UNDANAUNDANA

Buletin Ilmiah IMPASBuletin Ilmiah IMPAS

Penelitian tentang Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Usahatani Cengkeh (Syzigium Aromaticum) di Kecamatan Kuwus Barat Kabupaten Manggarai Barat bertujuan untuk menganalisis faktor–faktor yang berpengaruh terhadap produksi usahatani cengkeh dan untuk menganalisis tingkat produksi usahatani cengkeh di Kecamatan Kuwus Barat Kabupaten Manggarai Barat. Penelitian lapangan dilaksanakan selama bulan September 2020 di wilayah Kecamatan Kuwus Barat Kabupaten Manggarai Barat. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Penentuan responden dilakukan dengan menggunakan metode acak sederhana (simple random sampling). Jumlah sampel yang diambil sebesar 15% dari total populasi yang berjumlah 180 orang sehingga diperoleh 35 responden petani cengkeh. Analisis data menggunakan regresi melalui pendekatan fungsi produksi Cobb-Douglas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, faktor faktor yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi tanaman cengkeh adalah umur tanaman, penggunaan pupuk, dan jumlah tanaman. Sedangkan faktor faktor luas tanaman, dan pemakaian pestisida mempunyai hubungan negatif dan tidak berpengaruh signifikan terhadap produksi tanaman cengkeh. Selanjutnya Penggunaan tenaga kerja tidak berpengaruh secara signifikan terhadap produksi cengkeh tetapi mempunyai hubungan positif. Hasil ini menunjukkan bahwa penambahan tenaga kerja pada saat saat tertentu terutama pada saat panen dapat meningkatkan produksi tanaman cengkeh. Pendapatan usahatani cengkeh sangat ditentukan oleh umur tanaman dan jumlah kepemilikan tanaman. Pendapatan per tanaman terendah pada kelompok umur tanaman 5 - 10 tahun sebesar Rp 175 ribu dan tertinggi pada umur tanaman di atas 25 tahun sebesar Rp 1.625.000,-. Pendapatan menurut kepemilikan tanaman terendah sebesar Rp 3.500.000,- dengan kepemilikan sebanyak 20 pohon pada kelompok umur 5 - 10 tahun; dan tertinggi sebesar Rp 339.250.000,- dengan kepemilikan sebanyak 230 pohon pada kelompok umur 21 - 25 tahun.

Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa umur tanaman, jumlah pupuk dan jumlah tanaman berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi usahatani cengkeh di Kecamatan Kuwus Barat Kabupaten Manggarai Barat.Sedangkan luas lahan, pestisida dan penggunaan tenaga kerja tidak berpengaruh terhadap produksi usahatani cengkeh.Pendapatan usahatani cengkeh sangat ditentukan oleh umur tanaman dan jumlah tanaman.Pendapatan per tanaman terendah pada kelompok umur tanaman 5 - 10 tahun dan tertinggi pada umur tanaman di atas 25 tahun.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi jenis pupuk yang paling efektif untuk meningkatkan produksi cengkeh di wilayah tersebut, dengan mempertimbangkan jenis tanah dan kondisi iklim setempat. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan sistem pertanian terpadu yang mengintegrasikan tanaman cengkeh dengan tanaman lain, untuk meningkatkan pendapatan petani dan mengurangi risiko gagal panen. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan tenaga kerja dalam usahatani cengkeh, dengan mempertimbangkan aspek efisiensi dan produktivitas, serta memberikan pelatihan dan pendampingan kepada petani untuk meningkatkan keterampilan mereka dalam pengelolaan tenaga kerja.

Read online
File size316.41 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test