UINSIUINSI

BOCAH: Borneo Early Childhood Education and Humanity JournalBOCAH: Borneo Early Childhood Education and Humanity Journal

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari prasiklus dan siklus I di RA Al-Islamiyah Al-Khalidiyah Samarinda dengan subjek 15 anak Kelompok B. Penelitian ini melibatkan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan sebesar 5% pada presentase 72% di prasiklus menjadi 77% di siklus I. Kesimpulannya, permainan meronce dapat meningkatkan konsentrasi pada anak. Selanjutnya, penelitian membahas relevansi dan pentingnya perkembangan motorik pada anak usia dini, dengan fokus pada aspek motorik kasar dan halus. Pembelajaran gerak dan lagu disoroti sebagai metode yang efektif untuk meningkatkan keterampilan motorik kasar anak. Dalam implementasinya, guru berperan penting dalam memberikan stimulus dan pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan anak, khususnya dalam konteks gerak dan lagu.

Pembelajaran gerak dan lagu dapat meningkatkan motorik kasar anak.Dengan demikian, penerapan gerak dan lagu dalam pendidikan anak usia dini tidak hanya memberikan hiburan tetapi juga berperan sebagai alat yang efektif untuk merangsang perkembangan anak, baik motorik kasar maupun aspek perkembangan lainnya.Dengan demikian, memberikan kesempatan pada anak untuk mengemukakan diri melalui gerakan dan lagu, kita dapat menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan merangsang berbagai pertumbuhan holistik anak.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi pengaruh variasi jenis musik yang digunakan dalam pembelajaran gerak dan lagu terhadap motivasi dan keterlibatan anak. Apakah jenis musik tertentu lebih efektif dalam meningkatkan minat anak untuk bergerak dan belajar? Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi efektivitas integrasi pembelajaran gerak dan lagu dengan pendekatan lain, seperti pembelajaran berbasis permainan atau pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics). Bagaimana kombinasi pendekatan ini dapat memaksimalkan perkembangan motorik kasar dan keterampilan lainnya pada anak? Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul pembelajaran gerak dan lagu yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan anak dengan kebutuhan khusus, seperti anak dengan gangguan perkembangan atau anak dengan disabilitas fisik. Modul ini dapat dirancang untuk memberikan stimulus yang tepat dan membantu anak mencapai potensi maksimal mereka. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran motorik kasar anak usia dini dan menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan menyenangkan bagi semua anak.

  1. Membangun Literasi Lingkungan dengan Menerapkan 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di TK Nasional KPS Balikpapan... doi.org/10.21093/bocah.v2i1.5631Membangun Literasi Lingkungan dengan Menerapkan 3R Reduce Reuse Recycle di TK Nasional KPS Balikpapan doi 10 21093 bocah v2i1 5631
  2. The Influence of Preschool Children's Intellectual Maturity and Thematic Learning on Physical Education... doi.org/10.21462/educasia.v8i2.140The Influence of Preschool Childrens Intellectual Maturity and Thematic Learning on Physical Education doi 10 21462 educasia v8i2 140
Read online
File size346.04 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test