UNMUHUNMUH

J-ProteksionJ-Proteksion

Micro power generator (MPG) merupakan teknologi yang saat ini sedang dalam proses pengembangan. MPG merupakan teknologi dengan menggunakan peralatan pembakaran didalam sebuah combustor yang memiliki ukuran kecil (micro / mesoscale combustor) dengan menggunakan bahan bakar hidrokarbon. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan combustor dengan material tembaga dengan bahan bakar LPG yang memvariasikan ukuran diameter outlet dengan ukuran 5 mm, 5.5 mm, dan 6 mm, sedangkan untuk diameter inlet digunakan ukuran diameter yang konstan yaitu 4.5 mm. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh nyala api yang paling stabil ditunjukan dengan grafik flammability limit dan visualisasi nyala api akibat dari proses pembakaran yang dilakukan didalam messo scale combustor dengan sudden expansion. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Konversi Energi Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Jember. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini yaitu pada combustor dengan ukuran diameter inlet yang konstan 4,5 mm dan dengan variasi diameter outlet dapat diketahui jika semakin besar rentang nilai kecepatan reaktan (v) dan nilai rasio equivalen (ф) maka nyala api yang dihasilkan akan lebih stabil. Pada penelitian ini combustor dengan variasi outlet 6 mm memiliki nilai rentang kecepatan rektan (v) dan equivalen rasio (ф) yang lebih besar dibandingkan lainnya, pada variasi ukuran diameter outlet 5 mm kecepatan reaktan (v) = 15.46 - 47.74 cm/s dan rasio equivalen (ф) = 1.10 - 1.61, pada variasi ukuran diameter outlet 5,5 mm kecepatan reaktan (v) = 15.28 - 49.49 cm/s dan rasio equivalen (ф) = 1.08 - 1.63, dan pada variasi ukuran diameter outlet 6 mm kecepatan reaktan (v) = 15.18 - 52.04 cm/s dan rasio equivalen (ф) = 1.06 - 1.68.

Dari penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa ketinggian step akan mempengaruhi nyala api yang terbentuk selama proses pembakaran didalam meso scale combustor dengan sudden expansion, batas nyala api yang terbentuk pada grafik akan meningkat seiring dengan bertambahnya ketinggian diameter outlet.Ketinggian step yang lebih besar menjadikan kemampuan api untuk bertahan dalam combustor sehingga panas yang dihasilkan oleh combustor menjadi lebih baik.Warna nyala api menjadi semakin cerah pada variasi diameter outlet yang lebih tinggi.

Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pemodelan numerik untuk memprediksi karakteristik nyala api pada berbagai konfigurasi ketinggian step, sehingga dapat mengoptimalkan desain combustor meso-scale tanpa perlu melakukan banyak eksperimen. Selain itu, studi lebih lanjut mengenai pengaruh bahan bakar alternatif, seperti biofuel atau gas alam, terhadap stabilitas nyala api dan efisiensi pembakaran pada combustor meso-scale dengan sudden expansion perlu dilakukan. Terakhir, penelitian dapat diperluas dengan menginvestigasi integrasi combustor meso-scale dengan sistem pemulihan panas limbah (waste heat recovery) untuk meningkatkan efisiensi keseluruhan sistem micro power generator, yang berpotensi menghasilkan energi yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan teknologi micro power generator yang lebih efisien dan aplikatif.

Read online
File size410.06 KB
Pages4
DMCAReport

Related /

ads-block-test