UNIMUNIM

Bisman (Bisnis dan Manajemen): The Journal of Business and ManagementBisman (Bisnis dan Manajemen): The Journal of Business and Management

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi 4P (Product, price, place dan promotion) mampu meningkatkan daya saing pada Lapak Labu Pak Roni. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan 2 narasumber yaitu pemilik dan karyawan. Metode pengolahan data yang digunakan adalah metode Miles and Huberman. Penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi pemasaran 4P (Product, Price, Place, dan Promotion) pada Lapak Labu Pak Roni terbukti efektif dalam menjaga keberlangsungan usaha, meningkatkan loyalitas pelanggan, serta mempertahankan daya saing di Pasar Ngronggo. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa strategi 4P tidak hanya relevan untuk usaha besar, tetapi juga dapat menjadi acuan praktis bagi UMKM tradisional dalam meningkatkan daya saing melalui inovasi produk dan pemanfaatan media sosial.

Berdasarkan hasil penelitian, strategi pemasaran 4P yang diterapkan Lapak Labu Pak Roni efektif dalam menjaga keberlangsungan usaha, meningkatkan loyalitas pelanggan, dan mempertahankan daya saing di pasar tradisional.Meskipun demikian, strategi ini belum optimal karena masih terbatas pada cara konvensional, terutama dalam inovasi produk dan promosi digital.Oleh karena itu, strategi 4P dapat menjadi acuan praktis bagi UMKM tradisional untuk terus mengembangkan inovasi produk dan memperkuat promosi digital guna meningkatkan daya saing secara berkelanjutan.

Penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam berbagai aspek pengembangan UMKM tradisional agar lebih berdaya saing. Pertama, mengingat potensi labu yang beragam dan minimnya inovasi produk olahan, menarik untuk meneliti bagaimana persepsi dan preferensi konsumen terhadap produk olahan labu. Studi ini bisa mengidentifikasi jenis olahan yang paling diminati, faktor-faktor yang mendorong atau menghambat minat beli, serta bagaimana UMKM dapat mengembangkan produk tersebut secara berkelanjutan, termasuk tantangan dalam hal sumber daya dan keahlian. Kedua, meskipun pemasaran digital mulai disadari, perlu ada riset lebih lanjut tentang efektivitas spesifik dari berbagai platform online. Penelitian dapat menganalisis platform media sosial atau e-commerce mana yang paling cocok dan efektif dalam meningkatkan jangkauan pasar serta volume penjualan untuk komoditas pertanian seperti labu, sekaligus mengeksplorasi strategi konten digital yang paling menarik bagi konsumen. Terakhir, karena fluktuasi harga dan pasokan menjadi tantangan utama, studi mengenai model rantai pasok yang adaptif dan resilient sangat dibutuhkan. Bagaimana UMKM dapat membangun kemitraan yang kuat dengan petani, mengelola risiko pasokan, serta menjaga kualitas produk segar di tengah kondisi pasar yang tidak menentu adalah pertanyaan krusial yang dapat dijawab melalui penelitian mendalam, sehingga stabilitas usaha dapat terjamin dan daya saing meningkat.

Read online
File size222.99 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test