaan
LAKASPIALAKASPIA Internalisasi nilai‑nilai tauhid dalam kurikulum pendidikan Islam menegaskan keterpaduan antara ilmu dan iman, antara dunia dan akhirat, serta antaraInternalisasi nilai‑nilai tauhid dalam kurikulum pendidikan Islam menegaskan keterpaduan antara ilmu dan iman, antara dunia dan akhirat, serta antara
LAKASPIALAKASPIA Tasawuf, dengan orientasi pada penyucian jiwa (tazkiyatun nafs) dan pembentukan akhlak mulia, dipandang sebagai alternatif konseptual yang mampu menguatkanTasawuf, dengan orientasi pada penyucian jiwa (tazkiyatun nafs) dan pembentukan akhlak mulia, dipandang sebagai alternatif konseptual yang mampu menguatkan
LAKASPIALAKASPIA Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tinjauan literatur dan wawancara dengan guru bahasa Arab di beberapa madrasah. Hasil penelitian menunjukkanStudi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tinjauan literatur dan wawancara dengan guru bahasa Arab di beberapa madrasah. Hasil penelitian menunjukkan
MARKANDEYABALIMARKANDEYABALI Penelitian ini menyimpulkan bahwa eksistensi PKn memiliki kaitan erat dengan pembentukan karakter kewarganegaraan mahasiswa melalui pendekatan berbasisPenelitian ini menyimpulkan bahwa eksistensi PKn memiliki kaitan erat dengan pembentukan karakter kewarganegaraan mahasiswa melalui pendekatan berbasis
Useful /
UPI YAIUPI YAI Pokdarwis Segarjaya sudah terbentuk, tetapi dalam perjalanannya mengalami banyak permasalahan. Masyarakat memiliki stigma negatif terhadap Pemerintah DesaPokdarwis Segarjaya sudah terbentuk, tetapi dalam perjalanannya mengalami banyak permasalahan. Masyarakat memiliki stigma negatif terhadap Pemerintah Desa
UNANDUNAND Keunggulan aktivitas antibakterinya dipengaruhi oleh ukuran partikel yang kecil, distribusi yang sempit, suspensi yang stabil, serta kandungan oksigenKeunggulan aktivitas antibakterinya dipengaruhi oleh ukuran partikel yang kecil, distribusi yang sempit, suspensi yang stabil, serta kandungan oksigen
UNANDUNAND Karakterisasi fisik gel menunjukkan nilai pH 5,7–5,9, viskositas 3500–6500 cP, daya sebar 5–7 cm, waktu adhesi lebih dari 4 detik, dan waktu pengeringanKarakterisasi fisik gel menunjukkan nilai pH 5,7–5,9, viskositas 3500–6500 cP, daya sebar 5–7 cm, waktu adhesi lebih dari 4 detik, dan waktu pengeringan
LP3MKILLP3MKIL 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas VII. 2 sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran Demopalabatin, sedangkan kelas kontrol1 sebagai kelas eksperimen dan kelas VII. 2 sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran Demopalabatin, sedangkan kelas kontrol