UNDANAUNDANA

Buletin Ilmiah IMPASBuletin Ilmiah IMPAS

Penelitian ini dilakukan di Desa Daleng, Kecamatan Lembor, kabupaten Manggarai Barat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran umum tentang usahatani padi sawah serta mengetahui pengaruh benih, pupuk, luas lahan, dan tenaga kerja terhadap produksi padi sawah. Metode penelitian melibatkan pengambilan sampel secara acak 30% dari total 224 petani padi sawah, sehingga terpilih 67 orang sebagai sampel. Data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari data primer dan sekunder. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan fungsi produksi Cobb-Douglas dan diolah dengan menggunakan program SPSS versi 16. Hasil penelitian menunjukkan tahapan kegiatan usahatani padi sawah meliputi proses pengolahan lahan, penyiapan bibit, persemaian, penanaman, pemupukan, penyiangan, panen, dan pasca panen. Berdasarkan analisis menggunakan fungsi produksi Cobb-Douglas, didapatkan output sebagai berikut : Y = 5,168 X1 0,457 X3 0,064 X4 0,284 X2. Uji simultan F menunjukkan bahwa secara bersama-sama variabel independen berpengaruh signifikan terhadap produksi padi sawah. Secara parsial (uji t), luas lahan, pupuk, dan tenaga kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi padi sawah, sementara benih berpengaruh secara positif dan tidak signifikan terhadap produksi padi sawah. Nilai adjusted R2 sebesar 0,592 menunjukkan bahwa kombinasi faktor produksi luas lahan, benih, pupuk, dan tenaga kerja secara simultan dapat menjelaskan variabel terikat, yaitu produksi padi sawah, sebesar 59,2%. Sisanya sebesar 40,8%, dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dimasukkan dalam model regresi.

Penelitian ini menemukan bahwa luas lahan berpengaruh sangat signifikan, sementara pupuk, dan tenaga kerja berpengaruh signifikan dalam meningkatkan produksi padi sawah di Desa Daleng.Namun, input benih tidak berpengaruh signifikan terhadap produksi padi sawah.Usaha tani padi sawah di Desa Daleng dimulai dengan serangkaian proses pengolahan lahan, penyiapan bibit, penanaman, pemupukan, penyiangan, panen dan pasca panen.Meskipun demikian, kegiatan usahatani masih bersifat semi tradisional.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi dampak penggunaan varietas benih unggul yang berbeda terhadap hasil panen padi sawah, dengan mempertimbangkan adaptasi varietas terhadap kondisi iklim dan tanah setempat. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis efisiensi penggunaan pupuk, termasuk evaluasi dosis pupuk yang optimal dan metode aplikasi yang paling efektif untuk meningkatkan hasil panen padi sawah secara berkelanjutan. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi pertanian modern, seperti penggunaan drone untuk pemantauan kondisi tanaman dan aplikasi pupuk yang presisi, dalam meningkatkan efisiensi produksi padi sawah dan mengurangi dampak lingkungan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan usaha tani padi sawah di Desa Daleng dan wilayah serupa.

Read online
File size473.49 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test