UKWMUKWM

Journal of Entrepreneurial StudiesJournal of Entrepreneurial Studies

Perkembangan teknologi yang pesat menghadirkan media sosial yang dapat digunakan sebagai alat komunikasi untuk berbagi informasi. Media sosial menciptakan konsep E-wom (electronic word of mouth) yang memunculkan sebutan influencer. Banyak bisnis makanan dan minuman yang memanfaatkan influencer marketing untuk memasarkan produk yang dijual. Efferdrink merupakan salah satu bisnis dibidang minuman kesehatan yang akan menggunakan influencer marketing. Maka penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan Influencer lifestyle sedentary dan athletic dalam mempengaruhi pilihan produk minuman Efferdrink, serta mendeskripsikan perbedaan pengaruh antara Influencer lifestyle sedentary dan athletic terhadap pilihan produk minuman Efferdink. Objek penelitian ini adalah influencer yang dipilih Efferdrink dengan subjek pengguna media sosial Instagram berusia 18 – 45 Tahun berlokasi di Surabaya sekitarnya. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah responden sabanyak 102 responden. Data responden dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan skala Likert dan skala Guttman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan influencer lifestyle sedentary atau penggunaan influencer lifestyle athletic sama – sama berpengaruh signifikan terhadap persepsi pilihan produk minuman Efferdrink. Serta hasil lain menunjukkan tidak terdapat perbedaan antara influencer lifestyle sedentary dan athletic dalam mempengaruhi atau mendorong persepsi pilihan produk minuman Efferdrink.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa influencer dengan sedentary lifestyle menunjukkan hasil yang negatif tetapi memiliki nilai signifikansi dalam memberikan pengaruh dan dorongan terhadap persepsi pilihan.Selain itu, influencer dengan athletic lifestyle juga berpengaruh signifikan terhadap persepsi pilihan.Namun, tidak terdapat perbedaan antara penggunaan influencer sedentary dan athletic dalam mempengaruhi persepsi pilihan produk Efferdrink.

Penelitian selanjutnya dapat memperluas jangkauan penelitian tidak hanya di Surabaya, melainkan juga di daerah lain di Indonesia karena tingginya pengguna media sosial dan pengikut influencer. Perlu juga dieksplorasi dan dianalisis faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi persepsi pilihan konsumen dalam memilih influencer, seperti tingkat kepercayaan terhadap influencer atau jenis konten yang paling menarik. Selain itu, penelitian lanjutan dapat menyelidiki pengaruh kombinasi strategi influencer marketing dengan strategi pemasaran lainnya, seperti promosi melalui media sosial atau iklan televisi, untuk mencapai hasil yang lebih optimal. Penelitian lebih lanjut juga dapat menguji efektivitas influencer marketing pada kelompok usia yang berbeda, seperti anak-anak atau orang dewasa yang lebih tua, untuk memahami bagaimana persepsi pilihan dapat bervariasi berdasarkan demografi. Terakhir, penelitian dapat fokus pada dampak jangka panjang dari influencer marketing terhadap perilaku konsumen dan loyalitas merek, serta bagaimana merek dapat membangun hubungan yang berkelanjutan dengan influencer dan pengikut mereka.

Read online
File size426.43 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test