IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN

Jurnal Selasar KPI : Referensi Media Komunikasi dan DakwahJurnal Selasar KPI : Referensi Media Komunikasi dan Dakwah

Kesenjangan antara perkotaan dan pedesaan masih terjadi di Indonesia. Masih banyak daerah terpencil dan tertinggal yang masih memerlukan perhatian khusus dari pemerintah. Kesenjangan tersebut tidak hanya terjadi pada pengetahuan, namun juga pada sarana dan prasarana dalam mengakses teknologi. Desa Pandauke merupakan desa yang terpencil, tidak hanya dari segi geografis tetapi juga demografi. PLIK merupakan salah satu bentuk telecenter yang merupakan inovasi yang diharapkan dapat mengurangi kesenjangan. Peran guru di desa terpencil cukup penting sehingga dituntut untuk terus meningkatkan profesionalismenya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat atribut inovasi dalam PLIK ditinjau dari pendapat guru di Desa Pandauke. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan penyajian deskriptif analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 5 inovasi yaitu Relative Advantage, Compatibility, Complexity, Trialability dan Observability juga dianggap penting oleh guru untuk mengadopsi suatu inovasi, dalam hal ini adalah PLIK yang berlokasi di Desa Pandauke.

Atribut inovasi yang diajukan oleh Rogers, khususnya Relative Advantage, memiliki peran penting dalam adopsi inovasi PLIK oleh guru-guru.Keunggulan yang dirasakan, seperti penghematan biaya, waktu, dan peningkatan prestise sosial, menjadi faktor utama.Kompatibilitas PLIK dengan kebutuhan guru dalam meningkatkan kemampuan ICT dan memenuhi tuntutan profesionalisme juga sangat penting.Trialability dan observability, melalui pelatihan dan observasi rekan sejawat, turut berkontribusi pada proses adopsi.Keberhasilan program bantuan layanan internet di tingkat kecamatan memerlukan kerjasama antara Kementerian Komunikasi dan Informatika, dinas terkait daerah, pemerintah daerah, administrator, dan masyarakat.

Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari keberadaan PLIK terhadap peningkatan kualitas pengajaran dan pembelajaran di Desa Pandauke, dengan fokus pada perubahan praktik pedagogis guru. Selain itu, studi komparatif antara PLIK di berbagai daerah terpencil di Indonesia dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang mempengaruhi keberhasilan implementasi program ini, termasuk peran serta masyarakat dan dukungan pemerintah daerah. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan ICT yang lebih efektif dan relevan bagi guru-guru di daerah terpencil, dengan mempertimbangkan tingkat literasi digital dan kebutuhan spesifik mereka, sehingga PLIK dapat menjadi sarana yang optimal untuk meningkatkan kompetensi profesional mereka dan mengurangi kesenjangan pendidikan antara wilayah perkotaan dan pedesaan.

Read online
File size639.65 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test