UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA
Educate: Journal of Community Service in EducationEducate: Journal of Community Service in EducationKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru SMP dalam memahami konsep pembelajaran mendalam (deep learning), mengembangkan konten digital interaktif berbasis cloud, serta mengimplementasikannya dalam pembelajaran. Pelatihan yang dilaksanakan di SMPN 2 Mojosari ini melibatkan 36 guru dan menggunakan model IN–ON–IN, yang mencakup penguatan konsep pembelajaran mendalam berbasis digital, produksi video pembelajaran, pengembangan konten digital interaktif, integrasi Learning Management System (LMS), serta praktik kelas dengan pendampingan berkelanjutan. Evaluasi menggunakan pretest–posttest dan angket respon guru. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan rata-rata skor meningkat dari 57,61 menjadi 85,61 atau sebesar 28 poin, sehingga seluruh guru berpindah dari kategori “Cukup ke “Baik dan “Sangat Baik. Respon guru terhadap pelatihan juga sangat positif dengan rata-rata skor 4,73, terutama pada aspek kemanfaatan pelatihan dan relevansi materi. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan pembelajaran mendalam berbasis digital dan penyusunan konten digital interaktif efektif dalam meningkatkan kompetensi pedagogis dan digital guru, sekaligus mendukung implementasi pembelajaran berorientasi deep learning. Program ini berpotensi direplikasi dan dikembangkan lebih lanjut sebagai strategi keberlanjutan penguatan kompetensi guru di era digital.
Pelatihan konten digital interaktif berbasis cloud dengan pendekatan deep learning di SMPN 2 Mojosari berhasil meningkatkan pengetahuan guru secara signifikan, dari kategori Cukup menjadi Baik dan Sangat Baik.Peningkatan ini mencerminkan pemahaman guru yang lebih baik tentang pembelajaran mendalam dan kemampuan mereka dalam mengembangkan serta mengintegrasikan konten digital interaktif ke dalam pembelajaran.Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan ini diterima dengan baik oleh guru dan memiliki potensi untuk direplikasi sebagai strategi berkelanjutan dalam penguatan kompetensi guru di era digital.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai dampak jangka panjang dari pelatihan ini terhadap perubahan praktik mengajar guru dan peningkatan hasil belajar siswa. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan yang lebih personalisasi, dengan mempertimbangkan tingkat kompetensi awal dan kebutuhan spesifik masing-masing guru. Ketiga, eksplorasi penggunaan teknologi deep learning yang lebih canggih, seperti kecerdasan buatan (AI) untuk personalisasi pembelajaran dan analisis data pembelajaran, dapat menjadi arah penelitian yang menarik. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan ekosistem pembelajaran digital yang lebih efektif dan berkelanjutan, serta meningkatkan kualitas pendidikan di era digital.
- Evaluating Learning Management System (LMS) Effectiveness: An LPOMR Model Approach | Pedagogia: Jurnal... doi.org/10.55215/pedagogia.v16i2.2Evaluating Learning Management System LMS Effectiveness An LPOMR Model Approach Pedagogia Jurnal doi 10 55215 pedagogia v16i2 2
- PENDAMPINGAN PENINGKATAN KOMPETENSI DAN MOTIVASI GURU DALAM MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS DIGITAL... doi.org/10.31764/jpmb.v6i3.9748PENDAMPINGAN PENINGKATAN KOMPETENSI DAN MOTIVASI GURU DALAM MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS DIGITAL doi 10 31764 jpmb v6i3 9748
- Pelatihan Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif dengan Power Point untuk Peningkatan Kompetensi... journal.upgris.ac.id/index.php/e-dimas/article/view/2747Pelatihan Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif dengan Power Point untuk Peningkatan Kompetensi journal upgris ac index php e dimas article view 2747
- Wayback Machine. wayback machine jurnal.unma.ac.id/index.php/dl/article/view/5277Wayback Machine wayback machine jurnal unma ac index php dl article view 5277
- DEVELOPMENT AND APPLICATION OF H5P CONTENT IN LMS-BASED E-LEARNING USING MOODLE | JATISI (Jurnal Teknik... jurnal.mdp.ac.id/index.php/jatisi/article/view/931DEVELOPMENT AND APPLICATION OF H5P CONTENT IN LMS BASED E LEARNING USING MOODLE JATISI Jurnal Teknik jurnal mdp ac index php jatisi article view 931
| File size | 1.27 MB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
STIT AL ITTIHADIYAHLABURASTIT AL ITTIHADIYAHLABURA Metode yang digunakan adalah penelitian studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Data diperoleh dari berbagai sumber ilmiahMetode yang digunakan adalah penelitian studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Data diperoleh dari berbagai sumber ilmiah
UPI YAIUPI YAI Pada fase implementasi sistem aktivitas yang dilakukan sebagai berikut, yaitu migrasi data, instalasi database dan website ke hosting, ujicoba, penulisanPada fase implementasi sistem aktivitas yang dilakukan sebagai berikut, yaitu migrasi data, instalasi database dan website ke hosting, ujicoba, penulisan
UNZAHUNZAH Then for the research model with a survey model, researchers distributed questionnaires to nine English teachers at SMKN Darul Ulum Muncar. Moreover, thisThen for the research model with a survey model, researchers distributed questionnaires to nine English teachers at SMKN Darul Ulum Muncar. Moreover, this
UNISIUNISI Integrasi antara pengembangan pendanaan dan praktik efisiensi terbukti secara signifikan mendukung keberlanjutan lembaga pendidikan. Lembaga yang mampuIntegrasi antara pengembangan pendanaan dan praktik efisiensi terbukti secara signifikan mendukung keberlanjutan lembaga pendidikan. Lembaga yang mampu
LAKASPIALAKASPIA Kurikulum berbasis tauhid memerlukan integrasi konseptual pada tujuan, isi, metode, dan evaluasi. Keberhasilan terletak pada sinergi guru, peserta didik,Kurikulum berbasis tauhid memerlukan integrasi konseptual pada tujuan, isi, metode, dan evaluasi. Keberhasilan terletak pada sinergi guru, peserta didik,
LAKASPIALAKASPIA Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan menelaah karya-karya primer tokoh sufi seperti al-Ghazali, al-Qusyairi,Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan menelaah karya-karya primer tokoh sufi seperti al-Ghazali, al-Qusyairi,
LAKASPIALAKASPIA Namun, terdapat tantangan seperti keterbatasan modul ajar, minimnya pelatihan guru, dan kurangnya dukungan kelembagaan yang perlu diatasi. Dengan dukunganNamun, terdapat tantangan seperti keterbatasan modul ajar, minimnya pelatihan guru, dan kurangnya dukungan kelembagaan yang perlu diatasi. Dengan dukungan
STAINUPASTAINUPA Dalam melakukan penelitian ini digunakan metode penelitian deskriptif. Hasil penelitian meliputi: (1) Perencanaan manajemen kurikulum dilaksanakan melaluiDalam melakukan penelitian ini digunakan metode penelitian deskriptif. Hasil penelitian meliputi: (1) Perencanaan manajemen kurikulum dilaksanakan melalui
Useful /
SEMINAR IDSEMINAR ID Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 47 responden, dimana data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan SPSSPenelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 47 responden, dimana data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan SPSS
STAINUMADIUNSTAINUMADIUN Praktik ini dapat menimbulkan perilaku konsumtif dan ketergantungan utang yang berdampak negatif pada stabilitas keuangan individu. Oleh karena itu, perluPraktik ini dapat menimbulkan perilaku konsumtif dan ketergantungan utang yang berdampak negatif pada stabilitas keuangan individu. Oleh karena itu, perlu
UNISIUNISI Dalam konteks lembaga pendidikan Islam masa kini, urgensi pengambilan keputusan semakin meningkat seiring dengan kompleksitas tantangan seperti tuntutanDalam konteks lembaga pendidikan Islam masa kini, urgensi pengambilan keputusan semakin meningkat seiring dengan kompleksitas tantangan seperti tuntutan
UNISIUNISI Berbagai tantangan seperti keterbatasan pendanaan, rendahnya kapasitas pengelola keuangan, dan kurang optimalnya mekanisme pengawasan internal juga diidentifikasi.Berbagai tantangan seperti keterbatasan pendanaan, rendahnya kapasitas pengelola keuangan, dan kurang optimalnya mekanisme pengawasan internal juga diidentifikasi.