UNNESUNNES
The Digest: Journal of Jurisprudence and LegisprudenceThe Digest: Journal of Jurisprudence and LegisprudenceGenerasi muda bangsa, seorang anak mempunyai hak dalam kesempatan untuk tumbuh kembang seluas-luasnya. Namun tidak semua seorang anak dapat mewujudkannya terutama anak-anak yang terhalang oleh perekonomian keluarga. Ikut menjadi tulang punggung keluarga, banyak fenomena pekerja anak di bawah umur menjadi permasalahan serius. Dalam penjelasan UU Ketenagakerjaan dan Perlindungan anak sendiri didapat perlindungan dan sanksi terhadap pekerja anak. Selain dari aturan yang dikeluarkan pemerintah, juga meratifikasi konvensi Internasional dalam menegakkan perlindungan hukum anak. Dalam penelitian dengan ini penulis menggunakan pengumpulan bahan kepustakaan mengkaji mengenai perlindungan hukum terhadap pekerja anak. Berlanjut dalam fenomena ini kajian terkait berbagai penyebab maraknya pekerja anak dalam masyarakat. Melihat dari fenomena ini dapat didapatkan bahwa pemerintah sendiri belum mampu mengoptimalkan upayanya untuk menangani permasalahan yang terjadi.
Fenomena pekerja anak saat ini bukanlah sebuah permasalahan yang mudah.Banyaknya tenaga kerja anak di bawah umur ini mengharuskan pemerintah memberikan perlindungan hukum kepada anak secara tegas.Perlindungan pekerja anak sendiri ada dalam ratifikasi dari konvensi Internasional, namun juga sebagian peraturan dibuat berdasarkan inisiatif pemerintah Indonesia sendiri.Meskipun secara jelas dalam UU Ketenagakerjaan maupun UU Perlindungan anak secara tegas mengatur terkait pekerja anak.Namun tetap perlindungan hukum serta sanksi pelanggaran terhadap pekerja anak harus diperhatikan.Melihat dari kondisi negara Indonesia yang masuk dalam negara berkembang dengan tingkat kemiskinan yang tinggi.Banyak faktor yang menjadi alasan kuat anak di bawah umur harus sudah ikut membantu dalam meningkatkan perekonomian keluarga.Kemiskinan memang faktor besar juga menjadi permasalahan rumit yang dihadapi pemerintah.Pemberian pemahaman dari pemerintah untuk masyarakat luas terkait hak asasi anak.
Untuk mengatasi permasalahan pekerja anak di bawah umur, pemerintah dapat fokus pada upaya pencegahan dan penegakan hukum. Selain itu, penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang hak-hak anak dan dampak negatif dari eksploitasi anak. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi strategi-strategi konkret untuk mengurangi jumlah pekerja anak, seperti program-program pendidikan dan pelatihan yang ditujukan untuk anak-anak dan keluarga mereka. Selain itu, studi-studi empiris dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi-intervensi yang telah dilakukan dan mengidentifikasi praktik-praktik terbaik dalam melindungi pekerja anak. Dengan demikian, upaya-upaya ini dapat membantu mengurangi jumlah pekerja anak dan memastikan hak-hak mereka terpenuhi.
| File size | 308.64 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIN MADINASTAIN MADINA Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan prinsip POAC dalam pengelolaan Masjid Raya Baiturrahman Semarang telah berjalan secaraBerdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan prinsip POAC dalam pengelolaan Masjid Raya Baiturrahman Semarang telah berjalan secara
STIAAMUNTAISTIAAMUNTAI Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif dan teknik pengumpulan data purpusive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwaPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif dan teknik pengumpulan data purpusive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
UM SURABAYAUM SURABAYA Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan studi dokumentasi guna memastikan validitas dan kelengkapan informasi. Dalam implementasinya,Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan studi dokumentasi guna memastikan validitas dan kelengkapan informasi. Dalam implementasinya,
DHARMAWANGSADHARMAWANGSA Artikel ini merinci dasar hukum dan ketentuan yang relevan untuk inisiatif legislatif Indonesia untuk melindungi anak-anak penyandang disabilitas fisikArtikel ini merinci dasar hukum dan ketentuan yang relevan untuk inisiatif legislatif Indonesia untuk melindungi anak-anak penyandang disabilitas fisik
UTUUTU Keumamah yang dikeringkan dengan oven lebih baik daripada keumamah yang dikeringkan dengan proses pengeringan tradisional (pengeringan matahari). BerdasarkanKeumamah yang dikeringkan dengan oven lebih baik daripada keumamah yang dikeringkan dengan proses pengeringan tradisional (pengeringan matahari). Berdasarkan
UTUUTU Berdasarkan data Riskesdas, pada tahun 2018 terdapat 1. 017.290 orang dengan diabetes mellitus dan 658.201 orang dengan hipertensi di Indonesia. PenelitianBerdasarkan data Riskesdas, pada tahun 2018 terdapat 1. 017.290 orang dengan diabetes mellitus dan 658.201 orang dengan hipertensi di Indonesia. Penelitian
UTUUTU The study highlights issues of overstaffing for non-professional roles and understaffing for professionals, impacting the quality of health services andThe study highlights issues of overstaffing for non-professional roles and understaffing for professionals, impacting the quality of health services and
UMAUMA Sumber keuangan daerah diatur dalam Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004, di mana Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan sumber utama keuangan daerah, sedangkanSumber keuangan daerah diatur dalam Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004, di mana Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan sumber utama keuangan daerah, sedangkan
Useful /
UTSUTS Tantangan yang dihadapi meliputi akses terbatas terhadap pelatihan, kesenjangan pendidikan, dan hambatan bahasa. Pemerintah dan lembaga pelatihan, baikTantangan yang dihadapi meliputi akses terbatas terhadap pelatihan, kesenjangan pendidikan, dan hambatan bahasa. Pemerintah dan lembaga pelatihan, baik
UTSUTS Penelitian ini menyimpulkan bahwa saluran distribusi bawang merah pada UD Widji Jaya menghadapi tantangan struktural berupa fluktuasi harga, panjangnyaPenelitian ini menyimpulkan bahwa saluran distribusi bawang merah pada UD Widji Jaya menghadapi tantangan struktural berupa fluktuasi harga, panjangnya
UTSUTS The results showed that there was no statistically significant difference between the financial literacy levels of FEB and non-FEB students. This resultThe results showed that there was no statistically significant difference between the financial literacy levels of FEB and non-FEB students. This result
STITUSASTITUSA Komite juga mengikuti kegiatan sekolah dan memberikan dukungan finansial dan pemikiran. Komite sekolah mengontrol perencanaan dan pelaksanaan program sekolah,Komite juga mengikuti kegiatan sekolah dan memberikan dukungan finansial dan pemikiran. Komite sekolah mengontrol perencanaan dan pelaksanaan program sekolah,