ISI DPSISI DPS

Mudra Jurnal Seni BudayaMudra Jurnal Seni Budaya

Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisir makna budaya dari peralatan ritual tradisional dan mendokumentasikan peralatan yang digunakan selama tradisi permintaan penyembuhan suku Anak Dalam Batin Sembilan Kabupaten Muaro Jambi sebagai bentuk upaya untuk mempertahankan kearifan lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan berbagai deskripsi dan dokumentasi mengenai makna budaya peralatan yang digunakan dalam tradisi permintaan penyembuhan suku Anak Dalam di Batin Sembilan Kabupaten Muaro Jambi sebagai bentuk upaya untuk mempertahankan kearifan lokal. Nama peralatan yang digunakan dalam tradisi ini antara lain: Balai, sesaji, Balai Pengadap, Ancak Kembang, Dupo dan orang-orangan yang merupakan peralatan besar yang umum digunakan, sementara peralatan lain yang digunakan meliputi: Bertih, Cace, Balai di atas balai, cengkraman, redap, bedak kramasan, nampan sirih tambang balai, kain andam, gambar koneng, dan cawan.

Dari analisis data yang dilakukan, diperoleh hasil penelitian berupa makna budaya peralatan yang digunakan oleh suku Anak Dalam dalam tradisi memohon penyembuhan pada suku anak dalam di Batin Sembilan Kabupaten Muaro Jambi sebagai bentuk upaya untuk mempertahankan kearifan lokal.sesaji, Balai Pengadap, Ancak Kembang, Dupo dan orang-orangan, Bertih, Cace, Balai di atas balai, cengkraman, redap, bedak kramasan, nampan sirih tambang balai, kain andam, gambar koneng dan cawan, peralatan yang digunakan dalam tradisi penyembuhan ini diinterpretasikan secara budaya berdasarkan wawancara yang dilakukan peneliti dengan orang-orang yang menjalankan tradisi penyembuhan ini.Tentu saja, tradisi ini akan segera punah mengingat penggunaan pengobatan medis lebih diutamakan daripada pengobatan tradisional.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak pengobatan modern terhadap keberlanjutan tradisi penyembuhan suku Anak Dalam. Selanjutnya, peneliti dapat mengeksplorasi peran pendidikan masyarakat dalam melestarikan praktik pengobatan tradisional. Terakhir, studi tentang integrasi metode pengobatan tradisional dan modern di komunitas Batin Sembilan dapat menjadi arah penelitian baru untuk mempertahankan kearifan lokal.

Read online
File size231.94 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test