UMGUMG
Jurnal Perikanan Pantura (JPP)Jurnal Perikanan Pantura (JPP)Padina sp. adalah salah satu alga coklat yang banyak ditemukan di perairan pesisir wilayah tropis. Padina sp memiliki nilai ekonomi dan telah dimanfaatkan untuk kebutuhan industri. Tujuan penelitian untuk mengkaji kadar air dan abu serta deteksi senyawa bioaktif flavonoid dan fenolik dari ekstrak metanol alga P.australis yang tumbuh di perairan pantai Desa Eri, Laha dan Tawiri Teluk Ambon. Pengambilan sampel alga dilakukan pada saat surut dengan pengukuran suhu, salinitas dan pH perairan. Alga dipreparasi menjadi simplisia kering kemudian di ekstraksi dengan metanol (1:3 b/v) secara maserasi selama 24 jam, Kadar air dianalisis dengan metode oven udara dan kadar abu dengan pengabuan langsung. Deteksi fenolik dan flavonoid menggunakan uji fitokimia dengan larutan FeCl3 dan magnesium HCl. Hasil analisa menunjukkan kadar air P,australis di 3 lokasi berkisar 14,23 %-16,92% dan memenuhi.SNI rumput laut kering sedangkan kadar abu P.australis (23,37 %-29,33%) dari perairan pantai Eri yang memenuhi SNI. Ekstrak metanol P.australis dari perairan pantai Eri, laha dan Tawari terdeteksi senyawa golongan flavonoid dan fenolik kekecualian pada perairan pantai Tawiri dan Laha fenolik negatif.
Berdasarkan hasil penelitian kadar air makroalga P.australis kering dari perairan pantai Eri, Laha dan Tawiri di pesisir pulau Ambon memenuhi SNI rumput laut kering sedangkan kadar abu P.australis dari perairan pantai Laha dan Tawiri tidak memenuhi SNI (> 25%).australis di 3 lokasi perairan pantai pesisir Teluk Ambon terdeteksi senyawa flavonoid dan fenolik kecuali P.australis negatif dari pantai Tawiri dan Laha.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang pengaruh faktor lingkungan, seperti suhu, salinitas, dan intensitas cahaya, terhadap komposisi senyawa bioaktif pada jenis rumput laut yang sama. Selain itu, studi tentang interaksi antara faktor biotik dan abiotik dalam mempengaruhi kandungan senyawa bioaktif juga dapat menjadi fokus penelitian. Penelitian tentang korelasi antara kadar abu dan kandungan fenolik/flavonoid dalam rumput laut dapat dikembangkan lebih lanjut dengan mempertimbangkan jenis rumput laut, kondisi lingkungan, dan proses pengolahan yang berbeda. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam memahami faktor-faktor yang mempengaruhi kandungan senyawa bioaktif pada rumput laut.
| File size | 387.13 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UNSULBARUNSULBAR Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan kombinasi sorgum 50% dan jagung 50% menghasilkan kualitas pakan dengan presentasi kandungan protein kasar,Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan kombinasi sorgum 50% dan jagung 50% menghasilkan kualitas pakan dengan presentasi kandungan protein kasar,
UNSULBARUNSULBAR Pemijahan buatan dengan stimulasi hormon pada ikan botia di BPPBIH berjalan dengan cukup baik, dimana FR, HR dan SR cukup tinggi. Pemijahan buatan denganPemijahan buatan dengan stimulasi hormon pada ikan botia di BPPBIH berjalan dengan cukup baik, dimana FR, HR dan SR cukup tinggi. Pemijahan buatan dengan
UNSULBARUNSULBAR Rataan pertumbuhan panjang mutlak, pertumbuhan bobot mutlak, laju pertumbuhan harian, kelangsungan hidup dan efisiensi pemanfaatan pakan benih ikan nilaRataan pertumbuhan panjang mutlak, pertumbuhan bobot mutlak, laju pertumbuhan harian, kelangsungan hidup dan efisiensi pemanfaatan pakan benih ikan nila
UNSULBARUNSULBAR Budidaya ikan dengan sumber air dari sungai, muara dan laut (pantai) sangat rentan terhadap pencemaran. Kontaminasi logam berat di daerah muara dan pesisirBudidaya ikan dengan sumber air dari sungai, muara dan laut (pantai) sangat rentan terhadap pencemaran. Kontaminasi logam berat di daerah muara dan pesisir
UNSULBARUNSULBAR Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa konsentrasi ekstrak daun sirih yang terbaik sebagai antibakteri adalah 0,3 mL/100 g pakan dengan rataanBerdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa konsentrasi ekstrak daun sirih yang terbaik sebagai antibakteri adalah 0,3 mL/100 g pakan dengan rataan
UNSULBARUNSULBAR Pakan uji yang digunakan adalah usus ayam yang diperoleh dari pembudidaya dan pakan GELnat buatan sendiri. Penelitian ini dilakukan dengan dua perlakuanPakan uji yang digunakan adalah usus ayam yang diperoleh dari pembudidaya dan pakan GELnat buatan sendiri. Penelitian ini dilakukan dengan dua perlakuan
UNSULBARUNSULBAR cervicornis di atas 90 % pada kedua Pulau. Adapun laju pertumbuhan karang di Pulau Barrang Lompo adalah 2,6 mm per minggu sementara di Pulau Barrang Caddicervicornis di atas 90 % pada kedua Pulau. Adapun laju pertumbuhan karang di Pulau Barrang Lompo adalah 2,6 mm per minggu sementara di Pulau Barrang Caddi
UNSULBARUNSULBAR Hasil penelitian menunjukkan SOS kerang yang berasal dari perairan Maccini Baji lebih tinggi dengan kandungan logam Cd 0,16 µg/g dibandingkan SOS kerangHasil penelitian menunjukkan SOS kerang yang berasal dari perairan Maccini Baji lebih tinggi dengan kandungan logam Cd 0,16 µg/g dibandingkan SOS kerang
Useful /
UMGUMG Octopus ink extract, rich in bioactive compounds like alkaloids, has attracted attention. This study evaluates the effectiveness of octopus ink extractOctopus ink extract, rich in bioactive compounds like alkaloids, has attracted attention. This study evaluates the effectiveness of octopus ink extract
UNSULBARUNSULBAR Penelitian ini memakai rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan, 3 ulangan. Adapun perlakuan yang digunakan terdiri atas P0 (kontrol negatif); P1Penelitian ini memakai rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan, 3 ulangan. Adapun perlakuan yang digunakan terdiri atas P0 (kontrol negatif); P1
UNSULBARUNSULBAR Wafer pakan ternak berbasis limbah jagung dengan lama penyimpanan hingga 8 minggu merupakan penyajian pakan ternak dengan inovasi teknologi pengolahanWafer pakan ternak berbasis limbah jagung dengan lama penyimpanan hingga 8 minggu merupakan penyajian pakan ternak dengan inovasi teknologi pengolahan
UNSULBARUNSULBAR Rataan waktu kematian caplak terlama terdapat pada perlakuan P1 (25 % infusa daun belimbing wuluh) yaitu 349,52 ± 11,82c menit atau 5 jam 50 menit. DapatRataan waktu kematian caplak terlama terdapat pada perlakuan P1 (25 % infusa daun belimbing wuluh) yaitu 349,52 ± 11,82c menit atau 5 jam 50 menit. Dapat