UINSAIDUINSAID

Academic Journal of Da'wa and CommunicationAcademic Journal of Da'wa and Communication

Di era digital saat ini, integrasi media sosial ke dalam praktik komunikasi organisasi menjadi hal yang esensial. Penelitian ini bertujuan untuk menilai adopsi media sosial untuk komunikasi internal, mengidentifikasi platform yang digunakan, serta mengevaluasi efektivitasnya dalam meningkatkan komunikasi organisasi. Metodologi penelitian kualitatif digunakan untuk menangkap pandangan menyeluruh terkait penggunaan media sosial di tiga organisasi. Data dikumpulkan melalui wawancara tatap muka dan diskusi kelompok terarah dengan 48 peserta yang dengan sengaja dipilih, menggunakan analisis tematik untuk menyaring wawasan yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan adanya adopsi selektif terhadap platform seperti Slack dan WhatsApp. Sementara beberapa karyawan menerima alat digital ini, sebagian lainnya tetap menggunakan metode tradisional. Kontras ini menunjukkan adanya keraguan di dalam organisasi untuk sepenuhnya beralih ke alat komunikasi digital. Penelitian ini merekomendasikan agar organisasi memperkuat program literasi digital, menetapkan kebijakan penggunaan yang jelas, dan mendorong lingkungan yang menyeimbangkan praktik digital inovatif dengan protokol komunikasi yang telah mapan.

Penelitian ini menunjukkan bahwa adopsi media sosial dalam komunikasi internal di organisasi Kenya bervariasi, dengan beberapa platform seperti Slack dan WhatsApp digunakan secara selektif.Meskipun media sosial menawarkan potensi untuk meningkatkan efisiensi dan kolaborasi, implementasinya terhambat oleh preferensi tradisional, kekhawatiran privasi, dan kurangnya kebijakan yang jelas.Oleh karena itu, organisasi perlu berinvestasi dalam literasi digital, mengembangkan kebijakan penggunaan yang komprehensif, dan menyeimbangkan inovasi digital dengan praktik komunikasi yang sudah ada untuk memaksimalkan manfaat media sosial.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak spesifik dari berbagai kebijakan penggunaan media sosial terhadap produktivitas dan kepuasan karyawan. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan adopsi dan efektivitas media sosial dalam komunikasi internal di berbagai sektor industri di Kenya. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami lebih lanjut persepsi dan pengalaman karyawan terkait penggunaan media sosial di tempat kerja, termasuk tantangan dan manfaat yang dirasakan. Penelitian-penelitian ini akan memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang bagaimana organisasi di Kenya dapat secara efektif memanfaatkan media sosial untuk meningkatkan komunikasi internal dan mencapai tujuan organisasi mereka. Dengan memahami nuansa adopsi media sosial dan dampaknya terhadap karyawan, organisasi dapat mengembangkan strategi yang lebih tepat sasaran dan efektif untuk meningkatkan komunikasi dan kolaborasi di tempat kerja.

  1. Case Study Methodology of Qualitative Research: Key Attributes and Navigating the Conundrums in Its Application... doi.org/10.1177/0038022920970318Case Study Methodology of Qualitative Research Key Attributes and Navigating the Conundrums in Its Application doi 10 1177 0038022920970318
  2. The Inconvenient Truth About Convenience and Purposive Samples - Chittaranjan Andrade, 2021. inconvenient... doi.org/10.1177/0253717620977000The Inconvenient Truth About Convenience and Purposive Samples Chittaranjan Andrade 2021 inconvenient doi 10 1177 0253717620977000
  3. Professional social media usage: Work engagement perspective - Reetta Oksa, Markus Kaakinen, Nina Savela,... journals.sagepub.com/doi/10.1177/1461444820921938Professional social media usage Work engagement perspective Reetta Oksa Markus Kaakinen Nina Savela journals sagepub doi 10 1177 1461444820921938
Read online
File size812.82 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test