POLBANPOLBAN

Sigma-MuSigma-Mu

Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mendeskripsikan manajemen kepala sekolah dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka di SD Negeri se-Gugus Tanjung Karang Timur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data: wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kepala sekolah dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka di SD Negeri se-Gugus Tanjung Karang Timur memiliki komitmen kuat pada (1) perencanaan, yaitu adanya rencana dan arahan yang jelas serta mengedepankan kerja sama sehingga pengimplementasian kurikulum merdeka dapat terlaksana secara maksimal; (2) pengorganisasian, yaitu dilibatkannya penataan struktur sekolah, penempatan pendidik, dan pengaturan jadwal; (3) pelaksanaan, yaitu diberikannya dukungan dan penguatan kepada pendidik dan peserta didik dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, serta menjalin komunikasi antar orang tua dan masyarakat sehingga tercipta lingkungan belajar yang inklusif dan responsif; dan (4) pengawasan, yaitu dilakukan pemantauan dan pengevaluasian terhadap kegiatan sekolah. Dengan menerapkan prinsip POAC secara efektif, manajemen pendidikan dapat meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan dan menghasilkan peserta didik yang lebih siap menghadapi tantangan di masa depan.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen kepala sekolah memegang peranan penting dalam keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka di SD Negeri se-Gugus Tanjung Karang Timur.Kepala sekolah menunjukkan komitmen kuat dalam perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan kurikulum.Penerapan prinsip POAC secara efektif oleh kepala sekolah terbukti dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan masa depan.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji dampak implementasi Kurikulum Merdeka terhadap peningkatan kompetensi peserta didik, khususnya dalam hal keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah. Kedua, perlu dilakukan studi mendalam mengenai strategi kepala sekolah dalam membangun kolaborasi yang efektif antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung implementasi kurikulum. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada identifikasi tantangan-tantangan spesifik yang dihadapi oleh pendidik dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, serta pengembangan solusi yang tepat untuk mengatasi tantangan tersebut. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya dalam konteks implementasi Kurikulum Merdeka yang berkelanjutan dan berkesinambungan. Dengan memahami secara komprehensif dampak, strategi, dan tantangan implementasi kurikulum, diharapkan dapat dirumuskan kebijakan dan program yang lebih efektif untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan secara menyeluruh.

  1. Implementation of the “Merdeka Belajar” Curriculum in the Industrial 4.0 Era | International... doi.org/10.58706/IJORCE.V1N1.P22-28Implementation of the AuMerdeka BelajarAy Curriculum in the Industrial 4 0 Era International doi 10 58706 IJORCE V1N1 P22 28
  2. Peran Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Sekolah | Metta : Jurnal Ilmu Multidisiplin.... doi.org/10.37329/metta.v2i4.2875Peran Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Sekolah Metta Jurnal Ilmu Multidisiplin doi 10 37329 metta v2i4 2875
  3. Peran Kepala Sekolah dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar | Jurnal Basicedu. peran kepala... jbasic.org/index.php/basicedu/article/view/4175Peran Kepala Sekolah dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Jurnal Basicedu peran kepala jbasic index php basicedu article view 4175
Read online
File size400.57 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test