UMGUMG
Jurnal Perikanan Pantura (JPP)Jurnal Perikanan Pantura (JPP)Udang vaname (Litopenaeus vannamei) merupakan komoditas penting dalam budidaya perikanan karena memiliki pertumbuhan cepat dan nilai ekonomi tinggi, sehingga pengelolaan pakan menjadi faktor penting dalam meningkatkan efisiensi produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan frekuensi pemberian pakan terhadap pertumbuhan biomassa dan efisiensi pemanfaatan pakan pada udang vaname fase pemeliharaan DOC 30–60. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas tiga perlakuan frekuensi pemberian pakan, yaitu 3 kali/hari, 4 kali/hari, dan 5 kali/hari dengan tiga ulangan. Parameter yang diamati meliputi biomassa udang, nilai konversi pakan (Feed Conversion Ratio / FCR), serta kualitas air yang meliputi suhu, pH, oksigen terlarut (DO), dan salinitas. Data dianalisis menggunakan analisis varians (ANOVA) pada taraf signifikansi 5% dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi pemberian pakan berpengaruh nyata terhadap biomassa udang, dimana perlakuan 3 kali/hari menghasilkan biomassa sebesar 1148,67 ± 13,50 g, perlakuan 4 kali/hari sebesar 1182,33 ± 9,61 g, dan perlakuan 5 kali/hari sebesar 1204,00 ± 6,00 g. Perlakuan pemberian pakan lima kali per hari menghasilkan biomassa tertinggi dibandingkan perlakuan lainnya. Nilai FCR pada setiap perlakuan berada pada kisaran 0,86–0,87 dan tidak menunjukkan perbedaan nyata antar perlakuan. Kisaran kualitas air selama penelitian berada pada kondisi yang sesuai dengan standar SNI 01-7246-2006 sehingga mendukung pertumbuhan udang secara optimal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan frekuensi pemberian pakan dapat meningkatkan biomassa udang vaname, namun tidak memberikan pengaruh nyata terhadap efisiensi pemanfaatan pakan.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa frekuensi pemberian pakan berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan biomassa udang vaname.Perlakuan pemberian pakan lima kali sehari menghasilkan biomassa tertinggi dibandingkan perlakuan lainnya.Namun, perbedaan frekuensi pemberian pakan tidak menunjukkan pengaruh nyata terhadap efisiensi pemanfaatan pakan, yang ditunjukkan oleh nilai FCR yang relatif serupa pada semua perlakuan.Kondisi kualitas air selama penelitian tetap optimal dan mendukung pertumbuhan udang.
Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengkaji pengaruh frekuensi pemberian pakan pada berbagai tingkat kepadatan tebar udang vaname, karena kepadatan tebar dapat memengaruhi dinamika konsumsi pakan dan kualitas air. Selain itu, studi lebih lanjut dapat mengeksplorasi interaksi antara frekuensi pemberian pakan, kualitas pakan yang berbeda, dan manajemen kualitas air untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan efisiensi pakan. Terakhir, penelitian yang berfokus pada respons fisiologis udang terhadap variasi frekuensi pemberian pakan, seperti aktivitas enzim pencernaan dan ekspresi gen terkait metabolisme, dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang mekanisme yang mendasari pengaruh frekuensi pakan terhadap pertumbuhan dan kesehatan udang. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif untuk mengembangkan strategi manajemen pakan yang lebih efektif dan berkelanjutan dalam budidaya udang vaname.
| File size | 419.15 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
JOMPARNDJOMPARND Berdasarkan hasil angket dari 20 responden, diperoleh rata-rata skor keseluruhan sebesar 3,97 dari skala 5. Skor tertinggi terdapat pada pernyataan mengenaiBerdasarkan hasil angket dari 20 responden, diperoleh rata-rata skor keseluruhan sebesar 3,97 dari skala 5. Skor tertinggi terdapat pada pernyataan mengenai
JOMPARNDJOMPARND Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan ibu-ibu PKK melalui pelatihan pengolahan kulit pisang goroho menjadi teh herbal bernilai kesehatanKegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan ibu-ibu PKK melalui pelatihan pengolahan kulit pisang goroho menjadi teh herbal bernilai kesehatan
UNRAMUNRAM Namun keterbatasan pengetahuan mengenai teknik budidaya udang seperti konstruksi tambak yang benar, pengelolaan kualitas air, pengelolaan pakan, dan berbagaiNamun keterbatasan pengetahuan mengenai teknik budidaya udang seperti konstruksi tambak yang benar, pengelolaan kualitas air, pengelolaan pakan, dan berbagai
UNIBUNIB Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian lahan mangrove di Pulau Kelapan untuk dikembangkan sebagai lokasi wisata. Data yang diambil meliputiPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian lahan mangrove di Pulau Kelapan untuk dikembangkan sebagai lokasi wisata. Data yang diambil meliputi
UNIBUNIB Namun, masih ada sejumlah indikator di setiap domain yang memiliki skor rendah sehingga diperlukan upaya untuk meningkatkan manajemen. Analisis indeksNamun, masih ada sejumlah indikator di setiap domain yang memiliki skor rendah sehingga diperlukan upaya untuk meningkatkan manajemen. Analisis indeks
UNIBUNIB Sebagian besar kegiatan penangkapan ikan oleh nelayan di Kota Bengkulu masih menggunakan armada dan alat tangkap sederhana. Teknologi sederhana berdampakSebagian besar kegiatan penangkapan ikan oleh nelayan di Kota Bengkulu masih menggunakan armada dan alat tangkap sederhana. Teknologi sederhana berdampak
UNIBUNIB Kami mengidentifikasi 6 haplotip untuk P. versicolor dari Teluk Cenderawasih dan 7 haplotip untuk populasi lobster P. versicolor dari perairan Lombok.Kami mengidentifikasi 6 haplotip untuk P. versicolor dari Teluk Cenderawasih dan 7 haplotip untuk populasi lobster P. versicolor dari perairan Lombok.
UNIBUNIB Selain meminimalisasi dampak pencemaran, nata de fish merupakan kreativitas olahan produk perikanan di Banyuwangi. Pemanfaatan limbah lemuru dalam penelitianSelain meminimalisasi dampak pencemaran, nata de fish merupakan kreativitas olahan produk perikanan di Banyuwangi. Pemanfaatan limbah lemuru dalam penelitian
Useful /
UMGUMG Rumput laut sebagai salah satu produk strategis nasional yang sedang digalakkan oleh Pemerintah Indonesia harus mampu bersaing sebagai produk ekspor bermutuRumput laut sebagai salah satu produk strategis nasional yang sedang digalakkan oleh Pemerintah Indonesia harus mampu bersaing sebagai produk ekspor bermutu
UMGUMG Deteksi fenolik dan flavonoid menggunakan uji fitokimia dengan larutan FeCl3 dan magnesium HCl. Hasil analisa menunjukkan kadar air P,australis di 3 lokasiDeteksi fenolik dan flavonoid menggunakan uji fitokimia dengan larutan FeCl3 dan magnesium HCl. Hasil analisa menunjukkan kadar air P,australis di 3 lokasi
JOMPARNDJOMPARND Pendidikan memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter, kemampuan, dan masa depan seseorang. Dalam konteks era digital saat ini, pendidikanPendidikan memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter, kemampuan, dan masa depan seseorang. Dalam konteks era digital saat ini, pendidikan
UMGUMG Dengan penurunan tersebut kerang hijau yang dibudidayakan oleh para nelayan semakin aman untuk dimanfaatkan dan dikonsumsi manusia dalam berbagai bentukDengan penurunan tersebut kerang hijau yang dibudidayakan oleh para nelayan semakin aman untuk dimanfaatkan dan dikonsumsi manusia dalam berbagai bentuk