JQWHJQWH

Journal for Quality in Women's HealthJournal for Quality in Women's Health

Remaja putri pada masa menstruasi sering mengalami dismenore, yaitu kondisi medis yang ditandai dengan nyeri pada daerah perut atau panggul yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian permen dark chocolate terhadap nyeri dismenore primer pada remaja putri. Desain penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest dan analisis data menggunakan uji paired T-test. Populasi penelitian terdiri dari 36 remaja putri, dengan sampel sebanyak 26 orang yang dipilih secara acak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum perlakuan, sebanyak 69% responden mengalami nyeri sedang, namun setelah diberi permen dark chocolate, 61% responden hanya mengalami nyeri ringan. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan bermakna antara tingkat nyeri sebelum dan sesudah perlakuan. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pemberian permen dark chocolate terhadap penurunan nyeri dismenore primer pada remaja putri di SMP Gaya Baru Sumberejo. Disarankan agar remaja putri memanfaatkan permen dark chocolate sebagai upaya mengurangi nyeri saat menstruasi.

Sebagian besar remaja putri di SMP Gaya Baru sebelum diberi permen dark chocolate mengalami nyeri dismenore sedang, yaitu 69% responden, tanpa ada yang mengalami nyeri berat.Setelah pemberian permen dark chocolate, sebanyak 61% responden mengalami penurunan nyeri hingga kategori ringan dan tidak ada yang masih merasakan nyeri berat.Hasil uji paired t-test menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), sehingga terdapat pengaruh signifikan antara pemberian permen dark chocolate dan penurunan nyeri dismenore primer pada remaja putri di lokasi penelitian.

Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan desain yang lebih kuat, seperti studi acak terkontrol (randomized controlled trial), untuk mengonfirmasi efektivitas permen dark chocolate dibandingkan dengan plasebo atau metode non-farmakologis lainnya dalam mengurangi nyeri dismenore primer pada remaja putri. Kedua, penelitian dapat dikembangkan untuk mengeksplorasi dosis optimal dan frekuensi konsumsi permen dark chocolate yang paling efektif dalam meredakan nyeri, serta mempertimbangkan variasi kandungan cokelat (seperti kadar kakao) yang berbeda-beda. Ketiga, penting untuk meneliti faktor-faktor pendukung lain yang mungkin memengaruhi respons individu terhadap permen dark chocolate, seperti pola makan harian, tingkat stres, dan aktivitas fisik, untuk memahami konteks holistik dalam manajemen dismenore secara alami dan non-invasif di kalangan remaja putri.

  1. Pengaruh Permen Dark Chocolate terhadap Nyeri Dismenore Primer pada Remaja Putri di SMP Gaya Baru Desa... jqwh.org/index.php/JQWH/article/view/35Pengaruh Permen Dark Chocolate terhadap Nyeri Dismenore Primer pada Remaja Putri di SMP Gaya Baru Desa jqwh index php JQWH article view 35
Read online
File size169.63 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test