UMGUMG
Jurnal Perikanan Pantura (JPP)Jurnal Perikanan Pantura (JPP)Selat Madura merupakan salah satu perairan produktif di Jawa Timur yang menjadi sumber penghidupan bagi nelayan tradisional di sepanjang pesisirnya. Perairan Kenjeran, Surabaya sebagai sentra nelayan tradisional yang menerapkan sistem one day fishing menggunakan surface gill net untuk menangkap ikan Belanak (Mugil cephalus). Efektivitas penangkapan dipengaruhi oleh lama perendaman (soaking time) yang perlu dioptimalkan untuk meningkatkan hasil tangkapan sekaligus meminimalkan tangkapan sampingan (bycatch). Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh lama perendaman terhadap jumlah tangkapan ikan Belanak dan bycatch, serta menentukan lama perendaman optimal. Metode experimental fishing dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) menguji tiga perlakuan: 1 jam (P1), 3 jam (P2), dan 5 jam (P3), masing-masing dengan 9 ulangan. Surface gill net berukuran panjang 36 meter, tinggi 3 meter, dan mesh size 1,5 inci dioperasikan pada Desember 2025–Januari 2026. Data dianalisis menggunakan ANOVA pada taraf nyata 95% dan uji Tukey HSD untuk tangkapan target, serta uji Kruskal-Wallis dan uji Dunn untuk bycatch. Hasil menunjukkan lama perendaman berpengaruh signifikan terhadap tangkapan Belanak (F=7,496; p=0,003) dan bycatch (H=6,750; p=0,034). Rata-rata tangkapan meningkat dari P1 (2,22 ekor), P2 (6,66 ekor), hingga P3 (8,33 ekor), namun P2 dan P3 tidak berbeda signifikan. Perendaman 3 jam memberikan rasio target:bycatch terbaik (1:0,07) dengan persentase target 93,80%. Lama perendaman optimal adalah 3 jam, mendukung efisiensi operasional dan keberlanjutan perikanan pesisir.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa.(1) Lama perendaman surface gill net berpengaruh signifikan terhadap hasil tangkapan ikan Belanak (Mugil cephalus) di perairan Kenjeran dan terhadap tangkapan sampingan/bycatch.Perlakuan 1 jam menghasilkan tangkapan yang signifikan lebih rendah dibandingkan perlakuan 3 jam dan 5 jam, sedangkan antara 3 jam dan 5 jam tidak terdapat perbedaan yang signifikan.(2) Lama perendaman optimal untuk operasi surface gill net di perairan Kenjeran adalah 3 jam (P2), yang memberikan keseimbangan terbaik antara produktivitas tangkapan target dan selektivitas alat tangkap, dengan rasio target.0,07), mendukung efisiensi operasional sistem one day fishing dan prinsip keberlanjutan perikanan pesisir.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki lebih lanjut pengaruh lama perendaman pada kualitas ikan Belanak yang tertangkap. Selain itu, variasi ukuran mata jaring (mesh size) juga dapat menjadi fokus penelitian untuk meningkatkan selektivitas alat tangkap dan mengurangi bycatch. Penelitian juga dapat dilakukan pada musim penangkapan yang berbeda, terutama pada bulan Februari–April saat puncak musim, untuk memahami dinamika tangkapan ikan Belanak. Dengan mempertimbangkan aspek biologis, ekologis, ekonomi, dan operasional, penelitian lanjutan dapat memberikan rekomendasi yang lebih komprehensif bagi nelayan dan pihak terkait dalam pengelolaan perikanan pesisir yang efisien dan berkelanjutan.
| File size | 259.26 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UNSULBARUNSULBAR Sorgum yang digunakan dalam penyusunan pakan telah melalui pengujian laboratorium untuk ditingkatkan kualitas nutrisinya dengan menggunakan fermentasiSorgum yang digunakan dalam penyusunan pakan telah melalui pengujian laboratorium untuk ditingkatkan kualitas nutrisinya dengan menggunakan fermentasi
UNSULBARUNSULBAR Ayam kampung mempunyai potensi besar yang dapat dikembangkan sebagai bibit pada upaya pemenuhan kebutuhan akan konsumsi hewani. Salah satu solusi dalamAyam kampung mempunyai potensi besar yang dapat dikembangkan sebagai bibit pada upaya pemenuhan kebutuhan akan konsumsi hewani. Salah satu solusi dalam
UNSULBARUNSULBAR Sampel caplak Boophilus microplus yang digunakan sebanyak 125 ekor dengan 5 kali ulangan dan setiap ulangan terdiri dari 5 ekor caplak. Analisis data menggunakanSampel caplak Boophilus microplus yang digunakan sebanyak 125 ekor dengan 5 kali ulangan dan setiap ulangan terdiri dari 5 ekor caplak. Analisis data menggunakan
UNSULBARUNSULBAR Desa wisata yang difokuskan pada agro-pertanian berkembang pesat melalui pendekatan community based tourism (CBT) yang menekankan pada keterlibatan masyarakatDesa wisata yang difokuskan pada agro-pertanian berkembang pesat melalui pendekatan community based tourism (CBT) yang menekankan pada keterlibatan masyarakat
UNSULBARUNSULBAR Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak tersebut, dengan fokus pada PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk. Unit Makassar di Desa Pucak, Kecamatan Tompobulu,Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak tersebut, dengan fokus pada PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk. Unit Makassar di Desa Pucak, Kecamatan Tompobulu,
UNSULBARUNSULBAR Variabel yang dianalisis yaitu: persepsi, sanitasi, dan vaksinasi. Lokasi penelitian yaitu Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar Provinsi SulawesiVariabel yang dianalisis yaitu: persepsi, sanitasi, dan vaksinasi. Lokasi penelitian yaitu Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi
UNSULBARUNSULBAR Pengetahuan yang rendah ini sangat mempengaruhi pengelolaan dan manajemen ternak kambing PE, sehingga diperlukan upaya peningkatan informasi dan edukasiPengetahuan yang rendah ini sangat mempengaruhi pengelolaan dan manajemen ternak kambing PE, sehingga diperlukan upaya peningkatan informasi dan edukasi
UNSULBARUNSULBAR Kesimpulan: pertanian terintegrasi berdampak signifikan terhadap peningkatan produktivitas pertanian. Masyarakat merespons positif penerapan pertanianKesimpulan: pertanian terintegrasi berdampak signifikan terhadap peningkatan produktivitas pertanian. Masyarakat merespons positif penerapan pertanian
Useful /
UMGUMG The findings indicate that active components in octopus ink can interrupt bacterial cell-to-cell communication by blocking QS autoinducers, reducing virulenceThe findings indicate that active components in octopus ink can interrupt bacterial cell-to-cell communication by blocking QS autoinducers, reducing virulence
UNSULBARUNSULBAR Ikan ini sangat diminati dan memiliki nilai ekonomis tinggi khususnya bagi para penggemar ikan hias dari dalam maupun luar negeri. Ikan ini masih sulitIkan ini sangat diminati dan memiliki nilai ekonomis tinggi khususnya bagi para penggemar ikan hias dari dalam maupun luar negeri. Ikan ini masih sulit
UNSULBARUNSULBAR Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik peternak yang menjalankan IB adalah: sebanyak 40 (54,74 %)Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik peternak yang menjalankan IB adalah: sebanyak 40 (54,74 %)
UMGUMG Penelitian ini memiliki 2 tahap yaitu penelitian secara deskriptif dan eksperimental dengan pengambilan sempel pada 3 titik stasiun sungai waung. SamplePenelitian ini memiliki 2 tahap yaitu penelitian secara deskriptif dan eksperimental dengan pengambilan sempel pada 3 titik stasiun sungai waung. Sample