MERCUBAKTIJAYAMERCUBAKTIJAYA

JURNAL ABDI MERCUSUARJURNAL ABDI MERCUSUAR

Latar Belakang: World Health Organization (WHO) dan Center Disease Control and Prevention (CDC) memperkirakan jumlah penderita hipertensi di dunia terus meningkat. Data pasien hipertensi di dunia sekitar satu milyar orang dan meningkat setiap tahunnya. Prevalensi hipertensi yang terdiagnosis di Indonesia mencapai 25,8% (Riskesdas 2013). Prevalensi hipertensi di Indonesia pada usia 50 tahun masih 10% tetapi diatas 60 tahun angka tersebut terus meningkat mencapai 20-30%. Hipertensi adalah penyakit yang didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah secara menetap. Umumnya, seseorang dikatakan mengalami hipertensi jika tekanan darah berada di atas 140/90 mmHg. Tingkat prevalensi hipertensi diketahui meningkat seiring dengan peningkatan usia dan prevalensi tersebut cenderung lebih tinggi pada masyarakat dengan tingkat pendidikan rendah atau masyarakat yang tidak bekerja (Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, 2013). Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk mencegah dan mengendalikan Hipertensi melalui edukasi, pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan gula darah dan exercise pada lansia di RT 01 RW 12 Kelurahan Bungo Pasang. Metode: Kegiatan pengabdian menggunakan metode penyuluhan, diskusi interaktif dan simulasi exercise otago. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 1 Desember 2022 di RT 01 RW 12 Keluarahan Bungo Pasang, dengan jumlah peserta yang 25 lansia. Hasil: Peserta yang berpartisipasi dalam pengabdian ini adalah 25 orang lansia. Peserta sangat antusias mengikuti rangkaian kegiatan abdimas berupa pemberian materi edukasi mengenai pencegahan dan pengendalian hipertensi dengan hasil edukasi ini adalah meningkatnya pengetahuan pengendalian dan pencegahan hipertensi dan meningkatnya motivasi untuk mencegah dan mengendalikan hipertensi.

Kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk edukasi tentang pencegahan dan pengendalian hipertensi, pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan gula darah, dan latihan Otago telah dilaksanakan dengan baik dan diikuti oleh 25 lansia yang antusias.Edukasi ini berhasil meningkatkan pengetahuan lansia mengenai upaya pencegahan dan pengendalian hipertensi.Dengan peningkatan pengetahuan ini, diharapkan lansia dapat menerapkan upaya pencegahan dan pengendalian hipertensi secara lebih baik.

Berdasarkan hasil pengabdian masyarakat ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai efektivitas jangka panjang dari edukasi kesehatan yang diberikan terhadap perubahan perilaku lansia dalam mengelola hipertensi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul edukasi yang lebih interaktif dan mudah dipahami, dengan mempertimbangkan karakteristik lansia di wilayah tersebut. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi peran keluarga dan komunitas dalam mendukung lansia untuk menerapkan gaya hidup sehat dan mengendalikan hipertensi, sehingga intervensi tidak hanya berfokus pada individu lansia tetapi juga melibatkan lingkungan sosialnya. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif dan berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup lansia dengan hipertensi.

  1. EDUKASI PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI RT 01 RW 12 KELURAHAN BUNGO PASANG | JURNAL... jurnal.mercubaktijaya.ac.id/index.php/jam/en/article/view/380EDUKASI PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI RT 01 RW 12 KELURAHAN BUNGO PASANG JURNAL jurnal mercubaktijaya ac index php jam en article view 380
Read online
File size270.87 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test