UNWIDHAUNWIDHA

WIDHARMA - Jurnal Pengabdian Widya DharmaWIDHARMA - Jurnal Pengabdian Widya Dharma

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) memiliki dampak terbesar bagi perekonomian Indonesia. Sembilan puluh sembilan persen industri di Indonesia adalah UMKM. Namun, mereka masih menghadapi tantangan dalam aspek pemasaran. Hal ini dapat terjadi karena mereka meremehkan kekuatan *branding*. Desa Jiwo Wetan adalah salah satu desa di Kabupaten Klaten. UMKM di Jiwo Wetan juga menghadapi masalah yang sama. Mereka belum pernah membuat poster atau logo produk mereka. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menjelaskan tentang *branding*. Selain itu, tim kegiatan pengabdian kepada masyarakat Universitas Widya Dharma Klaten akan menyelenggarakan pelatihan *branding* dengan Aplikasi Canva kepada mereka. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkenalkan *branding* kepada mereka dan memberikan sedikit kemampuan dalam menggunakan Aplikasi Canva.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang memberikan materi dan pelatihan mengenai branding serta aplikasi Canva bagi pelaku UMKM di Desa Jiwo Wetan telah berlangsung dengan lancar dan baik.Peserta UMKM menunjukkan antusiasme tinggi selama pemaparan materi dan sesi pelatihan.Pelatihan aplikasi Canva ini diharapkan dapat membantu meningkatkan branding produk UMKM Desa Jiwo Wetan, meningkatkan daya saing, dan pada akhirnya berkontribusi pada pengembangan UMKM di desa tersebut.

Untuk penelitian lanjutan, ada beberapa arah menarik yang dapat dieksplorasi guna memperdalam pemahaman tentang pengembangan UMKM di Desa Jiwo Wetan setelah pelatihan dasar branding dan Canva ini. Pertama, sebuah studi jangka panjang bisa dilakukan untuk mengukur efektivitas dan dampak nyata dari pelatihan Canva terhadap peningkatan penjualan dan pengenalan merek produk UMKM. Penelitian ini dapat melibatkan pengumpulan data sebelum dan sesudah pelatihan dalam periode waktu yang lebih panjang, misalnya enam bulan atau satu tahun, untuk melihat apakah keterampilan yang diperoleh benar-benar diterjemahkan menjadi keuntungan bisnis yang berkelanjutan dan apakah ada peningkatan signifikan dalam jumlah pelanggan atau jangkauan pasar. Ini akan memberikan bukti empiris yang lebih kuat mengenai keberhasilan intervensi semacam ini. Kedua, peneliti dapat menyelidiki potensi integrasi strategi pemasaran digital yang lebih luas, melampaui desain grafis dasar. Misalnya, bagaimana UMKM dapat memanfaatkan media sosial secara optimal, membangun toko online sederhana, atau bahkan mempelajari dasar-dasar periklanan digital untuk menjangkau target pasar yang lebih luas. Hal ini dapat menjadi dasar bagi modul pelatihan lanjutan yang lebih komprehensif, mengidentifikasi fitur Canva atau platform lain yang paling relevan untuk tujuan pemasaran spesifik mereka. Ketiga, mengingat saran untuk keberlanjutan kegiatan pendampingan, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pendampingan berkelanjutan yang paling efektif dan efisien bagi UMKM. Model ini bisa melibatkan pembentukan pusat belajar mandiri di desa, program mentor lokal, atau pemanfaatan teknologi untuk dukungan jarak jauh, memastikan UMKM memiliki akses terus-menerus ke bimbingan dan pembaruan informasi terkait branding dan pemasaran. Dengan demikian, kita bisa memastikan keberlanjutan pengembangan kapasitas UMKM secara mandiri.

  1. PELATIHAN CANVA BAGI PENGGAGAS UKM DESA JIWO WETAN DALAM RANGKA PENINGKATAN BRANDING UMKM KLATEN | WIDHARMA... journal.unwidha.ac.id/index.php/widharma/article/view/230PELATIHAN CANVA BAGI PENGGAGAS UKM DESA JIWO WETAN DALAM RANGKA PENINGKATAN BRANDING UMKM KLATEN WIDHARMA journal unwidha ac index php widharma article view 230
Read online
File size3.28 MB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test