UMRAHUMRAH
Jurnal Intek AkuakulturJurnal Intek AkuakulturPenelitian ini bertujuan untuk menentukan dosis pemberian enzim papain dalam meningkatkan efisiensi pakan dan pertumbuhan ikan kerapu cantang Epinephelus fuscoguttatus x Epinephelus lanceolatus. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober-November 2019 selama 42 hari di Hatchery Skala Rumah Tangga Koperasi Marin Agri Sejahtera, Kota Tanjungpinang Kepulaun Riau. Metode yang digunakan ialah eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan dimana perlakuan K (tanpa pemberian enzim papain), perlakuan A (dosis enzim papain 2,75%), perlakuan B (dosis enzim papain 3,75%), perlakuan C (enzim papain 4,75%). Hasil penelitian melalui analisis statistik, pemberian dosis enzim papain mampu memberikan pengaruh yang signifikan (P<0.05). Dosis yang terbaik didapatkan pada perlakuan A dengan pemberian dosis enzim papain sebanyak 2,75% dimana hasil yang didapatkan pada parameter efisiensi pakan (69.66±1.32%) dan pertumbuhan bobot mutlak sebesar (18.47±0.03 g).
Berdasarkan analisis statistik, pemberian dosis enzim papain mampu memberikan pengaruh terhadap efisiensi pakan dan pertumbuhan ikan kerapu cantang.Dosis yang terbaik didapatkan pada perlakuan A dengan pemberian dosis enzim papain sebanyak 2,75%.Hasil yang didapatkan pada parameter efisiensi pakan adalah 69.32% dan pertumbuhan bobot mutlak sebesar 18.
Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas enzim papain pada berbagai jenis pakan komersial lainnya, untuk mengetahui apakah hasil yang optimal dapat dicapai dengan kombinasi pakan dan enzim yang berbeda. Selain itu, studi mendalam mengenai mekanisme kerja enzim papain dalam meningkatkan penyerapan nutrisi pada ikan kerapu cantang perlu dilakukan, termasuk analisis ekspresi gen terkait pencernaan dan metabolisme. Terakhir, penelitian perlu dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang pemberian enzim papain terhadap kesehatan ikan, kualitas daging, dan potensi akumulasi residu enzim dalam tubuh ikan, guna memastikan keberlanjutan dan keamanan praktik budidaya.
| File size | 403.03 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UMGUMG Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan frekuensi pemberian pakan dapat meningkatkan biomassa udang vaname, namun tidak memberikan pengaruhHasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan frekuensi pemberian pakan dapat meningkatkan biomassa udang vaname, namun tidak memberikan pengaruh
UnimorUnimor Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi penggunaan teknik enkapsulasi dengan penambahan citosan udang dan STTP pada pakan. Bahan yang digunakan adalahTujuan penelitian ini adalah mengevaluasi penggunaan teknik enkapsulasi dengan penambahan citosan udang dan STTP pada pakan. Bahan yang digunakan adalah
UNITAS PDGUNITAS PDG Penelitian dilakukan dengan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Penelitian ini menggunakan limbah daun, batang,Penelitian dilakukan dengan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Penelitian ini menggunakan limbah daun, batang,
UnimorUnimor Penggunaan tepung temulawak level 1% hingga 2% pada pakan bukan level optimal dalam meningkatkan performa dan kualitas karkas broiler. Terdapat kecenderunganPenggunaan tepung temulawak level 1% hingga 2% pada pakan bukan level optimal dalam meningkatkan performa dan kualitas karkas broiler. Terdapat kecenderungan
JURNALFTIJAYABAYAJURNALFTIJAYABAYA Untuk mengatasi ketidakmampuan dalam mengelola sumber daya yang tersedia, maka kami akan merencanakan sebuah solusi bagi masyarakat Kampung Kolecer dalamUntuk mengatasi ketidakmampuan dalam mengelola sumber daya yang tersedia, maka kami akan merencanakan sebuah solusi bagi masyarakat Kampung Kolecer dalam
UNIMALUNIMAL Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober hingga November 2014 di Laboratorium Hatchery dan Teknologi Program Studi Budidaya Perairan Fakultas PertanianPenelitian dilaksanakan pada bulan Oktober hingga November 2014 di Laboratorium Hatchery dan Teknologi Program Studi Budidaya Perairan Fakultas Pertanian
PUBLIKASI UNTAGCIREBONPUBLIKASI UNTAGCIREBON Parameter yang diamati adalah pertumbuhan, efisiensi pakan, dan kelangsungan hidup ikan nila. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P0 menghasilkanParameter yang diamati adalah pertumbuhan, efisiensi pakan, dan kelangsungan hidup ikan nila. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P0 menghasilkan
UNIDAUNIDA Tepung ikan asin bawah standar sebagai pengganti tepung ikan dalam formulasi pakan dapat mengganti sebanyak 17%. Tepung ikan asin bawah standar (IABS)Tepung ikan asin bawah standar sebagai pengganti tepung ikan dalam formulasi pakan dapat mengganti sebanyak 17%. Tepung ikan asin bawah standar (IABS)
Useful /
UNIMALUNIMAL Pembentukan Kelompok Tani Hutan (KTH) dan kelompok dagang wisata pantai merupakan strategi efektif untuk memperkuat partisipasi masyarakat, mengontrolPembentukan Kelompok Tani Hutan (KTH) dan kelompok dagang wisata pantai merupakan strategi efektif untuk memperkuat partisipasi masyarakat, mengontrol
UNIMALUNIMAL Ada 6 kelas dari kelompok pitoplankton dan 4 kelas dari kelompok zooplankton. Jumlah genus paling banyak ditemukan jenis fitoplankton dan zooplankton masing-masingAda 6 kelas dari kelompok pitoplankton dan 4 kelas dari kelompok zooplankton. Jumlah genus paling banyak ditemukan jenis fitoplankton dan zooplankton masing-masing
UNIMALUNIMAL Perlakuan yang diberikan yaitu: perlakuan A (27 ppt), B (24 ppt), C (21 ppt), D (18 ppt) dan E (15 ppt). Parameter yang diamati adalah laju konsumsi oksigen,Perlakuan yang diberikan yaitu: perlakuan A (27 ppt), B (24 ppt), C (21 ppt), D (18 ppt) dan E (15 ppt). Parameter yang diamati adalah laju konsumsi oksigen,
UMRAHUMRAH Penelitian ini terdapat dua variasi yaitu varietas hijau dan varietas coklat dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan setiap variasi terdapat 3 perlakuanPenelitian ini terdapat dua variasi yaitu varietas hijau dan varietas coklat dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan setiap variasi terdapat 3 perlakuan