UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry

Jurnal AdabiyaJurnal Adabiya

Penelitian ini berangkat dari masalah masih adanya perilaku bibliocrime meskipun pihak pengelola Perpustakaan Universitas Ubudiyah Indonesia telah melakukan usaha pencegahan. Oleh karena itu, perlu dievaluasi kembali setiap usaha pencegahan bibliocrime guna melihat sejauh mana keberhasilan upaya pencegahan yang telah diterapkan dan dapat ditingkatkan lagi untuk kedepannya agar lebih efektif dan efisien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya pencegahan bibliocrime yang dilakukan di Perpustakaan Universitas Ubudiyah Indonesia dan dampak dari penerapan upaya pencegahan bibliocrime terhadap pelestarian koleksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah pihak pengelola perpustakaan Universitas Ubudiyah Indonesia, sedangkan objek penelitian ini adalah upaya preventif yang dilakukan oleh pihak pengelola Perpustakaan Universitas Ubudiyah Indonesia dalam mencegah bibliocrime. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Model evaluasi yang digunakan adalah model discrepancy dimana penilaian suatu program berdasarkan kesenjangan antara standar yang diharapkan dengan fakta di lapangan. Analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya pencegahan bibliocrime yang dilakukan oleh pengelola Perpustakaan Ubudiyah Indonesia Aceh yaitu arsitektur gedung dan desain ruangan, loker, petugas keamanan, security gate, barcode, pemeriksaan ketat buku yang baru dikembalikan, denda dan sanksi, dan program orientasi perpustakaan. Walaupun demikian, upaya pencegahan yang sudah sesuai dengan standar adalah pemeriksaan ketat pada buku yang baru dikembalikan. Dampak dari upaya pencegahan bibliocrime di perpustakaan Universitas Ubudiyah Indonesia terhadap pelestarian koleksi yaitu dengan adanya upaya pencegahan yang telah dilakukan tingkat bibliocrime menjadi lebih rendah sehingga menyebabkan terjaminnya kelestarian koleksi yang ada di perpustakaan.

Evaluasi upaya pencegahan bibliocrime di perpustakaan Ubudiyah Indonesia Aceh menunjukkan bahwa pemeriksaan ketat pada buku yang baru dikembalikan sudah sesuai dengan standar.Penerapan upaya pencegahan bibliocrime secara umum berkontribusi pada penurunan tingkat bibliocrime, sehingga menjamin kelestarian koleksi perpustakaan.Namun, terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, seperti keamanan fisik gedung, fungsi security gate, dan operasional barcode, agar lebih efektif dalam mencegah tindakan bibliocrime.

Berdasarkan hasil penelitian, perlu dilakukan pengembangan sistem keamanan perpustakaan yang lebih komprehensif. Pertama, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan sistem keamanan terintegrasi yang menggabungkan teknologi RFID dengan CCTV untuk pemantauan koleksi secara real-time dan deteksi dini potensi bibliocrime. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas berbagai metode sosialisasi dan edukasi kepada pemustaka mengenai pentingnya pelestarian koleksi dan konsekuensi dari tindakan bibliocrime, dengan mempertimbangkan pendekatan pembelajaran yang lebih interaktif dan menarik. Ketiga, studi lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor sosial dan psikologis yang berkontribusi terhadap perilaku bibliocrime di kalangan pemustaka, sehingga dapat dirancang program pencegahan yang lebih tepat sasaran dan efektif dalam mengubah perilaku tersebut. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan efektivitas upaya pelestarian koleksi di perpustakaan Universitas Ubudiyah Indonesia dan perpustakaan lainnya.

Read online
File size243.02 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test