UNDIKSHAUNDIKSHA

Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa IndonesiaJurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Sastra berperan penting dalam menyoroti relasi manusia dengan lingkungan, khususnya melalui kritik terhadap praktik eksploitasi alam. Kajian ini dilatarbelakangi pandangan bahwa kerusakan alam tidak hanya berdampak ekologis, tetapi juga berkaitan erat dengan krisis moral, sosial, dan spiritual manusia. Penelitian ini bertujuan mengungkap kritik ekoteologi terhadap praktik eksploitasi alam dalam novel Tanah Surga Merah karya Arafat Nur. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat dengan membaca novel secara cermat dan berulang, kemudian mencatat narasi dan dialog yang relevan dengan fokus penelitian. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif menggunakan pendekatan kritik ekoteologi melalui tahap reduksi data, penyajian data tematik, dan penarikan kesimpulan untuk menafsirkan kritik terhadap eksploitasi alam serta relasi manusia, alam, dan Tuhan. Data penelitian berupa dialog dan narasi dalam novel Tanah Surga Merah karya Arafat Nur yang merepresentasikan kritik ekoteologi terhadap eksploitasi alam. Hasil penelitian menemukan 10 data utama yang menunjukkan berbagai bentuk degradasi lingkungan, seperti pencemaran pesisir, penelantaran lahan pertanian, alih fungsi ekosistem, eksploitasi hutan, serta menurunnya hasil panen. Perspektif ekoteologi menafsirkan kondisi ini sebagai kegagalan manusia menjalankan amanah sebagai penjaga ciptaan Tuhan. Novel ini tidak hanya merepresentasikan penderitaan ekologis Aceh, tetapi juga menyampaikan refleksi etis dan teologis mengenai pentingnya memulihkan hubungan harmonis antara manusia, alam, dan nilai ketuhanan.

Penelitian ini menunjukkan bahwa novel Tanah Surga Merah secara berkesinambungan menyampaikan kritik ekoteologi terhadap praktik eksploitasi alam yang berkaitan dengan konflik kekuasaan, kemerosotan nilai moral, serta penyalahgunaan legitimasi agama.Kerusakan lingkungan dalam novel tidak sekadar menjadi latar cerita, melainkan berperan penting sebagai penanda krisis hubungan antara manusia, alam, dan Tuhan.Novel ini merepresentasikan penderitaan ekologis Aceh dan menyampaikan refleksi etis serta teologis mengenai pentingnya memulihkan hubungan harmonis antara manusia, alam, dan nilai ketuhanan.

Penelitian lanjutan dapat mengembangkan studi ekoteologi dalam sastra Indonesia dengan mengkarya novel-novel dari berbagai daerah yang membahas isu lingkungan, untuk melihat pola yang lebih luas. Selain itu, perlu diteliti bagaimana perspektif ekoteologi dapat diintegrasikan dalam kurikulum pendidikan di gunakan meningkatkan kesadaran lingkungan dari sudut spiritual. Dampak sastra dalam menyampaikan kritik terhadap eksploitasi alam juga menjadi pertanyaan penting, yaitu bagaimana karya-karya seperti Tanah Surga Merah dapat mempengaruhi perubahan perilaku masyarakat terhadap lingkungan. Kajian tentang hubungan antara degradasi lingkungan dengan krisis moral dan spiritual juga menarik untuk dikembangkan lebih lanjut, terutama dalam konteks masyarakat lokal yang rentan terhadap eksploitasi sumber daya. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi peran agama dalam menyelesaikan konflik lingkungan, dengan membandingkan berbagai tradisi keagamaan di Indonesia.

  1. Environmental narratives and representations: A Review | Ghana Journal of Development Studies. narratives... doi.org/10.4314/gjds.v22i1.6Environmental narratives and representations A Review Ghana Journal of Development Studies narratives doi 10 4314 gjds v22i1 6
  2. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia: Ghancaran. representasi alam lingkungan jagapati bumi... ejournal.iainmadura.ac.id/index.php/ghancaran/article/view/17248Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Ghancaran representasi alam lingkungan jagapati bumi ejournal iainmadura ac index php ghancaran article view 17248
  3. Ecotheology and Analysis of Christian Education in Overcoming Ecological Problems | International Journal... ijsoc.goacademica.com/index.php/ijsoc/article/view/621Ecotheology and Analysis of Christian Education in Overcoming Ecological Problems International Journal ijsoc goacademica index php ijsoc article view 621
  4. Melampaui Antropocentrism: Ekoteologi dan Etika Lingkungan dalam Dialog, Sebuah Pendekatan Interdisipliner... doi.org/10.37368/ja.v8i2.625Melampaui Antropocentrism Ekoteologi dan Etika Lingkungan dalam Dialog Sebuah Pendekatan Interdisipliner doi 10 37368 ja v8i2 625
Read online
File size298.67 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test