UNILAUNILA

U-JETU-JET

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan signifikan dalam pengetahuan kosakata siswa setelah implementasi Picture Word Inductive Model dalam proses pembelajaran dan persepsi siswa terhadap penggunaan Picture Word Inductive Model sebagai strategi pembelajaran. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas delapan SMP N 1 Bandar Sribhawono pada tahun ajaran 2022/2023. Kelas VIII.1 yang terdiri dari 33 siswa dipilih sebagai sampel penelitian. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain one group pretest dan posttest. Instrumen penelitian adalah tes pilihan ganda dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata siswa pada pretest adalah 59,57 dan skor rata-rata pada posttest adalah 74,21. Peningkatan skor rata-rata siswa dari pretest ke posttest adalah 16,63 dan uji hipotesis untuk nilai p adalah 0,00 yang lebih rendah dari 0,05, sehingga H1 diterima. Terdapat perbedaan signifikan dalam pengetahuan kosakata siswa setelah implementasi Picture Word Inductive Model. Selain itu, hasil kuesioner menunjukkan bahwa dari 33 siswa, 29 siswa memiliki persepsi positif terhadap implementasi Picture Word Inductive Model dengan persentase 87,87%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa persepsi siswa terhadap Picture Word Inductive Model dalam pembelajaran kosakata adalah positif. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan Picture Word Inductive Model efektif dalam pembelajaran kosakata.

Penggunaan Picture Word Inductive Model sebagai strategi pembelajaran dapat meningkatkan pengetahuan kosakata siswa.Peningkatan signifikan terlihat pada beberapa aspek kosakata, khususnya deskripsi.Oleh karena itu, guru dapat mengadopsi Picture Word Inductive Model sebagai strategi alternatif untuk meningkatkan kosakata siswa.Sebagian besar siswa memiliki respons positif setelah menggunakan Picture Word Inductive Model, menunjukkan bahwa strategi ini efektif dalam meningkatkan pemahaman kosakata.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas Picture Word Inductive Model pada tingkat kelas yang berbeda, seperti kelas tinggi atau sekolah menengah pertama, untuk melihat apakah hasilnya konsisten. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh Picture Word Inductive Model terhadap motivasi belajar kosakata siswa, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti gaya belajar dan tingkat kepercayaan diri. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan materi pembelajaran kosakata yang terintegrasi dengan Picture Word Inductive Model, dengan mempertimbangkan konteks budaya dan minat siswa, sehingga pembelajaran menjadi lebih relevan dan menarik. Dengan demikian, diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan terhadap peningkatan kualitas pembelajaran kosakata di sekolah.

Read online
File size634.27 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test