UMPRUMPR
Anterior JurnalAnterior JurnalMenyeimbangkan tanggung jawab pengasuhan dengan berbagai tanggung jawab lainnya merupakan tantangan yang terus dihadapi oleh ibu rumah tangga, terutama mereka yang mengelola Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Bapukung, sebuah praktik tradisional membedong bayi dari Kalimantan Selatan, menawarkan solusi potensial dengan meningkatkan kualitas tidur bayi dan memberikan waktu tanpa gangguan bagi ibu untuk mengelola tugas rumah tangga serta kegiatan bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh Bapukung terhadap produktivitas dan keseimbangan peran ibu rumah tangga dengan pendekatan kuantitatif menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS). Data dikumpulkan dari 30 responden di Kalimantan Selatan melalui kuesioner terstruktur. Hasil menunjukkan bahwa Bapukung secara signifikan memengaruhi produktivitas (β = 0,816, p < 0,05) dan keseimbangan peran (β = 0,787, p < 0,05). Temuan ini selaras dengan kerangka teori Resource-Based View (RBV) dan Balanced Scorecard, menunjukkan bahwa praktik budaya dapat menjadi sumber daya strategis untuk meningkatkan manajemen waktu dan efisiensi. Penelitian ini berkontribusi pada integrasi kearifan lokal dalam teori manajemen modern serta menawarkan implikasi praktis bagi program kesejahteraan keluarga dan pelatihan kewirausahaan. Penelitian mendatang disarankan untuk mengeksplorasi skalabilitas Bapukung dalam berbagai konteks budaya dan dampaknya dalam jangka panjang terhadap dinamika keluarga dan kesejahteraan ibu.
Bapukung secara signifikan meningkatkan produktivitas dan keseimbangan peran ibu rumah tangga yang mengelola keluarga dan UMKM.Praktik ini berfungsi sebagai sumber daya strategis yang memperlancar manajemen waktu dan mengurangi stres.Penelitian selanjutnya harus memperluas ukuran sampel, meninjau dampak jangka panjang, dan menilai penerapan Bapukung di konteks budaya dan ekonomi yang beragam.
Penelitian selanjutnya dapat menanyakan: (1) Bagaimana penerapan Bapukung dapat diadaptasi untuk ibu rumah tangga di perkotaan dengan keterbatasan ruang dan waktu? (2) Seberapa besar dampak jangka panjang dari praktik Bapukung terhadap kesehatan mental ibu dan kestabilan ekonomi keluarga dalam 5 hingga 10 tahun ke depan? (3) Dapatkah Bapukung diintegrasikan ke dalam program pelatihan kewirausahaan perempuan secara sistematis, dan bagaimana efektivitasnya dibandingkan dengan strategi manajemen waktu modern?.
| File size | 317.56 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI TQM menciptakan lingkungan pembelajaran yang mendukung pengembangan emosional melalui pendekatan sistematis, perbaikan berkelanjutan, dan partisipasi aktif.TQM menciptakan lingkungan pembelajaran yang mendukung pengembangan emosional melalui pendekatan sistematis, perbaikan berkelanjutan, dan partisipasi aktif.
POLIMEDIAPOLIMEDIA Laporan ini disusun secara deskriptif dengan peneliti sebagai alat penelitiannya. Secara umum, pembuatan konten V Update melalui proses praproduksi, produksi,Laporan ini disusun secara deskriptif dengan peneliti sebagai alat penelitiannya. Secara umum, pembuatan konten V Update melalui proses praproduksi, produksi,
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Masyarakat ditekankan agar menggunakan konsep 3 R yaitu Reduce (mengurangi penggunaan barang/produk yang bisa merusak lingkungan), Reuse (pemakaian kembali),Masyarakat ditekankan agar menggunakan konsep 3 R yaitu Reduce (mengurangi penggunaan barang/produk yang bisa merusak lingkungan), Reuse (pemakaian kembali),
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Tujuannya adalah untuk mencegah penyalahgunaan, memastikan tanggung jawab warga binaan, menjaga kualitas produk, dan menjaga keamanan. Supervisi dilaksanakanTujuannya adalah untuk mencegah penyalahgunaan, memastikan tanggung jawab warga binaan, menjaga kualitas produk, dan menjaga keamanan. Supervisi dilaksanakan
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Adapun hasil penelitian pola asuh orangtua terhadap perkembangan social emosional anak di lingkungan keluarga Polri sebesar 64,96% maka dikategorikan dalamAdapun hasil penelitian pola asuh orangtua terhadap perkembangan social emosional anak di lingkungan keluarga Polri sebesar 64,96% maka dikategorikan dalam
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Teknik yang dilakukan untuk mengumpulkan data dengan menggunakan Teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengecekan data menggunakan triangulasi danTeknik yang dilakukan untuk mengumpulkan data dengan menggunakan Teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengecekan data menggunakan triangulasi dan
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Penelitian ini dilakukan di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat. Subjek penelitian terdiri atas 6 Responden. Yaitu 1 Mentor, 1 Ketua PKBM, dan 4 orang pesertaPenelitian ini dilakukan di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat. Subjek penelitian terdiri atas 6 Responden. Yaitu 1 Mentor, 1 Ketua PKBM, dan 4 orang peserta
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Untuk dapat berperan efektif dalam menanamkan nilai moral bagi anak usia sekolah, tokoh masyarakat perlu memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai.Untuk dapat berperan efektif dalam menanamkan nilai moral bagi anak usia sekolah, tokoh masyarakat perlu memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai.
Useful /
UMPRUMPR Penerapan Standar Operasional Prosedur dapat meningkatkan kinerja pelayanan publik secara signifikan melalui peningkatan akuntabilitas, kualitas, dan kepatuhan.Penerapan Standar Operasional Prosedur dapat meningkatkan kinerja pelayanan publik secara signifikan melalui peningkatan akuntabilitas, kualitas, dan kepatuhan.
UMPRUMPR Strategi yang diterapkan meliputi pendekatan preventif melalui intelijen, pengamanan berlapis, dan penggunaan kekuatan secara proporsional. Namun, dalamStrategi yang diterapkan meliputi pendekatan preventif melalui intelijen, pengamanan berlapis, dan penggunaan kekuatan secara proporsional. Namun, dalam
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Pekarangan Pangan Lestari atau P2L merupakan kegiatan bersama yang dilakukan oleh kelompok masyarakat untuk menjadikan lahan pekarangan menjadi sumberPekarangan Pangan Lestari atau P2L merupakan kegiatan bersama yang dilakukan oleh kelompok masyarakat untuk menjadikan lahan pekarangan menjadi sumber
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Penelitian menunjukkan bahwa pendapatan keluarga pelaku pernikahan usia dini di desa Pengaringan hanya memadai untuk kebutuhan harian dan sulit menabung.Penelitian menunjukkan bahwa pendapatan keluarga pelaku pernikahan usia dini di desa Pengaringan hanya memadai untuk kebutuhan harian dan sulit menabung.