UNDANAUNDANA
Buletin Ilmiah IMPASBuletin Ilmiah IMPASPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui fluktuasi harga dan bagaimana harga bawang merah dan cabai rawit berpengaruh terhadap Nilai Tukar Petani (NTP). Data yang digunakan adalah data sekunder berupa data harga bawang merah dan cabai rawit tahun 2019-2023 yang diperoleh dari BPS Privinsi NTT. Fluktuasi harga diukur dengan menggunakan koefisien variasi sedangkan pengaruh harga bawang merah dan cabai rawit dengan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa harga bawang merah lebih homogen dari harga cabai rawit dengan angka koefisiennya sebesar 19.80% atau harga cabai rawit lebih heterogen dari harga bawang merah dengan angka koefisien variasinya sebesar 22.63%. Secara keseluruhan perubahan harga bawang merah dan cabai rawit berpengaruh signifikan terhadap nilai tukar petani dengan nilai koefisien determinasi adjusted R2 menyatakan sebesar 12,5% variasi pada nilai tukar petani dapat dijelaskan oleh perubahan harga bawang merah dan cabai rawit. Namun apabila dianalisis secara parsial ditemukan hanya harga komoditas bawang merah yang berpengaruh signifikan negatif terhadap nilai tukar petani sedangkan perubahan harga komoditas cabai rawit tidak perpengaruh signifikan terhadap nilai tukar petani. Nilai signifikan negatif antara harga bawang merah dan cabai rawit terhadap nilai tukar petani menunjukkan bahwa harga jual komoditas bawang merah dan cabai rawit lebih rendah dibandingkan harga input. Penurunan nilai tukar petani dapat menunjukkan bahwa petani mengalami kekurangan daya beli yang juga menurunkan tingkat kesejahteraan petani. Peran pemerintah Nusa Tenggara Timur diperlukan untuk menyediakan pasokan bibit bawang merah dan cabai rawit dalam merangsang petani untuk meningkatkan produksi tanaman tersebut yang dapat mengurangi pasokan dari luar daerah. Hal ini dalam menekan harga input dan memperoleh harga jual yang lebih besar.
Berdasarkan hasil penelitian, tingginya koefisien variasi pada harga komoditas menandakan bahwa komoditas tersebut memiliki tingkat volatilitas yang tinggi.Dengan kata lain, harga komoditas tersebut sering mengalami perubahan yang signifikan.Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti cuaca, kebijakan pemerintah, dan faktor lainnya.Di Provinsi Nusa Tenggara Timur, fluktuasi harga bawang merah dan cabai rawit yang cukup besar dapat memiliki dampak negatif bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang memiliki pendapatan rendah.Hal ini karena fluktuasi harga dapat menciptakan ketidakpastian, yang pada gilirannya membuat sulit bagi masyarakat untuk merencanakan pengeluaran mereka.Berdasarkan hasil analisis regresi linear berganda dapat disimpulkan bahwa secara parsial pengaruh perubahan harga bawang merah berpengaruh terhadap kesejahteraan petani sedangkan perubahan harga cabai rawit tidak berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan petani.Nilai signifikan negatif antara harga bawang merah dan cabai rawit terhadap nilai tukar petani adalah bahwa harga jual bawang merah dan cabai rawit lebih rendah dibandingkan harga input.Penurunan nilai tukar petani akan menunjukkan bahwa petani mengalami kekurangan daya beli, yang akan menurunkan tingkat kesejahteraan petani.
Untuk mengatasi dampak fluktuasi harga bawang merah dan cabai rawit, pemerintah dapat meningkatkan produksi bawang merah dan cabai rawit dalam negeri, meningkatkan cadangan bawang merah dan cabai rawit, dan mampu menciptakan stabilitas harga bawang merah dan cabai rawit. Penelitian selanjutnya dapat menambah atau mengganti jenis komoditas hortikultura lainnya yang banyak dikonsumsi masyarakat NTT. Pemerintah Nusa Tenggara Timur dapat membuat kebijakan terkait dengan peningkatan kesejahteraan petani, seperti mengusahakan dan menjamin faktor-faktor produksi dengan harga yang dapat dijangkau pada saat musim tanam, serta tersedianya subsidi untuk input-input yang dibutuhkan petani dalam melakukan kegiatan usahatani agar biaya produksi tidak melonjak sehingga keuntungan yang diperoleh petani lebih tinggi.
| File size | 301.8 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
IBRAHIMYIBRAHIMY Pemanfaatan Wolffia arrhiza pemberian level 20% dan 80% pellet buatan pada ransum ikan mas belum optimal dalam peningkatan pertambahan bobot badan, konversiPemanfaatan Wolffia arrhiza pemberian level 20% dan 80% pellet buatan pada ransum ikan mas belum optimal dalam peningkatan pertambahan bobot badan, konversi
IBRAHIMYIBRAHIMY Pasar tradisional Oesapa terletak di kelurahan Oesapa selatan, kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang. Letak pasar Oesapa berdekatan dengan laut sehingga banyakPasar tradisional Oesapa terletak di kelurahan Oesapa selatan, kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang. Letak pasar Oesapa berdekatan dengan laut sehingga banyak
UNAIM WAMENAUNAIM WAMENA Dalam penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data dalam rangka penghitungan angka inflasi di Kabupaten Jayawijaya adalah dengan melakukan survey.Dalam penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data dalam rangka penghitungan angka inflasi di Kabupaten Jayawijaya adalah dengan melakukan survey.
MANDALANURSAMANDALANURSA 030 per potong, Rp1. 209.000 per produksi, dan Rp544.050.000 pada November 2024. Pemilik menetapkan harga jual sebesar Rp500 per potong dan Rp150.000 per030 per potong, Rp1. 209.000 per produksi, dan Rp544.050.000 pada November 2024. Pemilik menetapkan harga jual sebesar Rp500 per potong dan Rp150.000 per
MITRAHUSADAMITRAHUSADA Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan pemasaran sangat dipengaruhi oleh kualitas produk, pemilihan strategi distribusi, serta optimalisasiKesimpulan penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan pemasaran sangat dipengaruhi oleh kualitas produk, pemilihan strategi distribusi, serta optimalisasi
UWIKAUWIKA Variasi menu dan anggaran menjadi unsur kunci, dengan konsumen cenderung mencari menu yang lebih terjangkau. Dalam konteks loyalitas konsumen, sebagianVariasi menu dan anggaran menjadi unsur kunci, dengan konsumen cenderung mencari menu yang lebih terjangkau. Dalam konteks loyalitas konsumen, sebagian
UNDANAUNDANA Usahatani padi di daerah tersebut layak diusahakan dengan rasio R/C sebesar 3,64 yang menunjukkan keuntungan. Produksi dan harga padi berada di atas titikUsahatani padi di daerah tersebut layak diusahakan dengan rasio R/C sebesar 3,64 yang menunjukkan keuntungan. Produksi dan harga padi berada di atas titik
LLDIKTI10LLDIKTI10 Penelitian ini memiliki batasan standar yaitu setiap pabrik hanya memproduksi satu jenis produk. Data tersebut kemudian dibangkitkan menggunakan algoritmaPenelitian ini memiliki batasan standar yaitu setiap pabrik hanya memproduksi satu jenis produk. Data tersebut kemudian dibangkitkan menggunakan algoritma
Useful /
UNDANAUNDANA Pendapatan usahatani bawang merah di Desa Serubeba sebesar Rp26.001 per petani per musim tanam, diperoleh dari selisih antara penerimaan dan biaya produksi.Pendapatan usahatani bawang merah di Desa Serubeba sebesar Rp26.001 per petani per musim tanam, diperoleh dari selisih antara penerimaan dan biaya produksi.
UNDANAUNDANA 842.256 per rata-rata luas lahan 72 are dalam satu kali musim tanam. Berdasarkan uraian yang dikemukakan, dapat disimpulkan bahwa faktor penentu produksi842.256 per rata-rata luas lahan 72 are dalam satu kali musim tanam. Berdasarkan uraian yang dikemukakan, dapat disimpulkan bahwa faktor penentu produksi
UNDANAUNDANA Selanjutnya, data diolah dengan membandingkan tingkat persetujuan relatifnya satu sama lain, sehingga diketahui nilai faktor yang berpengaruh terhadapSelanjutnya, data diolah dengan membandingkan tingkat persetujuan relatifnya satu sama lain, sehingga diketahui nilai faktor yang berpengaruh terhadap
IBRAHIMYIBRAHIMY Oleh karena itu diperlukan usaha yang intensif dalam meningkatkan produksi benih ikan lele. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah telur danOleh karena itu diperlukan usaha yang intensif dalam meningkatkan produksi benih ikan lele. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah telur dan