UNDANAUNDANA
Buletin Ilmiah IMPASBuletin Ilmiah IMPASPenelitian ini bertujuan (1) menghitung besar keuntungan dari proses pengolahan kelapa menjadi VCO (2) menghitung besar efisiensi (3) menghitung nilai tambah usaha agroindustri VCO pada Usaha Mikro Kemasama. Metode pengumpulan data yang dilakukan dengan menggunakan analisis rugi/laba, analisis R/C ratio dan Metode Hayami. Hasil penelitian dapat dijelaskan sebagai berikut : (1) keuntungan yang diterima pada pengolahan kelapa menjadi VCO pada Usaha Mikro Kemasama selama tahun 2021 sebesar RP. 42.077.875,-, tahun 2022 sebesar Rp. 59.703.875,- terjadi peningkatan sebesar Rp. 17.626.000,- atau 14 %. (2) Efisiensi Usaha pengolahan kelapa menjadi VCO pada Usaha Mikro Kemasama dengan nilai R/C ratio sebesar 2,26 di tahun 2021 dan meningkat di tahun 2022 sebesar 2,62. Hal ini berarti usaha pengolahan kelapa menjadi VCO Pada Usaha Mikro Kemasama menunjukkan sudah efisien, di mana nilai R/C rasio lebih dari 1 (R/C ratio > 1 ). (3) Nilai tambah yang diperoleh dari pengolahan kelapa menjadi VCO pada Usaha Mikro Kemasama sebesar Rp. 45.000,- per satu liter bahan baku atau sekitar 75,84 % dari nilai produk per unit bahan baku dan keuntungan yang diperoleh dari pengolahan kelapa menjadi VCO dalam satu kali produksi sebesar Rp. 28.312,5,- per liternya atau sebesar 62,22 %.
1)Keuntungan yang diterima pada pengolahan kelapa menjadi VCO pada Usaha Mikro Kemasama selama tahun 2021 sebesar Rp.2)Efisensi usaha pengolahan kelapa menjadi VCO pada Usaha Mikro Kemasama dengan nilai R/C ratio sebesar 2,26 di tahun 2021 dan meningkat di tahun 2022 sebesar 2,62 dikarenakan terjadi peningkatan jumlah penerimaan dan juga biaya.Hal ini berarti usaha pengolahan kelapa menjadi VCO pada Usaha Mikro Kemasama menujukan sudah efisien,di mana nilai R/C ratio lebih dari 1 (R/C ratio > 1).3)Nilai tambah yang diperoleh dari pengolahan kelapa menjadi VCO pada Usaha Mikro Kemasama sebesar Rp 45.000,- per satu liter bahan baku atau sekitar 75,84 % dari nilai produk per unit bahan baku dan keuntungan yang diperoleh dari pengolahan kelapa menjadi VCO dalam satu kali produksi sebesar Rp 28.312,5,- per liternya atau sebesar 62,22 %.
Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran yang dapat diberikan untuk kemajuan Usaha Mikro Kemasama adalah: 1. Mengoptimalkan penggunaan peralatan/mesin yang lebih modern dan efisien dalam memproduksi VCO, sehingga dapat meningkatkan produksi dan memberikan dampak positif pada kualitas VCO. 2. Memperbarui botol kemasan dengan bahan yang lebih tebal dan aman, serta menawarkan ukuran mini yang mudah dibawa untuk memperluas pasar dan menarik konsumen baru. 3. Mengembangkan strategi pemasaran yang lebih agresif, terutama dengan memanfaatkan media sosial dan platform e-commerce, untuk meningkatkan kesadaran konsumen terhadap produk VCO dan memperluas jangkauan pasar. 4. Melakukan penelitian lebih lanjut tentang potensi pasar dan permintaan VCO di luar Provinsi NTT, serta mengembangkan strategi penetrasi pasar yang efektif untuk memperluas jangkauan usaha. 5. Menerapkan sistem manajemen kualitas yang ketat untuk memastikan konsistensi kualitas VCO, sehingga dapat mempertahankan kepercayaan konsumen dan membangun reputasi yang kuat di pasar. Dengan menerapkan saran-saran ini, Usaha Mikro Kemasama dapat meningkatkan produktivitas, memperluas pasar, dan meningkatkan nilai tambah usaha, sehingga dapat berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
| File size | 266.93 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
ADVANCESINRESEARCHADVANCESINRESEARCH Penelitian ini mengeksplorasi hubungan kompleks antara pemberdayaan psikologis, kreativitas, perilaku kerja inovatif, dan keunggulan kompetitif, sertaPenelitian ini mengeksplorasi hubungan kompleks antara pemberdayaan psikologis, kreativitas, perilaku kerja inovatif, dan keunggulan kompetitif, serta
UMTSUMTS Fokus kajian diarahkan pada lima indikator utama, yaitu modal manusia, sosial, fisik, finansial, dan alam. Permasalahan utama yang diangkat adalah rendahnyaFokus kajian diarahkan pada lima indikator utama, yaitu modal manusia, sosial, fisik, finansial, dan alam. Permasalahan utama yang diangkat adalah rendahnya
FISIP UNMULFISIP UNMUL Penelitian ini menggunakan konsep pemasaran 4P dari Philip Kotler, yaitu produk, harga, tempat, dan promosi, sebagai kerangka analisis untuk mengidentifikasiPenelitian ini menggunakan konsep pemasaran 4P dari Philip Kotler, yaitu produk, harga, tempat, dan promosi, sebagai kerangka analisis untuk mengidentifikasi
SALNESIASALNESIA Alih-alih membuka usaha supaya untung malah tidak ada yang membeli karena produknya yang belum dikenal oleh masyarakat. Untuk mengatasi masalah pemasaran,Alih-alih membuka usaha supaya untung malah tidak ada yang membeli karena produknya yang belum dikenal oleh masyarakat. Untuk mengatasi masalah pemasaran,
FISIP UNMULFISIP UNMUL Program ini kemudian mengembangkan berbagai inisiatif pemberdayaan yang terintegrasi, seperti pelatihan keterampilan, pengelolaan bank sampah, dan pendirianProgram ini kemudian mengembangkan berbagai inisiatif pemberdayaan yang terintegrasi, seperti pelatihan keterampilan, pengelolaan bank sampah, dan pendirian
UNWIDHAUNWIDHA Selain itu, tim kegiatan pengabdian kepada masyarakat Universitas Widya Dharma Klaten akan menyelenggarakan pelatihan *branding* dengan Aplikasi CanvaSelain itu, tim kegiatan pengabdian kepada masyarakat Universitas Widya Dharma Klaten akan menyelenggarakan pelatihan *branding* dengan Aplikasi Canva
SALNESIASALNESIA Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan mutu dan daya saing melalui branding aspek gizi dan sertifikasi halal produk. Kegiatan pengabdian ini bekerjaKegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan mutu dan daya saing melalui branding aspek gizi dan sertifikasi halal produk. Kegiatan pengabdian ini bekerja
SALNESIASALNESIA Minuman tradisional jamu merupakan salah satu bentuk kearifan lokal di Indonesia yang perlu dilestarikan agar tidak kalah dengan minuman kemasan kekinianMinuman tradisional jamu merupakan salah satu bentuk kearifan lokal di Indonesia yang perlu dilestarikan agar tidak kalah dengan minuman kemasan kekinian
Useful /
UNDANAUNDANA 2) Peran Penyuluh Pertanian Dalam Meningkatkan Produktivitas Bawang Merah. 3) Hubungan Peran Penyuluh Pertanian Dengan Produktivitas Bawang Merah. Metode2) Peran Penyuluh Pertanian Dalam Meningkatkan Produktivitas Bawang Merah. 3) Hubungan Peran Penyuluh Pertanian Dengan Produktivitas Bawang Merah. Metode
UNDANAUNDANA 18. Sehingga usahatani tanaman bawang merah layak diusahakan (menguntungkan) dan meningkatkan pendapatan usahatani. Pendapatan usahatani bawang merah di18. Sehingga usahatani tanaman bawang merah layak diusahakan (menguntungkan) dan meningkatkan pendapatan usahatani. Pendapatan usahatani bawang merah di
UNDANAUNDANA Penelitian ini dilaksanakan di Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang dari Maret hingga April. Tujuannya adalah untuk memahami prosesPenelitian ini dilaksanakan di Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang dari Maret hingga April. Tujuannya adalah untuk memahami proses
IIKPELAMONIAIIKPELAMONIA Penanggulangan bencana merupakan serangkaian upaya penetapan kebijakan pembangunan yang dapat berisiko timbulnya bencana, kegiatan pencegahan bencana,Penanggulangan bencana merupakan serangkaian upaya penetapan kebijakan pembangunan yang dapat berisiko timbulnya bencana, kegiatan pencegahan bencana,