UTUUTU

J-Kesmas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat (The Indonesian Journal of Public Health)J-Kesmas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat (The Indonesian Journal of Public Health)

Stunting adalah salah satu masalah gizi utama yang dialami oleh balita secara global, terutama di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Dampak stunting tidak hanya dari segi kesehatan, tetapi juga mempengaruhi tingkat kecerdasan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan formulasi produk keumamah yang dapat bermanfaat sebagai makanan tambahan untuk mencegah stunting. Desain penelitian ini menggunakan model perbandingan kelompok utuh dengan dua variabel; (1) kelompok eksperimen dan (2) kelompok kontrol. Untuk menemukan hasilnya, penelitian ini melibatkan dua jenis uji; pre-test dan post-test. Pre-test dilakukan sebelum eksperimen, sedangkan post-test dilakukan setelah menyelidiki kedua kelompok sampel. Kandungan makronutrien seperti protein, lemak, dan karbohidrat lebih tinggi pada keumamah (ikan kayu) yang dibuat dari ikan segar dengan proses pengeringan oven. Keumamah yang dibuat dari ikan segar dengan metode pengeringan oven juga lebih higienis daripada keumamah yang dibuat dari ikan yang kurang segar dengan proses pengeringan tradisional (pengeringan matahari). Keumamah yang dikeringkan dengan oven lebih baik daripada keumamah yang dikeringkan dengan proses pengeringan tradisional (pengeringan matahari).

Berdasarkan hasil analisis kandungan gizi di laboratorium, dapat disimpulkan bahwa kandungan protein, lemak, dan serat lebih tinggi pada keumamah yang dibuat dari ikan segar dengan proses pengeringan oven.Pengolahan keumamah dengan metode pengeringan oven lebih higienis daripada pengolahan ikan yang kurang segar dengan metode pengeringan tradisional (pengeringan matahari).

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang efektivitas keumamah sebagai sumber protein alternatif untuk mencegah stunting. Penelitian ini dapat fokus pada dampak konsumsi keumamah terhadap status gizi dan pertumbuhan anak. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi metode pengolahan keumamah yang lebih efisien dan ekonomis, serta strategi distribusi keumamah ke masyarakat yang membutuhkan. Dengan demikian, keumamah dapat menjadi sumber protein yang terjangkau dan efektif untuk mencegah stunting di daerah-daerah yang rentan.

Read online
File size170.02 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test