UNSULBARUNSULBAR
Seminar Nasional Peternakan, Kelautan, dan PerikananSeminar Nasional Peternakan, Kelautan, dan PerikananPenggunaan sorgum dalam pakan unggas dapat meningkatkan feed conversion ratio, pertumbuhan bobot badan, serta stabilitas pakan selama penyimpanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggantian jagung dengan sorgum dengan perlakuan enzimatis untuk meningkatkan kualitas nutrisi dan performa produk pakan pellet untuk itik hibrida. Penelitian dilakukan di Bone Sulawesi Selatan pada itik jenis Hibrida Indian runner × pekking umur 4 bulan, rancangan perlakuan terdiri dari lima yaitu (P0) jagung 100 % dan sorgum 0 %, (P1) jagung 25 % dan sorgum 75 %, (P2) jagung 50 % dan sorgum 50 %, (P3) jagung 75 % dan sorgum 25 %, dan (P4) jagung 0 % dan sorgum 100 %. Sorgum yang digunakan dalam penyusunan pakan telah melalui pengujian laboratorium untuk ditingkatkan kualitas nutrisinya dengan menggunakan fermentasi guna mengurangi kandungan tanin dalam pakan dan meningkatkan protein kasar dan menurunkan serat kasar, feed convertion ratio, dan konsumsi. Hasil penelitian didapatkan bahwa pengunaan pakan berbasis sorgum dengan persentase sorgum 100 % dapat menghasilkan nilai feed convertion ratio lebih rendah namun pertambahan bobot badanya tidak seperti pakan yang di berikan sorgum dan perlakuan dengan pemberian sorgum 75 % dapat memberikan hasil yang berdekatan dengan pelakuan sorgum 25 % dan 50 % namun dengan feed convertion ratio dan pertumbuahn bobot badan paling tinggi.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan kombinasi sorgum 50% dan jagung 50% menghasilkan kualitas pakan dengan presentasi kandungan protein kasar, serat kasar, energi, dan lemak kasar paling tinggi.Penggunaan pakan berbasis sorgum dengan persentase sorgum 100% menghasilkan FCR lebih rendah, namun pertambahan bobot badan itik tidak optimal.Pemberian sorgum 75% memberikan hasil yang sebanding dengan perlakuan sorgum 25% dan 50%, dengan FCR dan pertumbuhan bobot badan yang lebih tinggi.
Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengidentifikasi varietas sorgum unggul yang memiliki kandungan nutrisi optimal dan kadar tanin rendah, sehingga dapat meningkatkan efisiensi penggunaan pakan pada itik hibrida. Selain itu, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengoptimalkan formulasi enzim yang ditambahkan pada pakan berbasis sorgum, dengan tujuan meningkatkan pencernaan nutrisi dan performa produksi itik. Terakhir, penelitian perlu dilakukan untuk mengevaluasi dampak penggunaan pakan berbasis sorgum terhadap kualitas daging dan telur itik hibrida, serta potensi manfaat kesehatan bagi konsumen, sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi produk peternakan dan mendukung keberlanjutan sistem pangan.
| File size | 416.95 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
IPBIPB Penelitian ini bertujuan menganalisis kelayakan finansial dengan membandingkan dua tipe sistem integrasi kopi‑sapi perah, tipe 1 (integrasi yang sudahPenelitian ini bertujuan menganalisis kelayakan finansial dengan membandingkan dua tipe sistem integrasi kopi‑sapi perah, tipe 1 (integrasi yang sudah
APPERTANIAPPERTANI Hasil menunjukkan bahwa emisi rata-rata per ekor sapi per tahun berada pada kisaran 1,67 ton CO2-eq yang sebanding dengan standar negara berkembang. JakartaHasil menunjukkan bahwa emisi rata-rata per ekor sapi per tahun berada pada kisaran 1,67 ton CO2-eq yang sebanding dengan standar negara berkembang. Jakarta
LITERASISAINSLITERASISAINS Kegiatan ini mendorong partisipasi aktif residen dalam proses pemulihan diri secara mandiri melalui pengetahuan tentang konsep self-healing dan stimulasiKegiatan ini mendorong partisipasi aktif residen dalam proses pemulihan diri secara mandiri melalui pengetahuan tentang konsep self-healing dan stimulasi
UNSULBARUNSULBAR Sarang-sarang ini berisi total 1. 442 telur, dengan tingkat keberhasilan penetasan 94 %, menghasilkan 1. 362 tukik, 53 telur gagal menetas, dan 27 tukikSarang-sarang ini berisi total 1. 442 telur, dengan tingkat keberhasilan penetasan 94 %, menghasilkan 1. 362 tukik, 53 telur gagal menetas, dan 27 tukik
UNSULBARUNSULBAR Metode penelitian adalah metode survei. Jumlah responden sebanyak 73 akseptor IB. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkanMetode penelitian adalah metode survei. Jumlah responden sebanyak 73 akseptor IB. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan
UNSULBARUNSULBAR Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tingkat pengetahuan peternak mengenai potensi susu kambing Peranakan Etawah (PE) di Kecamatan Campalagian,Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tingkat pengetahuan peternak mengenai potensi susu kambing Peranakan Etawah (PE) di Kecamatan Campalagian,
UNSULBARUNSULBAR Suplementasi tepung limbah ikan sebesar 10% pada fermentasi pakan berbasis limbah sayuran merupakan yang terbaik berdasarkan penilaian kandungan nutrisiSuplementasi tepung limbah ikan sebesar 10% pada fermentasi pakan berbasis limbah sayuran merupakan yang terbaik berdasarkan penilaian kandungan nutrisi
UNSULBARUNSULBAR Lemna sp. yang diberikan dicincang‑cincang sehingga ukurannya lebih kecil sesuai dengan bukaan mulut benih ikan nila. Penelitian ini menggunakan RancanganLemna sp. yang diberikan dicincang‑cincang sehingga ukurannya lebih kecil sesuai dengan bukaan mulut benih ikan nila. Penelitian ini menggunakan Rancangan
Useful /
UTUUTU Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan alat ukur antropometri dan dianalisis menggunakan survei gizi. Penelitian menunjukkan bahwa 12% siswa mengalamiData dikumpulkan menggunakan kuesioner dan alat ukur antropometri dan dianalisis menggunakan survei gizi. Penelitian menunjukkan bahwa 12% siswa mengalami
UNSULBARUNSULBAR Salah satu solusi dalam meningkatkan performa ayam kampung yaitu dengan peningkatan perbaikan sistem pencernaan pada masa starter dengan pemberian airSalah satu solusi dalam meningkatkan performa ayam kampung yaitu dengan peningkatan perbaikan sistem pencernaan pada masa starter dengan pemberian air
UNSULBARUNSULBAR Parameter yang diukur adalah panjang relatif dan bobot relatif jejunum. Data diolah menggunakan analisis ragam pada taraf signifikansi 5 %, jika berpengaruhParameter yang diukur adalah panjang relatif dan bobot relatif jejunum. Data diolah menggunakan analisis ragam pada taraf signifikansi 5 %, jika berpengaruh
APPERTANIAPPERTANI Analysis showed that CD44 expression was higher than β-Actin when evaluated with ImageJ software. These findings align with RT-qPCR results, which requireAnalysis showed that CD44 expression was higher than β-Actin when evaluated with ImageJ software. These findings align with RT-qPCR results, which require