STAIN MADINASTAIN MADINA

Al-Manaj : Jurnal Program Studi Manajemen DakwahAl-Manaj : Jurnal Program Studi Manajemen Dakwah

Penurunan daya ingat adalah salah satu permasalahan yang sering dialami oleh lansia, dan mempengaruhi kualitas hidup lansia. Kemampuan kognitif lansia saat bertambahnya usia semakin menurun, termasuk kemampuan dalam mengingat informasi. Berbagai upaya telah dilakukan untuk membantu lansia dalam mengatasi daya ingat, tetapi pendekatan yang menekankan pada aspek spiritual masih jarang dijadikan fokus utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran bimbingan penyuluhan islam dalam meningkatkan daya ingat lansia melalui pendekatan spiritual. Peran bimbingan penyuluhan islam dipandang mampu memberikan dampak positif melalui pendekatan spiritual religius yang menyentuh psikologis lansia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk mengeksplorasi pengaruh bimbingan spiritual berbasis islam terhadap peningkatan daya ingat lansia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lansia yang secara teratur mendapatkan bimbingan spiritual melalui penyuluhan agama mengalami peningkatan daya ingat yang signifikan ini memberikan implikasi bahwa pengembangan program bimbingan penyuluhan islam untuk lansia harus lebih diperhatikan dalam meningkatkan kesejahteraan mental dan daya ingat lansia. Pentingnya aspek spiritual dalam proses penuaan perlu mendapatkan perhatian lebih dalam konteks kesehatan lansia secara holistik. Dengan demikian, bimbingan penyulihan islam melalui pendekatan spiritual berpotensi menjadi salah satu intervensi efektif dalam menjaga dan meningkatkan fungsi kognitif lansia.

Bimbingan dan Penyuluhan Islam memiliki peran penting dalam membantu lansia menghadapi tantangan hidup, termasuk penurunan fungsi kognitif, melalui pendekatan spiritual.Aktivitas spiritual seperti dzikir dan membaca Al-Quran dapat merangsang aktivitas otak dan mencegah penurunan kognitif yang berujung pada demensia.Selain itu, bimbingan ini membantu lansia mengurangi isolasi sosial dan memberikan ketenangan batin, meskipun pendekatan yang lebih inklusif diperlukan untuk lansia dengan latar belakang kepercayaan beragam.

Pertama, perlu diteliti efektivitas bimbingan penyuluhan Islam dalam meningkatkan daya ingat lansia non-Muslim melalui pendekatan spiritual yang inklusif, untuk mengeksplorasi apakah manfaat kognitif serupa dapat diperoleh tanpa keterikatan agama tertentu. Kedua, perlu dilakukan penelitian tentang integrasi pendekatan spiritual dengan terapi kognitif modern, seperti pelatihan memori digital, untuk menilai sinergi antara metode tradisional dan teknologi dalam menjaga fungsi otak lansia. Ketiga, penting untuk mengkaji penerapan model bimbingan serupa pada kelompok usia paruh baya sebagai upaya pencegahan dini terhadap penurunan kognitif, mengingat potensi neuroplastisitas otak yang masih relatif tinggi pada usia tersebut. Ketiga ide penelitian ini bertujuan memperluas cakupan, relevansi, dan efektivitas intervensi spiritual dalam konteks kesehatan kognitif secara lebih luas dan inklusif.

  1. Peran Bimbingan Agama dalam Meningkatkan Self Esteem pada Lansia | Indonesian Journal of Islamic Counseling.... doi.org/10.35905/ijic.v5i1.3521Peran Bimbingan Agama dalam Meningkatkan Self Esteem pada Lansia Indonesian Journal of Islamic Counseling doi 10 35905 ijic v5i1 3521
Read online
File size480.37 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test