UMGUMG
Jurnal Perikanan Pantura (JPP)Jurnal Perikanan Pantura (JPP)Ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan bahan pangan secara kuantitas, tetapi juga mencakup aspek kualitas, aksesibilitas, dan keberlanjutan produksi. Sektor perikanan memiliki peranan penting sebagai penyedia sumber protein hewani yang murah, sehat, dan mudah diterima masyarakat luas. Salah satu elemen penting dalam keberhasilan budidaya adalah ketersediaan benih ikan berkualitas. Instalasi Perikanan Budidaya (IPB) Punten berperan aktif dalam menyediakan benih berkualitas yang dibutuhkan oleh pelaku usaha perikanan. Oleh karena itu, kontribusi instalasi pembenihan seperti IPB Punten sangat relevan dalam mendukung ketahanan pangan nasional, terutama dalam menyediakan bahan baku yang memadai bagi sektor budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam peran IPB Punten dalam mendukung ketahanan pangan melalui penyediaan benih berkualitas, serta menilai dampaknya terhadap pelaku budidaya dan sektor perikanan secara umum. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data yang diperoleh dari observasi, wawancara, dan dokumentasi kemudian dianalisis dengan metode analisis deskriptif kualitatif. IPB Punten merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis dari Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur memilki fasilitas dan infrastruktur yang dapat memperkuat operasionalisasi pembenihan secara terstandarisasi dan berkelanjutan. Sehingga berperan dalam mendukung ketahanan pangan antara lain dapat menjamin pasokan ikan sebagai sumber protein, mendukung diversifikasi pangan, meningkatkan perekonomian pembudidaya. Selain itu juga dapat menjaga stabilitas harga pangan dan keberlanjutan produksi dengan mengutamakan teknologi ramah lingkungan.
Instalasi Perikanan Budidaya (IPB) Punten berperan sebagai unit teknis operasional yang mendukung ketahanan pangan lokal dan nasional melalui penyediaan benih ikan air tawar berkualitas, demonstrasi teknologi budidaya, pelatihan, dan penelitian terapan.Fasilitas dan infrastruktur yang tersedia di IPB Punten memperkuat operasionalisasi pembenihan secara terstandarisasi dan berkelanjutan.Peran IPB Punten dalam mendukung ketahanan pangan meliputi menjamin pasokan ikan, mendukung diversifikasi pangan, meningkatkan perekonomian pembudidaya, menjaga stabilitas harga pangan, dan keberlanjutan produksi dengan teknologi ramah lingkungan.
Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengevaluasi secara komprehensif standar kualitas benih yang dihasilkan IPB Punten, termasuk penerapan teknologi pembenihan modern. Selain itu, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi potensi pengembangan spesies ikan lokal yang adaptif terhadap perubahan iklim dan memiliki nilai ekonomis tinggi, sehingga dapat memperluas kontribusi IPB Punten terhadap diversifikasi pangan. Terakhir, penelitian perlu difokuskan pada analisis efektivitas program pelatihan dan pendampingan yang diselenggarakan IPB Punten bagi pembudidaya, serta dampaknya terhadap peningkatan produktivitas dan kesejahteraan mereka, dengan mempertimbangkan aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan secara terintegrasi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi strategis untuk meningkatkan peran IPB Punten sebagai pusat inovasi dan pengembangan perikanan budidaya berkelanjutan, serta memperkuat ketahanan pangan nasional.
| File size | 371.98 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UNSULBARUNSULBAR Penggunaan pakan berbasis sorgum dengan persentase sorgum 100% menghasilkan FCR lebih rendah, namun pertambahan bobot badan itik tidak optimal. PemberianPenggunaan pakan berbasis sorgum dengan persentase sorgum 100% menghasilkan FCR lebih rendah, namun pertambahan bobot badan itik tidak optimal. Pemberian
UNSULBARUNSULBAR Sebanyak 60 ekor anak ayam kampung yang dipergunakan, pemeliharaan dilakukan selama 42 hari. Penelitian ini memakai rancangan acak lengkap (RAL) denganSebanyak 60 ekor anak ayam kampung yang dipergunakan, pemeliharaan dilakukan selama 42 hari. Penelitian ini memakai rancangan acak lengkap (RAL) dengan
UNSULBARUNSULBAR Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. memiliki dampak sosial ekonomi yang beragam. Dampak negatif meliputi bau tidak sedap dari pembakaran ayam dan limbahHasil penelitian menunjukkan bahwa PT. memiliki dampak sosial ekonomi yang beragam. Dampak negatif meliputi bau tidak sedap dari pembakaran ayam dan limbah
UNSULBARUNSULBAR Ternak tidak diberi pakan berupa konsentrat, serta frekuensi dan cara pemberian pakan yang belum tepat. Dapat disimpulkan bahwa masyarakat peternak kerbauTernak tidak diberi pakan berupa konsentrat, serta frekuensi dan cara pemberian pakan yang belum tepat. Dapat disimpulkan bahwa masyarakat peternak kerbau
UNSULBARUNSULBAR terhadap pertumbuhan benih ikan nila. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Jurusan Perikanan, Universitas Sulawesi Barat. Benih ikan nila yang digunakanterhadap pertumbuhan benih ikan nila. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Jurusan Perikanan, Universitas Sulawesi Barat. Benih ikan nila yang digunakan
UNSULBARUNSULBAR Salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan memanfaatkan bahan alami yang memiliki sifat antimikroba dan ramah lingkungan. PenelitianSalah satu upaya untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan memanfaatkan bahan alami yang memiliki sifat antimikroba dan ramah lingkungan. Penelitian
UNSULBARUNSULBAR Sedangkan kandungan protein kasar, lipid kasar, karbohidrat, dan abu usus ayam masing-masing 64,30 %, 9,12 %, 22,49 %, dan 4,12 %, serta pakan GELnat adalahSedangkan kandungan protein kasar, lipid kasar, karbohidrat, dan abu usus ayam masing-masing 64,30 %, 9,12 %, 22,49 %, dan 4,12 %, serta pakan GELnat adalah
UNSULBARUNSULBAR Penelitian ini menganalisis karakteristik tempat peneluran penyu, kondisi lingkungan, aktivitas peneluran penyu, dan persepsi masyarakat setempat. MetodePenelitian ini menganalisis karakteristik tempat peneluran penyu, kondisi lingkungan, aktivitas peneluran penyu, dan persepsi masyarakat setempat. Metode
Useful /
UNSULBARUNSULBAR Hal ini disebabkan oleh keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan lokal, pemerataan ekonomi, dan pemberdayaan politik dalam pengambilan keputusan yangHal ini disebabkan oleh keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan lokal, pemerataan ekonomi, dan pemberdayaan politik dalam pengambilan keputusan yang
UNSULBARUNSULBAR Jenis penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif. Variabel yang dianalisis yaitu: persepsi, sanitasi, dan vaksinasi. Lokasi penelitian yaitu KecamatanJenis penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif. Variabel yang dianalisis yaitu: persepsi, sanitasi, dan vaksinasi. Lokasi penelitian yaitu Kecamatan
UMGUMG Sedangkan nilai terdapat pada perlakuan C (kepadatan bandeng dan udang 30 ekor/m2, rumput laut 1000 g/m2) yaitu 0,78. Perlakuan kepadatan yang berbedaSedangkan nilai terdapat pada perlakuan C (kepadatan bandeng dan udang 30 ekor/m2, rumput laut 1000 g/m2) yaitu 0,78. Perlakuan kepadatan yang berbeda
UMGUMG Kemudian sejumlah 10 kg kerang hijau dimasukkan pada bak2 uji dengan Volume 150 liter air untuk dilakukan kegiatan depurasi. Parameter yang diamati selamaKemudian sejumlah 10 kg kerang hijau dimasukkan pada bak2 uji dengan Volume 150 liter air untuk dilakukan kegiatan depurasi. Parameter yang diamati selama