UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU
Jurnal Ilmiah Syi'arJurnal Ilmiah Syi'arEra keberlimpahan informasi persoalan telah bergeser, dari sulitnya mencari informasi menjadi sulitnya menyaring informasi. Tulisan ini bertujuan menjelaskan urgensi literasi media khalayak di tengah keberlimpahan informasi yang disuguhkan media massa. Literasi media merupakan sebuah konsep tentang cara-cara masyarakat mempertanyakan apa yang ditonton, dicermati, dibaca dan diproduksi dari media. Literasi media diperlukan agar masyarakat sebagai khalayak media memiliki otoritas untuk secara aktif memilah dan memilih tayangan media, sehingga apabila terdapat sajian yang hanya menonjolkan sensasi, maka khalayak bisa menolaknya. Lebih dari itu, khalayak yang melek media bisa memberikan punishment kepada media yang bersangkutan dengan tidak menontonnya atau beralih ke tayangan lain. Khalayak dapat melakukan kontrol terhadap isi media secara kritis dan cerdas sehingga dapat mendeteksi adanya propaganda, kepentingan tertentu atau bias dalam tampilan media.
Literasi media atau yang lebih dikenal dengan istilah “melek media merupakan kemampuan untuk memilah, mengakses, dan menganalisis isi media.Literasi media sebuah konsep tentang cara-cara masyarakat mempertanyakan apa yang ditonton, dicermati, dibaca dan diproduksi dari media.Literasi media dianggap sebagai kemampuan yang sudah semestinya dimiliki oleh setiap individu konsumen media massa, sehubungan dengan banyaknya media massa yang ada di tengah masyarakat.Individu perlu memiliki pengetahuan efek media, isi media, industri media.Dengan kemampuan literasi media individu akan memiliki perspektif yang jauh lebih jelas untuk melihat dan membedakan dunia nyata dan dunia yang diproduksi oleh media.
Berdasarkan paper ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan antara lain: Pertama, bagaimana efektivitas program literasi media dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis masyarakat terhadap informasi yang beredar di media sosial? Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan sampel masyarakat pengguna media sosial dan mengukur perubahan kemampuan berpikir kritis mereka setelah mengikuti program literasi media. Kedua, bagaimana peran orang tua dalam menanamkan nilai-nilai literasi media kepada anak-anak di era digital? Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan kualitatif dengan mewawancarai orang tua dan anak-anak untuk memahami strategi dan tantangan dalam menanamkan nilai-nilai literasi media. Ketiga, bagaimana pengembangan model literasi media yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan perubahan sosial? Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan desain penelitian untuk mengembangkan model literasi media yang relevan dan efektif dalam menghadapi tantangan informasi di era digital. Ketiga saran ini saling terkait dan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menghadapi informasi yang berlimpah di era digital.
| File size | 297.04 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Latar penelitian ini bermula dari keberadaan konselor Dayak muslim di sekolah yang dipersepsikan secara negatif oleh lingkungan sosial karena identitasLatar penelitian ini bermula dari keberadaan konselor Dayak muslim di sekolah yang dipersepsikan secara negatif oleh lingkungan sosial karena identitas
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Kompetensi sumber daya manusia, teknologi informasi, dan komitmen manajemen secara parsial maupun simultan berpengaruh terhadap penyusunan laporan keuanganKompetensi sumber daya manusia, teknologi informasi, dan komitmen manajemen secara parsial maupun simultan berpengaruh terhadap penyusunan laporan keuangan
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan konsumen terhadap pelayanan bengkel motor di Desa Kasiyan Timur, serta mengidentifikasi faktor-faktorPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan konsumen terhadap pelayanan bengkel motor di Desa Kasiyan Timur, serta mengidentifikasi faktor-faktor
DINIYAHDINIYAH Penelitian ini menggunakan desain penelitian eksperimen kuantitatif dengan model One Group Pretest Posttest, melibatkan 10 siswa. Data dikumpulkan melaluiPenelitian ini menggunakan desain penelitian eksperimen kuantitatif dengan model One Group Pretest Posttest, melibatkan 10 siswa. Data dikumpulkan melalui
DINIYAHDINIYAH Sebagian seorang pendidik, pendidik mempunyai untuk menjalankan kewajibannya, yaitu salah satunya dengan memberikan dorongan atau motivasi pada siswa nyaSebagian seorang pendidik, pendidik mempunyai untuk menjalankan kewajibannya, yaitu salah satunya dengan memberikan dorongan atau motivasi pada siswa nya
DINIYAHDINIYAH Sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak yang berarti Ha. Terdapat perbedaan kemampuan problem solving pada pembelajaran sains antaraSehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak yang berarti Ha. Terdapat perbedaan kemampuan problem solving pada pembelajaran sains antara
DINIYAHDINIYAH Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Subjek penelitian ini adalah para pendidik kelas TK A di PAUD Anna Husada Bangkalan. Tahapan penelitian ini dimulaiJenis penelitian ini adalah kualitatif. Subjek penelitian ini adalah para pendidik kelas TK A di PAUD Anna Husada Bangkalan. Tahapan penelitian ini dimulai
DINIYAHDINIYAH Penelitian ini dilakukan di TK Pertiwi VI dimana pada saat sebelum menggunakan flashcard anak masih kurang mampu dalam membilang, namun seiring perkembanganPenelitian ini dilakukan di TK Pertiwi VI dimana pada saat sebelum menggunakan flashcard anak masih kurang mampu dalam membilang, namun seiring perkembangan
Useful /
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Ketahanan ekonomi berperan sebagai mediator utama yang menghubungkan faktor-faktor tersebut dengan peningkatan kesejahteraan, sementara kualitas sumberKetahanan ekonomi berperan sebagai mediator utama yang menghubungkan faktor-faktor tersebut dengan peningkatan kesejahteraan, sementara kualitas sumber
DINIYAHDINIYAH Seni suara dan musik bukanlah hal yang sulit untuk diajarkan kepada anak, karena anak memiliki ketertarikan yang besar terhadap seni tersebut. Dengan strategiSeni suara dan musik bukanlah hal yang sulit untuk diajarkan kepada anak, karena anak memiliki ketertarikan yang besar terhadap seni tersebut. Dengan strategi
DINIYAHDINIYAH Sekitar 80% anak mengalami peningkatan kemampuan kognitif setelah penerapan media tersebut.media ini terbukti efektif sebagai alat bantu pembelajaran yangSekitar 80% anak mengalami peningkatan kemampuan kognitif setelah penerapan media tersebut.media ini terbukti efektif sebagai alat bantu pembelajaran yang
UYPUYP Penelitian ini menunjukkan bahwa ketiga kriteria decision tree—gain ratio, information gain, dan gini index—menghasilkan tingkat akurasi yang berbeda.Penelitian ini menunjukkan bahwa ketiga kriteria decision tree—gain ratio, information gain, dan gini index—menghasilkan tingkat akurasi yang berbeda.