UNDANAUNDANA

Buletin Ilmiah IMPASBuletin Ilmiah IMPAS

Usaha jamur tiram putih dapat dikatakan berhasil apabila usaha tersebut dapat memberikan hasil yang optimal. Hasil yang optimal ditentukan dari pendapatan yang diperoleh dan tingkat kelayakan dari usaha yang dijalankan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pendapatan dan Kelayakan Usaha Jamur Tiram Putih Pada Usaha Muri Jamur Kupang. Lokasi penelitian yaitu pada Usaha Muri Jamur Kupang yang ditentukan secara sengaja (purposive sampling). Analisis data dilakukan dengan Metode Kuantitatif yaitu analisis pendapatan, dan kelayakan finansial yang dianalisis dengan metode analisis kriteria investasi. Hasil penelitian ini menunjukan pendapatan yang diperoleh pemilik Usaha Jamur Tiram Putih pada tahun 2022 sebesar Rp. 68,242,952. Hasil Analisis kelayakan finansial menunjukan nilai NPV sebesar Rp. 329,854,793, Net B/C sebesar 5, IRR sebesar 23%, dan Payback Period selama 1 tahun 7 bulan. Dari hasil analisis ini diketahui bahwa Usaha Jamur Tiram Putih pada Muri Jamur Kupang layak untuk di usahakan.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dijabarkan, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut.1) Rata-rata Penerimaan Usaha Jamur Tiram Putih di Muri Jamur Kupang adalah sebesar Rp.000 sedangkan Biaya yang dikeluarkan sebesar Rp.2) Analisis kelayakan Usaha Jamur Tiram Putih di Muri Jamur Kupang menggunakan kriteria Investasi sehingga didapatkan hasil Net Present Value sebesar Rp.329,854,793 dimana nilai NPV lebih besar dari 0.Net B/C Ratio di dapatkan nilai > 1 yaitu senilai 5.IRR atau Internal Rate Of Return > 14% yaitu sebesar 23%.Sedangkan Payback Period usaha Jamur Tiram Putih selama 1 Tahun 7 bulan dapat mengembalikan biaya yang telah di keluarkan, dimana umur proyek yang digunakan adalah 4 tahun, sehingga dapat memenuhi Kriteria kelayakan yang digunakan.

Berdasarkan hasil yang telah disimpulkan, saran yang dapat diberikan yaitu perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh metode budidaya terhadap kualitas jamur tiram, serta analisis pasar yang lebih mendalam untuk mengidentifikasi peluang pengembangan produk olahan jamur tiram. Selain itu, penelitian tentang penerapan teknologi inovatif dalam proses produksi, seperti penggunaan sistem irigasi otomatis atau kontrol suhu, dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas usaha jamur tiram. Terakhir, penelitian mengenai strategi pemasaran yang efektif, termasuk pemanfaatan platform digital dan kerjasama dengan restoran atau toko makanan, dapat memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan pendapatan petani jamur tiram.

Read online
File size371.52 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test