UMDUMD

Jurnal Ilmiah CakrawartiJurnal Ilmiah Cakrawarti

Pentingnya pewarisan nilai-nilai kearifan lokal bagi masyarakat Bali, selain untuk menghadapi berbagai dampak negatif perubahan sosial yang diabaikan teknologi. Gejala yang dialami masyarakat Bali kini adalah perubahan sosial budaya yang sangat mendasar. Akselerasi informasi gelombang teknologi membawa perubahan cukup signifikan pada masyarakat Bali, baik pada tataran surface structure (sikap dan pola-pola perilaku) dan deepstructure (sistem nilai, pandangan hidup, filsafat dan keyakinan). Perubahan terjadi karena kontak budaya antar masyarakat yang dimaknai adanya dialektika nilai-nilai baru dengan nilai-nilai lama yang saling mendominasi, memungkinkan terjadinya homoginesis, dan neoliberalisasi pada seluruh aspek kehidupan termasuk nilai-nilai budaya lokal yang selama ini menjadi pegangan masyarakat Bali. Kondisi ini menimbulkan spit dan kegamangan nilai, karena masyarakat Bali lebih menggunakan nilai modern dengan memarginalkan nilai transcendetal. Akibatnya terjadi berbagai bentuk penyimpangan nilai moral yang tercemin dalam corak, gaya, dan pola hidup masyarakat. Oleh karenanya penguatan dan pewarisan nilai-nilai kearifan lokal Bali perlu dilakukan secara intensif pada generasi muda Bali.

Modernisasi dan teknologi telah menimbulkan pergulatan antara nilai budaya lokal dan budaya global pada masyarakat Bali.Pewarisan nilai kearifan lokal penting agar generasi muda Bali dapat memproteksi diri dari dampak negatif kemajuan teknologi.Arus teknologi tidak dapat dihindari, sehingga pewarisan nilai-nilai budaya Bali perlu dilakukan dengan serapan nilai global.

Berdasarkan permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai efektivitas berbagai metode pewarisan nilai kearifan lokal kepada generasi muda Bali, dengan mempertimbangkan karakteristik dan preferensi belajar mereka. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada identifikasi dan analisis nilai-nilai kearifan lokal yang paling relevan untuk menghadapi tantangan modernisasi dan globalisasi, serta bagaimana nilai-nilai tersebut dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan formal dan non-formal. Ketiga, penting untuk meneliti bagaimana peran teknologi dapat dimanfaatkan secara positif dalam melestarikan dan mempromosikan nilai-nilai kearifan lokal Bali, misalnya melalui pengembangan aplikasi atau platform digital yang memperkenalkan budaya Bali kepada khalayak luas, atau melalui pemanfaatan media sosial untuk menyebarkan informasi tentang kearifan lokal. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya menjaga identitas budaya Bali di tengah arus globalisasi dan modernisasi, serta memastikan bahwa nilai-nilai luhur warisan leluhur tetap relevan dan bermanfaat bagi generasi mendatang.

Read online
File size107.51 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test