MSTI INDONESIAMSTI INDONESIA

Indonesian Journal Economic Review (IJER)Indonesian Journal Economic Review (IJER)

Penelitian ini mengkaji peran modal intelektual dalam meningkatkan produktivitas kerja dengan berfokus pada tiga aspek perilaku karyawan: arah tindakan, tingkat upaya, dan tingkat kegigihan. Penelitian ini dilakukan di PT. Global Offset Sejahtera, sebuah perusahaan percetakan yang berlokasi di Sidoarjo. Modal intelektual dianggap sebagai sumber daya tak berwujud yang terdiri dari pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan individu serta organisasi secara keseluruhan, yang membantu pencapaian tujuan perusahaan secara lebih efektif dan efisien. Studi ini melibatkan 200 karyawan sebagai partisipan dan menggunakan metode kuantitatif dengan analisis data menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga dimensi perilaku tersebut secara signifikan memengaruhi produktivitas karyawan. Hal ini menyiratkan bahwa pembangunan modal intelektual tidak hanya meningkatkan kemampuan berpikir individu, tetapi juga membentuk perilaku karyawan, seberapa keras mereka bekerja, dan seberapa lama mereka bertahan dalam tugas mereka. Oleh karena itu, direkomendasikan agar perusahaan mengadopsi strategi pengelolaan modal intelektual yang terkait erat dengan upaya peningkatan perilaku karyawan, guna mendukung pertumbuhan produktivitas jangka panjang.

Berdasarkan analisis, modal intelektual, arah perilaku, tingkat upaya, dan tingkat kegigihan memiliki kontribusi positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan secara parsial.Secara simultan, keempat variabel ini sangat kuat dan signifikan memengaruhi kinerja karyawan di PT.Global Offset Sejahtera, menjelaskan hingga 99,2% variasi kinerja.Hal ini menegaskan bahwa model yang diusulkan sangat relevan, dengan faktor-faktor tersebut menjadi pendorong utama keberhasilan kinerja karyawan dalam perusahaan.

Untuk memperkaya pemahaman tentang bagaimana modal intelektual dan perilaku karyawan memengaruhi kinerja, penelitian lanjutan dapat mempertimbangkan beberapa arah studi baru. Pertama, agar hasil lebih mendalam dan mengurangi potensi bias dari data kuesioner mandiri, studi di masa depan dapat mengadopsi metode campuran (mixed methods). Pendekatan ini bisa menggabungkan survei kuantitatif dengan observasi langsung atau wawancara mendalam terhadap karyawan dan manajer di lapangan. Hal ini memungkinkan peneliti untuk memperoleh konteks yang lebih kaya dan memverifikasi temuan perilaku secara lebih objektif, serta memberikan gambaran holistik mengenai interaksi antara pengetahuan, keterampilan, dan tindakan nyata karyawan. Kedua, untuk mengatasi batasan generalisasi dari studi kasus tunggal, sangat penting untuk melakukan replikasi penelitian ini pada perusahaan atau industri yang berbeda. Misalnya, membandingkan dampak faktor-faktor ini di sektor manufaktur lain yang padat karya atau di lingkungan kerja berbasis pengetahuan murni. Dengan demikian, kita dapat melihat apakah hubungan yang ditemukan saat ini tetap konsisten di berbagai konteks organisasi dan geografis, yang akan memperkuat validitas eksternal dari teori yang diusulkan. Ketiga, penelitian lanjutan dapat menjelajahi peran variabel lain yang mungkin memoderasi atau memediasi hubungan antara modal intelektual, dimensi perilaku, dan kinerja. Contohnya, apakah dukungan teknologi, gaya kepemimpinan, atau iklim inovasi dalam perusahaan memengaruhi seberapa efektif modal intelektual diterjemahkan menjadi arah perilaku, upaya, dan kegigihan karyawan? Mengidentifikasi faktor-faktor ini akan memberikan wawasan lebih lanjut bagi perusahaan untuk merancang strategi manajemen sumber daya manusia yang lebih komprehensif dan berdampak nyata, sehingga meningkatkan produktivitas secara berkelanjutan dan strategis.

  1. The Effect of Intellectual Capital, Behavior Direction, Effort Level, and Persistence Level on Employee... doi.org/10.59431/ijer.v5i2.630The Effect of Intellectual Capital Behavior Direction Effort Level and Persistence Level on Employee doi 10 59431 ijer v5i2 630
Read online
File size525.84 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test