ANANPUBLISHERANANPUBLISHER

ABDI DALEM: Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatABDI DALEM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) membuka peluang besar untuk transformasi metode pembelajaran menjadi lebih personalisasi, namun adopsinya di daerah rural Indonesia masih rendah. Artikel ini memaparkan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berupa sosialisasi pemanfaatan AI sebagai sarana pembelajaran terpersonalisasi di SMP Negeri 1 Bandar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut. Metode yang digunakan adalah pendidikan masyarakat berupa penyuluhan dengan pendekatan partisipatif. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang AI dan pemanfaatannya dalam pembelajaran dari 15,83% menjadi 80,83% setelah sosialisasi. Peserta memberikan respon positif terhadap pelaksanaan kegiatan, dengan mayoritas menyatakan bahwa sosialisasi menambah wawasan baru dan bermanfaat bagi profesi mereka sebagai pendidik. Temuan pasca kegiatan mengungkap bahwa guru-guru merasa terkesan dan terbantu dengan adanya teknologi AI untuk mendukung profesi mereka. Kegiatan ini berhasil menjembatani kesenjangan pengetahuan tentang teknologi AI di kalangan pendidik di daerah rural.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berupa sosialisasi pemanfaatan Artificial Intelligence sebagai sarana pembelajaran terpersonalisasi di SMP Negeri 1 Bandar Masilam Masilam telah berhasil dilaksanakan dengan efektif.Berdasarkan hasil evaluasi dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada tingkat pemahaman peserta mengenai AI dan pemanfaatannya dalam pembelajaran terpersonalisasi, dari rata-rata 15,83% sebelum sosialisasi menjadi 80,83% setelah sosialisasi.Peserta menunjukkan respons yang sangat positif terhadap pelaksanaan sosialisasi, dengan mayoritas menyatakan setuju dan sangat setuju pada berbagai aspek evaluasi.Kegiatan ini telah berkontribusi pada upaya menjembatani kesenjangan digital di daerah rural dan mempersiapkan pendidik untuk menghadapi transformasi digital dalam pendidikan.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang paling mempengaruhi adopsi AI dalam pembelajaran di sekolah-sekolah rural, termasuk peran kepala sekolah, dukungan dari dinas pendidikan, dan ketersediaan sumber daya. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari sosialisasi AI terhadap hasil belajar siswa dan motivasi guru. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengalaman guru dalam mengintegrasikan AI ke dalam praktik pembelajaran sehari-hari, serta tantangan dan strategi yang mereka gunakan untuk mengatasi kendala yang muncul. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana AI dapat dimanfaatkan secara efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah rural, serta bagaimana mendukung guru dalam mengadopsi teknologi ini secara berkelanjutan.

  1. 0. please enable javascript view page content support ieeexplore.ieee.org/document/106737060 please enable javascript view page content support ieeexplore ieee document 10673706
  2. One moment, please.... one moment please wait request verified drpress.org/ojs/index.php/jid/article/view/26701One moment please one moment please wait request verified drpress ojs index php jid article view 26701
  3. Artificial Intelligence applied to teaching and learning processes | LatIA. artificial intelligence applied... latia.ageditor.uy/index.php/latia/article/view/2Artificial Intelligence applied to teaching and learning processes LatIA artificial intelligence applied latia ageditor uy index php latia article view 2
Read online
File size513.03 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test