UNIVAUNIVA

AGRISENTRUMAGRISENTRUM

Analisis kelayakan usahatani adalah upaya untuk mengetahui tingkat kelayakan suatu jenis usaha, dengan melihat beberapa parameter atau kriteria kelayakan tertentu. Dengan demikian suatu usaha dikatakan layak jika keuntungan yang diperoleh dapat menutup seluruh biaya yang dikeluarkan, baik biaya yang langsung maupun yang tidak langsung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa besar pendapatan yang diterima petani dan kelayakan usahatani cabai merah per musim tanam di daerah penelitian. Analisis data yang digunakan adalah rumus pendapatan (π = TR – TC) dan rumus kelayakan (B/C Rasio). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan yang diperoleh dari usahatani tanaman cabai merah yang dihasilkan petani responden di Desa Kali Tawang Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang sebesar Rp. 38.655.915 per musim tanam dengan rata-rata luas lahan yang dimiliki petani sebesar 0,12 Ha dengan rata-rata produksi 1.134 Kg per musim tanam. Hasil kelayakan usahatani cabai merah di peroleh nilai B/C Ratio sebesar 4,94. Hal ini berarti untuk setiap Rp. 100,- yang dikeluarkan petani akan memberikan keuntungan sebesar 4,94 kali lipat. Sesuai dengan kriteria kelayakan yang diperoleh yaitu B/C Ratio > 1, maka usahatani cabai merah layak untuk di usahakan atau menguntungkan.

Untuk menguji hipotesis ke dua (2) yaitu untuk mengetahui kelayakan usahatani cabai merah di Desa Kali Tawang Kecamatan Tanjung Morawa digunakan persamaan sebagai berikut.407 B/C Rasio = 4,94 (layak diusahakan) Untuk pengujian hipotesis kelayakan usaha, dengan kriteria.Apabila B/C Rasio > 1, maka hipotesis diterima, dikatakan layak diusahakan Apabila B/C Rasio < 1, maka hipotesis ditolak, dikatakan tidak layak diusahakan.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi produksi cabai merah, seperti penggunaan varietas lokal, teknik budidaya, dan pengelolaan pasca panen. Selain itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis rantai pasok cabai merah, termasuk analisis biaya transportasi dan distribusi, serta strategi pemasaran yang efektif untuk meningkatkan nilai jual cabai merah. Terakhir, studi tentang dampak sosial dan ekonomi usahatani cabai merah terhadap petani dan masyarakat setempat juga dapat menjadi topik penelitian yang menarik.

Read online
File size707.87 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test