JCEHJCEH
Journal of Community Engagement in HealthJournal of Community Engagement in HealthSalah satu indikator pencapaian kesehatan anak dan keluarga yang baik adalah pertumbuhan dan perkembangan anak yang optimal. Namun, orang tua seringkali tidak menyadari adanya keterlambatan dalam perkembangan anak. Gangguan umum meliputi pertumbuhan fisik, motorik, bahasa, dan masalah perilaku. Berdasarkan survei Riskesdas 2023, di antara 82.661 bayi dan balita yang ditimbang secara nasional, prevalensi gizi buruk adalah 19,6%, terdiri dari 5,7% gizi buruk berat dan 13,9% gizi buruk sedang. Keluarga dengan balita membutuhkan edukasi yang memadai untuk memantau dan menstimulasi pertumbuhan dan perkembangan secara efektif. Upaya promotif dan preventif melalui kegiatan pelayanan masyarakat merupakan strategi penting untuk meningkatkan hasil kesehatan anak. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan keluarga dan mendukung deteksi dini pertumbuhan, perkembangan, dan status gizi anak. Program ini dilaksanakan pada tanggal 25 Januari 2026, di Desa Rejomulyo, Kota Kediri, menargetkan keluarga dengan bayi dan balita. Kegiatan meliputi skrining pertumbuhan dan perkembangan, penilaian status gizi, stimulasi perkembangan melalui permainan edukatif, dan edukasi tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), keamanan pangan, dan lingkungan yang ramah anak. Alat bantu termasuk buku saku, kuesioner pengetahuan, dan instrumen Skrining Perkembangan Awal (KPSP). Hasil menunjukkan tingkat kehadiran peserta yang tinggi dan antusiasme masyarakat yang kuat. Tidak ada kasus keterlambatan perkembangan atau stunting yang teridentifikasi. Pengetahuan keluarga mengenai kesehatan anak, gizi, dan PHBS meningkat setelah intervensi. Kegiatan ini secara efektif meningkatkan kesadaran keluarga dalam memantau pertumbuhan anak dan menerapkan praktik hidup sehat untuk mendukung perkembangan anak yang optimal.
Kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Rejomulyo berhasil dilaksanakan secara efektif dan sukses dalam meningkatkan pengetahuan keluarga tentang kesehatan anak.Hasil skrining mengindikasikan tidak ada kasus keterlambatan perkembangan atau stunting pada bayi dan balita.Kegiatan-kegiatan ini berdampak positif dalam meningkatkan kesadaran keluarga mengenai pentingnya pemantauan pertumbuhan dan perkembangan, memastikan gizi yang adekuat, dan menerapkan PHBS dalam kehidupan sehari-hari.Upaya berkelanjutan dan kolaboratif diperlukan untuk menjaga keberlanjutan program ini.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah sebagai berikut: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor sosial budaya yang mempengaruhi perilaku orang tua dalam memberikan stimulasi perkembangan pada anak, sehingga intervensi dapat dirancang lebih sesuai dengan konteks lokal. Kedua, penelitian kuantitatif dengan desain kohort dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas jangka panjang dari program intervensi gizi dan PHBS terhadap penurunan angka stunting dan prevalensi gizi buruk pada balita. Ketiga, penelitian kualitatif dengan pendekatan grounded theory dapat digunakan untuk memahami pengalaman keluarga dalam menerapkan PHBS dan memberikan stimulasi perkembangan pada anak, sehingga dapat diidentifikasi strategi yang paling efektif dan mudah diterima oleh masyarakat. Dengan menggabungkan ketiga saran penelitian ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan anak dan keluarga, serta dapat dirumuskan program intervensi yang lebih efektif dan berkelanjutan.
| File size | 529.1 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
NEWINERANEWINERA Hubungan antara pengawasan atasan dengan tindakan penggunaan alat pelindung diri didapatkan nilai probabilitas pvalue = 0,005 dan r = 0,346. Hubungan antaraHubungan antara pengawasan atasan dengan tindakan penggunaan alat pelindung diri didapatkan nilai probabilitas pvalue = 0,005 dan r = 0,346. Hubungan antara
IJNMSIJNMS Peran ibu sebagai orang tua sangat penting dalam membentuk ikatan kelekatan dengan anak. Ibu yang bekerja memiliki waktu yang lebih sedikit bersama anak,Peran ibu sebagai orang tua sangat penting dalam membentuk ikatan kelekatan dengan anak. Ibu yang bekerja memiliki waktu yang lebih sedikit bersama anak,
IJNMSIJNMS Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan antara usia, skor FOUR, dan lama tinggal di ICU pada pasien pasca kraniotomiPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan antara usia, skor FOUR, dan lama tinggal di ICU pada pasien pasca kraniotomi
IJNMSIJNMS Diastasis rectus abdominis (DRA) adalah kondisi pascapersalinan umum yang ditandai oleh pelebaran jarak antar-rektus (IRD), yang dapat menyebabkan perubahanDiastasis rectus abdominis (DRA) adalah kondisi pascapersalinan umum yang ditandai oleh pelebaran jarak antar-rektus (IRD), yang dapat menyebabkan perubahan
IJNMSIJNMS Terdapat hubungan antara motivasi pasien dan penggunaan Posyandu Jiwa dengan p-value = 0,002 (p < 0,05). Faktor yang paling berkaitan erat dengan penggunaanTerdapat hubungan antara motivasi pasien dan penggunaan Posyandu Jiwa dengan p-value = 0,002 (p < 0,05). Faktor yang paling berkaitan erat dengan penggunaan
UTPUTP Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner yang disebut “Work Stress and Job Performance Questionnaire (WSJPQ), yang merupakan instrumen hasil konstruktorPengumpulan data dilakukan dengan kuesioner yang disebut “Work Stress and Job Performance Questionnaire (WSJPQ), yang merupakan instrumen hasil konstruktor
POLSRIPOLSRI Desa Gelebak merupakan desa yang mengusung konsep desa wisata dengan beberapa spot wisata bekas sisa penambangan untuk menjadi potensi wilayah yang memilikiDesa Gelebak merupakan desa yang mengusung konsep desa wisata dengan beberapa spot wisata bekas sisa penambangan untuk menjadi potensi wilayah yang memiliki
UNISAYOGYAUNISAYOGYA Pengetahuan siswa tentang penanganan pertama cedera tergolong cukup baik, sementara sikap mereka sangat baik. Pada guru dan staf, mayoritas berada padaPengetahuan siswa tentang penanganan pertama cedera tergolong cukup baik, sementara sikap mereka sangat baik. Pada guru dan staf, mayoritas berada pada
Useful /
UNPRIUNPRI Dengan pendekatan kualitatif, penelitian menggunakan analisis teks dan observasi kelas untuk mengevaluasi sejauh mana siswa berpikir kritis. PenelitianDengan pendekatan kualitatif, penelitian menggunakan analisis teks dan observasi kelas untuk mengevaluasi sejauh mana siswa berpikir kritis. Penelitian
ATMAJAYAATMAJAYA Semenjak pandemi berlangsung, banyak orang memanfaatkan situasi ini untuk melakukan tindak pidana mayantara (cyber crime) dengan menyebarkan informasiSemenjak pandemi berlangsung, banyak orang memanfaatkan situasi ini untuk melakukan tindak pidana mayantara (cyber crime) dengan menyebarkan informasi
STISABUZAIRISTISABUZAIRI Kata Kunci: Tradisi, Warisan,Masyarakat. Pembagian harta warisan menggunakan model sangkolan tidak menimbulkan masalah jika semua pihak menerapkan sistemKata Kunci: Tradisi, Warisan,Masyarakat. Pembagian harta warisan menggunakan model sangkolan tidak menimbulkan masalah jika semua pihak menerapkan sistem
UNISAYOGYAUNISAYOGYA Sampel sebanyak 107 siswa, diambil dengan teknik simple random sampling. Analisis bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil analisis univariat menunjukkanSampel sebanyak 107 siswa, diambil dengan teknik simple random sampling. Analisis bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil analisis univariat menunjukkan