UNDANAUNDANA

Buletin Ilmiah IMPASBuletin Ilmiah IMPAS

Penelitian ini bertujuan untuk; 1) Berapa pendapatan pedagang sayur eceran di Kelurahan Oesapa Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang, 2) Bagaimana kelayakan usaha pedagang sayur eceran Kelurahan Oesapa Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang ?, 3) Bagaimana kontribusi usaha pedagang sayur eceran bagi total pendapatan keluarga ?. Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara total sampling dimana populasi sekaligus menjadi sampel dalam penelitian karena jumlah pedagang sayur eceran yang ditemui tidak terlalu banyak, sedangkan pengambilan datanya menggunakan metode survei. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Mei 2022 sampai bulan Juni 2022 yang mana data yang diambil adalah data primer dan data sekunder kemudian dilakukan analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Variabel yang diukur adalah biaya, penerimaan, pendapatan, keuntungan relatif, dan kontribusinya terhadap pendapatan keluarga pedagang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Dalam menjalankan usaha pedagang sayur eceran pendapatan yang diperoleh sebesar Rp. 1.401.015/bulan. (2) Dilihat dari nilai ekonomisnya, usaha pedagang sayur eceran layak secara ekonomi yaitu didapatkan dengan dicari R/C rationya 1,5. R/C ratio pedagang yang berjualan di Kelurahan Oesapa pada kisaran 1,25 – 1,64. (3) Kontribusi yang didapatkan dari usaha pedagang sayur eceran yaitu sebesar 53,11 %. Hal ini menunjukkan bahwa usaha pedagang sayur eceran menjadi salah satu sumber pendapatan rumah tangga pedagang usaha sayur eceran.

Pendapatan rata-rata pedagang sayur eceran di Kelurahan Oesapa adalah Rp1.Usaha tersebut layak secara ekonomi dengan nilai R/C ratio berkisar antara 1,25 hingga 1,64, yang menunjukkan keuntungan konsisten.Kontribusi usaha ini terhadap total pendapatan keluarga mencapai 53,11%, sehingga menjadi sumber pendapatan utama bagi sebagian keluarga pedagang.

Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh kepemilikan alat transportasi terhadap efisiensi biaya dan volume penjualan pedagang sayur eceran di wilayah padat kos-kosan seperti Oesapa. Kedua, penting untuk mengkaji efektivitas pencatatan keuangan harian terhadap kemampuan pedagang dalam mengelola laba dan menabung untuk pengembangan usaha. Ketiga, perlu dilakukan penelitian tentang potensi penguatan jaringan pemasok lokal antara petani sayur dan pedagang eceran guna mengurangi ketergantungan pada pasar besar dan meningkatkan stabilitas harga jual beli.

Read online
File size298.06 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test