FORTEI7FORTEI7

Jurnal FORTECHJurnal FORTECH

Penelitian ini mengusulkan pengontrol tambahan untuk Load Frequency Control (LFC) pada pembangkit listrik tenaga mikro hidro menggunakan PID-SMES. Parameter PID-SMES dioptimalkan menggunakan metode pintar yang disebut Ant Colony Optimization (ACO), yang dapat menemukan nilai PID-SMES yang optimal. Dalam tulisan ini dibandingkan empat pendekatan pengendalian yaitu P, PI, PID, SMES, dan PID-SMES. Dari hasil simulasi diperoleh overshoot kontroler P sebesar -0.0002193, dengan kontroler PI sebesar -0.0002183, dengan kontroler PD sebesar -0.0002139, dengan kontroler PID sebesar -0.0002129, dengan kontroler SMES sebesar -0.0001958, dan dengan kontroler PID-SMES sebesar -4.187e-05. Hasil optimasi ACO diperoleh nilai fungsi fitness sebesar 7.15e-09, dengan 50 iterasi. Nilai minimum fungsi kinerja sistem pada setiap iterasi diplot pada grafik konvergensi. Dari hasil simulasi dapat disimpulkan bahwa algoritma ACO dapat cepat konvergen pada iterasi ke-14 atau menemukan nilai paling optimal pada iterasi ke-9. Kontroler PID-SMES yang diusulkan pada penelitian ini mempunyai pengaruh yang signifikan dalam meredam osilasi deviasi frekuensi. Oleh karena itu, PID-SMES layak diterapkan pada pembangkit listrik tenaga mikrohidro.

Penelitian ini mengusulkan penggunaan PID-SMES sebagai pengontrol tambahan untuk Load Frequency Control (LFC) pada pembangkit listrik tenaga mikro hidro, dengan parameter yang dioptimalkan menggunakan Ant Colony Optimization (ACO).Hasil simulasi menunjukkan bahwa kontroler PID-SMES memberikan kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan kontroler P, PI, PD, PID, dan SMES, dengan overshoot terkecil sebesar -4.Oleh karena itu, PID-SMES direkomendasikan untuk diterapkan pada pembangkit listrik tenaga mikrohidro guna meredam osilasi frekuensi dan menjaga stabilitas sistem.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji kinerja kontroler PID-SMES pada sistem mikrohidro yang sesungguhnya, dengan mempertimbangkan variasi beban dan kondisi lingkungan yang berbeda. Kedua, eksplorasi algoritma optimasi cerdas lainnya, seperti Particle Swarm Optimization (PSO) atau Genetic Algorithm (GA), dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitasnya dengan ACO dalam mengoptimalkan parameter PID-SMES. Ketiga, penelitian dapat diperluas dengan mengintegrasikan kontroler PID-SMES dengan sistem manajemen energi yang lebih komprehensif, termasuk perkiraan beban dan optimasi penjadwalan pembangkitan, untuk meningkatkan efisiensi dan keandalan sistem mikrohidro secara keseluruhan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan sistem pembangkit listrik tenaga mikrohidro yang lebih cerdas dan berkelanjutan.

  1. Radware Bot Manager Captcha. radware bot manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human... doi.org/10.1088/1755-1315/704/1/012008Radware Bot Manager Captcha radware bot manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human doi 10 1088 1755 1315 704 1 012008
  2. Optimasi Frekuensi Kontrol pada Sistem Hybrid Wind-Diesel Menggunakan PID Kontroler Berbasis ACO dan... rekayasamesin.ub.ac.id/index.php/rm/article/view/438Optimasi Frekuensi Kontrol pada Sistem Hybrid Wind Diesel Menggunakan PID Kontroler Berbasis ACO dan rekayasamesin ub ac index php rm article view 438
  3. Penerapan SMES untuk Load Frequency Control pada PLTMH Menggunakan Ant Colony Optimization | Jurnal FORTECH.... journal.fortei7.org/index.php/fortech/article/view/591Penerapan SMES untuk Load Frequency Control pada PLTMH Menggunakan Ant Colony Optimization Jurnal FORTECH journal fortei7 index php fortech article view 591
Read online
File size564.01 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test